Breaking News
light_mode

Masjid Baru Al-Amin, Kebanggaan Umat Muslim Sintang

  • calendar_month Rab, 12 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kini umat muslim di Kabupaten Sintang merasa senang dan bahagia. Pasalnya, dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun kedepan Masjid Al-Amin yang terletak di Jalan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang itu akan direlokasi dan dibangun dengan desain baru.

Upaya pembangunan itu dilakukan guna menjawab keinginan umat muslim di Kabupaten Sintang yang menginginkan sebuah rumah ibadah dengan ukuran besar berdiri di Kabupaten Sintang.

“Kami merencanakan masjid baru ini memiliki tiga lantai. Masing-masing lantai memiliki luas 1000 meter persegi,” kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Amin, Senen Maryono Selasa (11/09/2018).

Pembangunan Masjid Al-Amin tersebut, diperkirakan akan menghabiskan dana 26-30 Milyar dan akan dibangun selama 3 hingga 5 tahun kedepan. Untuk itu, panitia pembangunan masjid sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mendukung pembangunan tersebut.

“Saya juga mengharapkan agar bapak Bupati Sintang bisa menggerakan PNS di Lingkungan Pemkab Sintang yang muslim agar kiranya saat menerima tunjangan kesejahteraan pegawai bisa menyisihkan paling tidak 50 ribu setiap bulan untuk membantu biaya pembangunan masjid,” harapnya.

Kegiatan relokasi dan rekonstruksi Masjid Al-Amin, kata Senen, sengaja dilaksanakannya bertepatan dengan 1 Muharram 1440 Hijriyah. Sebab dapat dipandang sebagai pemicu umat muslim di Kabupaten Sintang untuk membangun masjid ini.

“Sengaja kita laksanakan bertepatan dengan tahun baru Hijriyah supaya ada semangat untuk bisa menyelesaikan pembangunan masjid sesuai dengan waktu yang ditentukan. Selama pembangunan masjid yang baru, masjid yang lama tetap utuh dan tidak dibongkar. Jadi pembangunan masjid baru tidak mengganggu proses ibadah di Masjid Al – Amin,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten  Sintang sangat mendukung penuh pembangunan  masjid Al-Amin tersebut. Buktinya, ada bantuan yang disalurkan untuk pembangunan tersebut melalui dana hibah.

“Ini langkah postif. Kita sangat mendukung pembangunan masjid ini,” kata Jarot.

Menurut Jarot, rumah ibadah satu kewajiban yang harus pemerintah lakukan dan wajib membantunya. Sebab, rumah ibadah tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan umat beragama untuk melaksanakan ibadahnya. Tetapi rumah ibadah juga akan menjadi pusat pergerakan dakwah, syiar agama, gerakan sosial ekomomi, kegiatan kebudayaan, pendidikan terutama dan gerakan merukunkan antar umat beragama.

“Umat beragama tidak rukun kalau jembatan komunikasi tidak ada, yang kedua dialog antar umat beragama tidak terjadi, sehingga akan terjadi salah persepsi, sehingga rumah ibadah yang baik akan menjadi sumber perdamaian bagi kita semua,” katanya.

Sampai saat ini, tambah Jarot, Pemerintah Sintang terus berupaya mewujudkan masyarakat yang religius. Sebab, kebutuhan umat beragama adalah sebuah kerinduan untuk memiliki sarana ibadah yang memadai, baik masjid maupun surau, baik itu di daerah pedalaman maupun yang di kota.

“Sarana ibadah yang memadai merupakan kerinduan dan keinginan seluruh umat beragama,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zona Kuning, Pemkot Belum Putuskan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

    Zona Kuning, Pemkot Belum Putuskan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan hingga kini pihaknya belum memutuskan kapan dimulainya kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah. Pasalnya, Kota Pontianak masih berada di zona kuning. “Sebagaimana arahan dari Bapak Gubernur bagi daerah-daerah yang belum termasuk zona hijau, kegiatan pembelajaran masih tetap menggunakan metode daring atau virtual,” ujarnya, Selasa (28/7/2020). Kendati […]

  • Rasio Kematian Covid-19 di Sintang Capai 4,93 Persen
    OPD

    Rasio Kematian Covid-19 di Sintang Capai 4,93 Persen

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang menggelar konferensi pers perkembangan terkini penularan corona di Bumi Senentang. Digelar di ruang Mini Command Center (MCC) Kantor Bupati Sintang, Senin (19/4/2021). Kepala dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menyampaikan data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sintang per 18 April 2020. Mulai dari sebaran Covid-19 yang […]

  • Klaim 7 Kursi, Nasdem Optimis Rebut Kursi Pimpinan DPRD Sintang

    Klaim 7 Kursi, Nasdem Optimis Rebut Kursi Pimpinan DPRD Sintang

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, DPD Partai Nasdem Kabupaten Sintang mengaku optimis bakal mendudukan kadernya di unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sintang. Ihwal tersebut diungkapkan langsung Ketua DPD Partai Nasdem Sintang, H M Herry Syamsudin, kepada Lensakalbar.com, Senin (29/4/2019). Menurut dia, berdasarkan hitungan internal dari form C1 yang berhasil dihimpun, partai besutan Surya Paloh tersebut sudah berhasil […]

  • Sawit Mandiri Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    Sawit Mandiri Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah pemilihannya yakni Kecamatan Kelam Permai, Dedai, dan Sungai Tebelianmenunjukan perkembangan yang sangat signifikan. “Ekonomi masyarakat tumbuh pesat, berkat dampak positif perkebunan kelapa sawit. Perekonomian masyarakat terdongkrak berkat investor sawit yang masuk mengelola sumber daya alam sehingga menjadi lebih produktif,” […]

  • Tahap Pertama, 7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu di Desa Penibung

    Tahap Pertama, 7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu di Desa Penibung

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menerima bantuan sebanyak 7 ton beras dari Pemerintah Provinsi Kalbar untuk 26.689 warga kurang mampu atau miskin di kabupaten itu. Bantuan tahap pertama tersebut, rencananya akan disalurkan ke Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir. “Tahap pertama kita berikan untuk keluarga miskin di Desa Penibung,” ungkap Kepala Bidang Sosial, di Dinas […]

  • Wabup Melkianus Ungkap Penyebab Dana Pembangunan Infrastruktur 2023 Kecil

    Wabup Melkianus Ungkap Penyebab Dana Pembangunan Infrastruktur 2023 Kecil

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengungkapan penyebab anggaran atau dana pembangunan infrastruktur pada APBD Sintang Tahun 2023 kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Contohnya pada APBD Sintang Tahun 2023 ini, kata Wabup Melkianus, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) hanya ada Rp76 miliar dan Dinas Kesehatan hanya Rp40 miliar, tetapi Dinas Pendidikan mengalami peningkatan yang signifikan, yakni Rp147 […]

expand_less