Breaking News
light_mode

Kata Nasdem dan PKB, Pemilih di Sintang Masih “Bingung ” Gunakan Hak Pilihnya

  • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ternyata, sebagian besar pemilih di Kabupaten Sintang masih bingung menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Hal tersebut ditemui oleh sejumlah partai politik (Parpol), tatkala melakukan kampanye dan sosialisasi di lapangan.

“Banyak pemilih kita bingung. Karena pemilu kali ini akan mencoblos lima kartu pemilih. Tapi untuk Presiden dan DPD ada gambarnya. Sementara DPRD Provinsi dan Kabupaten hanya nama saja, “ kata Ketua DPD Nasdem Sintang, Herry Syamsudin, ketika ditemui Lensakalbar.com, Jumat (11/1/2019).

Olehkarenanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang dinilai harus intens melakukan sosialisasi kepada pemilih. “Ya, paling tidak dari target 77,5% pemilih, harus ada sosialisasi intens dari KPU dan peserta pemilu dalam memanfaatkan hak suara yang mereka miliki,” ujarnya.

Apabila tidak disosialisasikan dengan intens, kata Herry, akan berdampak fatal. Selain bingung, pemilih juga enggan untuk dating ke TPS. Untuk itu, relawan demokrasi (Relasi) diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan pemahaman kepada pemilih pada Pemilu 2019. Tidak hanya mengenai tahapan pemilu saja. Tetapi juga memberikan pemahaman cara memilih.

“Paling tidak pemilih tidak bingung dan enggan untuk datang ke TPS. Tentunya Ini menjadi tantangan bagi Relasi dan KPU sebagai penyelenggara pemilu,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPC PKB, M Chomain Wahab menyambut baik rekrutmen 55 orang relawan demokrasi (Relasi) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hanya saja, harus banyak sosialisasi ke masyarakat dalam  menyampaikan tetang pemilu.

“Saya rasa bagus supaya bisa memberikan pengetahuan terhadap informasi seputar pemilu 2019. Sehingga pemilih menjadi paham dengan proses dan tahapan Pemilu 2019,” ujarnya.

Sebab, kata Chomain, pemilu kali ini agak berbeda dengan pemilu sebelumnya. Karena serentak dengan Pilpres.  “Jangan sampai masyarakat hanya fokus pada satu kertas suara saja. Karena kita sudah temui dilapangan sebagian pemilih mengaku bingung dengan cara memilih pada Pemilu 2019 ini,” ungkapnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Umumkan 10 Besar Peserta Syamebara Monumen Garuda 2024
    OPD

    Pemerintah Umumkan 10 Besar Peserta Syamebara Monumen Garuda 2024

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Panitia Sayembara Monumen Garuda Tahun 2024 mengumumkan 10 besar peserta yang dianggap lolos ke tahap selanjutnya pada Sayembara Monumen Garuda, Senin (28/10/2024). Ketua Panitia Sayembara Monumen Garuda, Merlia Sari menyampaikan bahwa setelah melalui Rapat Penjaringan Karya Sayembara Gagasan Masterplan Monumen Garuda, maka pihaknya melakukan pengumuman 10 besar peserta yang berhasil melalui tahap penjaringan […]

  • Tekan Penyebaran Covid-19, Sadaniang Perketat Pemeriksaan Kesehatan

    Tekan Penyebaran Covid-19, Sadaniang Perketat Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penularan Covid-19 di masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sadaniang menggelar apel gabungan, Selasa (15/6/202) di Halaman Kantor Camat Sadaniang. Apel yang dihadiri jajaran Muspika beserta stakeholder lainnya itu dipimpin Ketua Satgas Covid-19 Sadaniang, Budi Utoyo. Apel gabungan diikuti jajaran Polsek Sadaniang, Koramil, Kepala Desa (Kades) dan BPD se-Kecamatan Sadaniang, Puskesmas, […]

  • Komitmen Berikan Pelayanan Humanis Bagi Naker dan Perlindungan Sosial

    Komitmen Berikan Pelayanan Humanis Bagi Naker dan Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak senantiasa melakukan pendekatan humanis dalam melaksanakan program kebijakan, terutama yang menyangkut dinamika sosial dan kesehatan, salah satunya ketenagakerjaan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Saptiko mengatakan setiap tenaga kerja di Kota Pontianak dijamin pemeliharaan serta peningkatan kesejahteraannya. “Itu bentuk perlindungan yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan. Dengan berdasarkan kekeluargaan dan gotong […]

  • BPJS Kesehatan Beri Akses Dashboard JKN ke Dinkes Sintang, Ini Manfaatnya…

    BPJS Kesehatan Beri Akses Dashboard JKN ke Dinkes Sintang, Ini Manfaatnya…

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai langkah untuk mengoptimalisasikan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Sintang memberikan akses kepada Pemrintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Kesehatan Sintang untuk mengakses Dashboard JKN. Hal tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangan Kepala BPJS Cabang Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Rabu (27/5/2020). Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Agus Supratman mengatakan […]

  • Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka
    OPD

    Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar mengingatkan agar sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat. “Misalnya, saat siswa akan masuk ke lingkungan sekolah, wajib diukur suhu tubuhnya, kalau suhu tubuh normal tetapi siswa dalam keadaan batuk dan pilek, wajib di suruh pulang. Dan kantin, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan olahraga ditiadakan. Jadi sekolah […]

  • May Day, DPRD Pastikan Serap Aspirasi Buruh
    OPD

    May Day, DPRD Pastikan Serap Aspirasi Buruh

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – HARI Buruh Internasional atau Mayday yang diperingati pada 1 Mei, secara historis merupakan kesempatan untuk mengenang perjuangan heroik dari para pekerja dalam mendapatkan hak atas delapan jam kerja. Namun, peringatan Mayday 2021, seperti juga pada 2020, terasa berbeda karena masih diselimuti pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai. Setahun terakhir merupakan salah satu masa yang berat bagi […]

expand_less