Breaking News
light_mode

Bukan Omong Kosong, Ini Bentuk Komitmen Dinkes Sintang…

  • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat secara merata tidak hanya omong kosong. Buktinya, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Harysinto Linoh, Selasa (28/08/2018) turun langsung ke Desa Kepala Jungai dan Desa Jengkarang, Kecamatan Ambalau.

Tim bertolak meninggalkan kedua desa tersebut, pada Jumat (31/08/2018). Kedatangan tim dinas kesehatan di dua desa tersebut bukan hanya melakukan kunjungan kerja biasa. Melainkan, tim terfokus menyalurkan imunisasi MR dan memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dua desa itu secara gratis.

Desa Kepala Jungai dan Desa Jengkarang merupakan desa terujung dari aliran sungai Melawi. Butuh waktu yang cukup panjang untuk sampai di dua desa tersebut. Selain menggunakan transportasi darat juga menggunakan transportasi air. Begitu juga dengan medan yang dilalui juga tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya ada tantangan tersendiri bagi tim untuk melewati riam batu di aliran sungai Melawi dan berjalan kaki mendaki bukit selama kurang lebih satu jam.

“Kepala Jungai dan Jengkarang merupakan desa pedalaman Sintang yang letaknya tepat di ujung sungai Melawi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh, Sabtu (1/09/2018).

Di Desa Kepala Jungai tim Dinas Kesehatan berhasil memberikan pelayanan kesehatan sebanyak 110 pasien. Sementara di Desa Jengkarang ada 70 pasien.

Dari hasil pemeriksaan tim, masyarakat di dua desa tersebut kebanyakan menderita penyakit gastritis dan penyakit otot. Kedua penyakit itupun disebabkan oleh pola makan yang kurang teratur.

“Sudah kita berikan obatnya untuk kedua jenis penyakit yang dialami masyarakat di dua desa itu. Sebagai langkah pencegahan dini kedua penyakit itu, masyarakat kita minta untuk lebih mengatur pola makannya dan pilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi,” katanya.

Untuk imunisasi MR, tambah Sinto, tim menargetkan anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Sementara, di Kabupaten Sintang sendiri imunisasi MR baru mencapai 57 persen. Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Sintang tetap optimis imunisasi MR mencapai 100 persen.

“Untuk wilayah pedalaman Sintang kita akan melakukan upaya jemput bola seperti yang kita lakukan di Desa Kepala Jungai dan Desa Jengkarang,” ujarnya.

Rencananya, kata Sinto, dalam waktu dekat tim dinas kesehatan akan kembali turun ke Kecamatan Ambalau. Kali ini tim akan memberikan pelayanan kesehatan masyarakat dan imunisasi MR di Desa Deme.

“Ini bentuk komitmen kita untuk melayani seluruh masyarakat secara merata meskipun kita akan sampai ke ujung tempat tersulit sekalipun,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Imbau Perayaan HUT RI ke-75 Digelar dengan Protokol Kesehatan

    Bupati Imbau Perayaan HUT RI ke-75 Digelar dengan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam perayaan HUT ke-75 RI, sehingga tidak menimbulkan klaster baru atau konfirmasi positif. Pemerintah, kata Bupati, tidak melarang bagi masyarakat yang ingin menggelar berbagai perlombaan di HUT RI ke-75. Asalkan, protokol kesehatan benar-benar diterapkan. “Silakan kalau mau gelar berbagai perlombaan. Panjat pinang […]

  • Sekda Terima 32 Mahasiswa IKIP PGRI Magang di Mempawah

    Sekda Terima 32 Mahasiswa IKIP PGRI Magang di Mempawah

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 32 mahasiswa dan mahasiswi IKIP PGRI Pontianak Tahun Akademik 2019 – 2020 magang dan KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) di Kabupaten Mempawah. Kedatangan Mahasiswa diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail di Aula Gedung PGRI, Jalan Chandramidi Mempawah, Kamis (25/7/2019) pagi. Sebanyak 32 mahasiswa tersebut akan melaksanakan magang di sejumlah sekolah dan […]

  • Aduh, Ada 74,03 Hektare Kawasan Kumuh di Singkawang

    Aduh, Ada 74,03 Hektare Kawasan Kumuh di Singkawang

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aduh. Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kota Singkawang mencatat kawasan kumuh di Kota Singkawang seluas 74,03 hektare. Padahal, Singkawang sebagai kota kedua di Provinsi Kalbar Kondisi ini pun ditetapkan berdasarkan SK (Surat Keputusan) Walikota Singkawang pada 2016 ada enam kawasan kumuh yang tersebar di lima kecamatan. Kepala Bidang (Kabid) Permukiman, Dinas Perumahan, Permukiman, dan […]

  • Pj Bupati Mempawah Apresiasi Hasil Reses DPRD, Siap Prioritaskan Aspirasi Masyarakat

    Pj Bupati Mempawah Apresiasi Hasil Reses DPRD, Siap Prioritaskan Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menampung aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui hasil reses II anggota DPRD Kabupaten Mempawah. Ihwal inipun disampaikannya dalam Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses II yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mempawah, Senin (17/2/2025). Dalam rapat tersebut, para anggota DPRD memaparkan berbagai aspirasi dan […]

  • Imlek dan Cap Go Meh, Kapolresta Pastikan Pontianak Aman dan Kondusif

    Imlek dan Cap Go Meh, Kapolresta Pastikan Pontianak Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polresta) Pontianak Kota saat ini sedang fokus menjalankan “Operasi Liong Kapuas” dalam rangka pengamanan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Berdasarkan hasil pemetaan (mapping) kepolisian, Kota Pontianak dalam situasi aman dan kondusif. Ihwal tersebut diungkapkan langsung Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral yang di […]

  • Saprahan Pontianak Masuk Kategori Warisan Tak Benda

    Saprahan Pontianak Masuk Kategori Warisan Tak Benda

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, saat ini telah menetapkan tiga warisan budaya tak benda. Satu di antaranya adalah ‘saprahan’. “Patut kita bangga bahwa Saprahan kita telah ditetapkan menjadi budaya tak benda oleh Kemendikbud RI,” kata Wali Kota Potianak, Sutarmidji, Rabu (11/10), ketika membuka Festival Saprahan se-Kota Pontianak di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). […]

expand_less