Breaking News
light_mode

Hanya 45 CPNS Sintang Lulus Tes TKD, H Sukiman: Menpan-RB Harus Tetapkan Passing Grade Berdasarkan Zona

  • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Guna melahirkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkualitas dan memiliki kemampuan secara materil, Pemerintah Pusat (Pempus) menetapkan tiga nilai Tes Kompetensi Dasar (TKD) secara nasional pada tes CPNS 2018.

Tiga passing grade yang ditentukan BKN, adalah:

  1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) minimal 143
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80
  3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75

“Ya memang kalau kita lihat ada plus minusnya dengan penetapan passing grade secara nasional. Pempus berharap lahirnya para pegawai yang berkualitas dan memiliki kemampuan secara materil,” kata Anggota DPR RI, H Sukiman, Minggu (11/11/2018).

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itupun menilai bahwa langkah yang diambil Pempus dalam penetapan passing grade sangat baik. Tetapi, yang menjadi persoalan saat ini adalah anak-anak di daerah yang dinilai sulit memenuhi nilai passing grade tesebut.

Olehkarenanya, tambah H Sukiman, Pemerintah Pusat (Pempus) harus ada kebijakan khusus terkait penetapan nilai passing grade dengan berdasarkan zona dan atau kewilayahan, sehingga anak-anak daerah dapat terakomodir dalam memenuhi jumlah formasi yang dibuka.

“Passing grade secara nasional memang lebih baik. Kalau memang belum dapat memenuhi,  kita harus melihat realita itu dan melakukan pertimbangan khusus. Ya, kalau masih diberlakukan kasian anak-anak daerah tidak dapat terakomodir,” ungkapnya.

H Sukiman berharap Pemerintah  Pusat (Pempsu) melalui Menpan-RB harus mempertimbangkan kembali tiga nilai passing grade pada tes CPNS 2018. Solusinya, dengan melakukan penetapan passing grade berdasarkan kewilayahan masing-masing daerah.

“Lebih bijaknya ada penetapan secara kewilayahan agar anak-anak kita bisa terakomodir dalam perekrutan CPNS 2018,” tuturnya.

Sementara, berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sintang ada 1.886 peserta CPNS 2018 yang sudah mengikuti tes. Yang tidak mengikuti tes ada 14 peserta.

“Itu berdasarkan data yang kita pegang sejak hari pertama hingga hari keempat tes CPNS 2018 dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sintang, Palentinus.

Menurut Palentinus, dari 1.886 peserta yang mengikuti tes, hanya ada 45 peserta yang dinyatakan lulus tes CPNS 2018 dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“45 peserta itu kita hitung sejak hari pertama hingga hari keempat. Rata-rata peserta banyak gugur pada tes TKP dan TIU,” ujar Palentinus.

Dalam perekrutan CPNS 2018, tambah Palentinus, Sintang mendapatkan formasi 197 orang dengan jumlah pelamar yang sudah dinyatakan lulus tahap administrasi sebanyak 3. 367 orang.

“Kalau dilihat hari pertama tes hingga hari keempat masih sangat jauh untuk mengisi jumlah formasi yang ada. Tetapi kita tetap berharap peserta yang masih tersisa dapat lulus pada tes CAT yang digelar hingga tanggal 13 mendatang,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Yakin Jembatan Kapuas III Akan Mempermudah Transportasi Darat di Kalbar

    Bupati Erlina Yakin Jembatan Kapuas III Akan Mempermudah Transportasi Darat di Kalbar

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini tengah mempersiapkan rencana pembangunan Jembatan Kapuas III di kawasan Wajok Hulu. Hal itu diungkapkan Bupati Mempawah, Hj Erlina saat ditemui sejumlah awak media di halaman Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/11/2020). “Dari PUPR Provinsi Kalbar sudah ada berdiskusi dan sosialisasi dengan kita (Pemkab Mempawah,red). Kita juga memberikan pengarahan kepada […]

  • Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beberapa hari terakhir, Kabupaten Sintang kerap gelap gulita, karena listrik padam. Warga pun resah. Sehingga Anggota DPRD Sintang, Herimaturida angkat bicara. “Listrik sering padam di Kecamatan Sintang, Binjai Hulu, Serawai, Sepauk, Tempunak. Entah sampai kapan ini akan berakhir,” kesal Herimaturida,kemarin. Selain meresahkan, tambah dia, listrik yang sering padam itu menyebabkan aktivitas warga […]

  • Jarot : Perangi Narkoba di Lingkungan Masing-masing

    Jarot : Perangi Narkoba di Lingkungan Masing-masing

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Indonesia Darurat Narkoba, karena negara yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote ini menjadi pasar Narkoba terbesar di Asia. “Olehkarenanya seluruh komponen masyarakat harus memerangi Narkoba di lingkungannya masing-masing,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, ketika Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional […]

  • Pontianak Modal Kuat Layak Huni

    Pontianak Modal Kuat Layak Huni

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hasil survei tim peneliti Asian Development Bank (ADB) menunjukkan Kota Pontianak memiliki modal kuat untuk semakin layak huni. Dari empat dimensi yang jadi fokus, penilaian 1.643 responden warga Pontianak berada di atas rata-rata. Hal ini berbanding lurus dengan upaya Pemerintah Kota Pontianak sebagaimana visi Wali dan Wakil Wali Kota Pontianak, menjadikan ‘Pontianak Kota […]

  • Warga Rusunawa Harapan Jaya Terima Bantuan Beras dari Pemkot

    Warga Rusunawa Harapan Jaya Terima Bantuan Beras dari Pemkot

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Jalan Harapan Jaya Kelurahan Kota Baru Kecamatan Pontianak Selatan mendapat bantuan cadangan pangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Masing-masing Kepala Keluarga (KK) menerima 20 kilogram beras. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan bantuan beras yang dibagikan kepada warga Rusunawa Harapan Jaya ini sebagai bentuk kepedulian Pemkot […]

  • Saprahan Pontianak Masuk Kategori Warisan Tak Benda

    Saprahan Pontianak Masuk Kategori Warisan Tak Benda

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, saat ini telah menetapkan tiga warisan budaya tak benda. Satu di antaranya adalah ‘saprahan’. “Patut kita bangga bahwa Saprahan kita telah ditetapkan menjadi budaya tak benda oleh Kemendikbud RI,” kata Wali Kota Potianak, Sutarmidji, Rabu (11/10), ketika membuka Festival Saprahan se-Kota Pontianak di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). […]

expand_less