Breaking News
light_mode

Media dan BPJS Ngopi Bersama, Ini yang Disampaikan Idham Kholid…

  • calendar_month Ming, 9 Des 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebagai upaya untuk menjalin hubungan kemitraan antara BPJS kesehatan dan media massa. BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Jumat (7/12/2018) menggelar kegiatan NGOPI (Ngobrol Bareng Program Terkini), di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sintang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Idham Kholid menyambut baik partisipasi media massa yang hadir dengan langsung membuka dan memimpin jalannya acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Idham memaparkan mengenai roadmap program JKN-KIS sejak awal terbentuknya pada tahun 2014 lalu serta hasil capaian atas kerja keras BPJS Kesehatan saat ini.

“Program JKN-KIS ini merupakan agenda negara dengan beramanatkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011,” katanya.

Dalam perjalanannya, tambah Idham, program tersebut terus mengalami peningkatan positif dari tahun ke tahun. Contohnya, dari segi cakupan peserta nasional, dengan target Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019.

“Jumlah kepesertaan kita saat ini per 1 Desember 2018 berjumlah 207.834.315 jiwa atau sebesar 79% dari total jumlah penduduk Indonesia. Untuk indeks kepuasan peserta dan fasilitas kesehatan terhadap program JKN-KIS juga terus meningkat. Tentunya dengan seluruh capaian tersebut terus kita tetap melakukan upaya-upaya selanjutnya guna menjaga kesinambungan program JKN-KIS,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Yuliana Fitri, menjelaskan terkait program terkini BPJS Kesehatan yaitu sistem rujukan Online yang bertujuan memberikan kemudahan bagi peserta dalam kepastian mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Sistem rujukan online adalah digitalisasi proses rujukan berjenjang untuk kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di rumah sakit yang disesuaikan dengan kompetensi, jarak serta kapasitas rumah sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, sistem rujukan online ini telah selesai di uji cobakan beberapa waktu lalu. Rencanyanya akan mulai efektif pada Januari hingga Maret 2019 mendatang.

“Manfaat yang dirasakan oleh peserta sendiri dengan berlakunya sistem ini diantaranya proses pelayanan peserta dirumah sakit akan menjadi lebih cepat serta peserta tidak perlu khawatir jika kehilangan atau lupa membawa surat rujukan karena informasi rujukan peserta telah terekam pada rumah sakit tujuan rujukan,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan media massa dapat teredukasi dengan baik serta dapat menjadi sarana bagi BPJS Kesehatan dalam membantu memberikan informasi serta pemahaman kepada masyarakat luas secara tepat.

Selain itu BPJS Kesehatan Cabang Sintang juga mengajak insan pers guna menangkal isu-isu tidak benar atau hoax yang beredar di masyarakat yang timbul atas ketidakpahaman mengenai program JKN-KIS. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Kebut Pembangunan di Ketungau

    Komitmen Kebut Pembangunan di Ketungau

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah Ketungau (Hilir, Tengah dan Hulu) yang termasuk daerah Terisolir, Tertinggal dan Terluar (3T). “Segala pembangunan kita kebut di wilayah Ketungau ini, sebagai beranda terdepan NKRI,” kata dr Jarot Winarno. M. Med.PH Bupati Sintang ketika membuka Gawai Dayak, di Dusun Lubuk Kedang, Desa Nanga […]

  • Jangan Sampai Anak Putus Sekolah

    Jangan Sampai Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Sab, 31 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Persaingan bebas di era globalisasi ini membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh. Olehkarenanya, jangan sampai anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Sintang, putus sekolah. “Perlu kerja sama antara pendidikan formal dengan non formal, untuk mengatasi angka anak putus sekolah di Kabupaten Sintang,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Herimaturida, kemarin. Menurut Legislator […]

  • Tahun Ini, Dinkes Sintang Target 150 Desa ODF

    Tahun Ini, Dinkes Sintang Target 150 Desa ODF

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya mewujudkan desa 100 persen bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF), dibutuhkan sinergitas seluruh mitra terkait bersama masyarakat untuk mencapai Sintang 100 persen ODF. Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harry Sinto Linoh mengatakan untuk mewujudkan Sintang 100 persen ODF, perlu diwujudkan sanitasi yang baik dan sehat melalui berbagai program […]

  • Karate Bukan untuk Menyakiti, Tapi Membela Diri

    Karate Bukan untuk Menyakiti, Tapi Membela Diri

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peserta Karateka yang ikut bertanding pada Kejuaraan Senentang Championship Karateka Open 2018 diharapkan dapat menjunjung tinggi sikap sportivitas, persahabatan, dan kekeluargaan. “Kedepankan rasa  persaudaraan, kekeluargaan, dan sportivitas selama bertanding,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno saat membuka Kejuaraan Senentang Championship Karateka Open 2018, Sabtu (3/11/2018), di Gedung Olahraga Indor Apang Semangai. Menurut Jarot, olahraga […]

  • Open House Wabup Mempawah Jadi Ajang Silaturahmi Hangat di Hari Raya

    Open House Wabup Mempawah Jadi Ajang Silaturahmi Hangat di Hari Raya

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Open house yang digelar Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di rumah jabatan Wakil Bupati di Jalan Raden Kusno, Minggu (22/3/2026), dipadati warga sejak pagi. Memasuki hari kedua Lebaran, masyarakat dari berbagai lapisan tampak antusias […]

  • Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka
    OPD

    Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar mengingatkan agar sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat. “Misalnya, saat siswa akan masuk ke lingkungan sekolah, wajib diukur suhu tubuhnya, kalau suhu tubuh normal tetapi siswa dalam keadaan batuk dan pilek, wajib di suruh pulang. Dan kantin, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan olahraga ditiadakan. Jadi sekolah […]

expand_less