Breaking News
light_mode

Duh, Tercatat 40 Peristiwa Kebakaran di Sintang

  • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sejak Januari hingga Agustus 2018. Tercatat 40 peristiwa kebakaran di Kabupaten Sintang. Rata-rata penyebabnya adalah konsleting listrik dan faktor alam.

40 peristiwa kebakaran itupun dibagi tiga kategori. Pertama kebakaran rumah, ruko, dan hutan dan lahan.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • 14 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • 11 Perstiwa Kebakaran Rumah Toko (Ruko)
  • 20 Persitiwa Kebakaran Hutan dan Lahan

“Data tersebut berdasarkan catatan persitiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sintang, sepanjang Januari-Agustus 2018,” kata Kasi Pencegahan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Sintang, Yudius, Jumat (23/11/2018).

Untuk tahun ini, kata Yudius, angka kebakaran hutan dan lahan lebih meningkat dibandingkan dengan kebakaran rumah. Olehkarenanya, Damkar Sintang terus berupaya meminimalisir angka peristiwa tersebut. Upaya yang dilakukan pun dengan intens melakukan penyuluhan kepada masyarakat hingga ke pihak sekolah.

“Kita mengimbau agar masyarakat selalu waspada sejak dini. Terus perhatikan kabel listrik yang ada di rumah maupun di ruko. Jika sudah tidak dalam kondisi baik. Segera diganti kabel itu dengan yang baru. Sehingga tidak terjadi konsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Damkar Sintang, kata Yudius, mengalami beberapa kendala saat melakukan upaya pemadaman. Contohnya ketika ada peristiwa kebakaran, listrik dari PLN belum dimatikan.

“Tentunya kita belum bisa melakukan penyemprotan,” kata Yudius.

Sementara, untuk armada penanganan kebakaran rumah dan pemukiman dinilai belum cukup. Sebab pihaknya hanya memiliki 4 unit mobil tangki dan Ester Supplay dan 2 unit armada Hilux yang diperuntukan untuk angkutan peralatan dan personil pemadam. Kondisinya pun sudah cukup tua.

“Ada armada pembuatan tahun 1992,” ungkapnya.

Meskipun demikian, tambah Yudius, dalam penanganan persitiwa kebakaran di Kabupaten Sintang, pihaknya juga dibantu oleh pemadam swasta. Seperti, Yayasan Busera Sintang, Yayasan Gotong Rumah Nanga Sepauk dan di Serawai.

“Idealnya damkar Sintang harus memiliki 6 sampai 8 unit armada pemadaman kebakaran,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Berharap TJSP/CSR Perusahaan di Mempawah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Bupati Berharap TJSP/CSR Perusahaan di Mempawah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masalah kesejahteraan sosial menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Mempawah. Pemerintah tentu punya program tersendiri untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, perlu adanya kerjasama dengan berbagai elemen, salah satunya dengan perusahaan yang menjalankan kegiatan investasi di Mempawah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal […]

  • TNI Harus Mampu Atasi Ancaman <b><i>Proxy War</i></b> dan <b><i>Cyber War</i></b>

    TNI Harus Mampu Atasi Ancaman Proxy War dan Cyber War

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Saya, dr. Jarot Winarno, selaku Bupati Sintang mengucapkan Selamat HUT TNI ke-74, TNI profesional kebanggaan rakyat,” ucap Bupati Sintang usai menghadiri upacara peringatan HUT TNI ke-74 di Lapangan Makorem 121/Abw, Sabtu (5/10/2019). TNI yang professional, menurut Jarot, adalah TNI yang mampu mengantisipasi dan mengatasi proxy war dan cyber war. Sebab kedua isu tersebut […]

  • Wagub Ria Norsan dan Bupati Jarot Tutup MTQ Kalbar ke-XXIX

    Wagub Ria Norsan dan Bupati Jarot Tutup MTQ Kalbar ke-XXIX

    • calendar_month Jum, 17 Des 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalbar ke-XXIX di Kabupaten Sintang berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 17 Desember 2021 itupun resmi ditutup Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan didampingi Bupati Sintang, Jarot Winarno di Stadion Baning Sintang, pada Jumat (17/12/2021). “Terima kasih kepada seluruh pihak […]

  • Siti Saleha, Berkarya di Masa Lansia

    Siti Saleha, Berkarya di Masa Lansia

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Siti Saleha (69) merupakan seorang Ibu Rumah Tangga yang tinggal di RW 22/RT 02 Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara. Usia renta tak membuatnya berhenti berkarya. Posyandu Melati Khatulistiwa, di tempat dirinya tinggal, menjadi saksi dedikasinya terhadap sesama masyarakat di lingkungannya. Siti bilang bahwa dirinya sudah menjadi kader Posyandu jauh sebelum dirinya memasuki […]

  • DPRD Sintang Dukung Implementasi Transaksi Non Tunai

    DPRD Sintang Dukung Implementasi Transaksi Non Tunai

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang kini telah mengamalkan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, taat peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab. Dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan serta bermanfaat untuk masyarakat. Anggota DPRD Sintang, Hardoyo mengatakan, sebagai pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan […]

  • Waspada Badai Tropis Surigae

    Waspada Badai Tropis Surigae

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengingatkan warga Pontianak untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar. Adanya badai tropis surigae itu berpotensi menyebabkan meningkatnya potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hal tersebut sebagaimana yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Masyarakat […]

expand_less