Erlina Lepas Ismail, Abdul Malik Resmi Nahkodai Birokrasi Mempawah
- calendar_month Rab, 3 Jun 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Pergantian pucuk pimpinan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah berlangsung penuh penghormatan dan harapan baru. Bupati Mempawah, Erlina menegaskan bahwa pisah sambut Sekretaris Daerah yang berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (3/6/2026), bukan cum agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk menghargai pengabdian sekaligus memastikan keberlanjutan tata kelola pemerintahan.
Didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi, Erlina menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ismail yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Sekda Kabupaten Mempawah periode 2019–2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah dan pribadi, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Drs. H. Ismail, M.M. atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan selama mengemban amanah di Kabupaten Mempawah,” ujar Bupati Erlina.
Menurut Bupati Erlina, posisi Sekretaris Daerah memiliki peran sentral sebagai motor penggerak birokrasi yang memastikan koordinasi antarperangkat daerah berjalan efektif, kebijakan terlaksana dengan baik, dan pelayanan publik tetap hadir bagi masyarakat.
Bupati Erlina menilai Ismail telah menjalankan amanah tersebut dengan integritas dan komitmen tinggi selama memimpin birokrasi daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Erlina memberikan pesan khusus kepada Abdul Malik yang kini mengemban jabatan Sekda. Ia menegaskan bahwa tugas Sekda tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi kunci dalam mengonsolidasikan birokrasi, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya berharap Sekretaris Daerah dapat menjadi penguat koordinasi lintas perangkat daerah, menjaga disiplin organisasi, mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah, serta menjadi teladan dalam integritas, profesionalisme, dan pelayanan,” tegas Bupati Erlina.
Di hadapan unsur Forkopimda, para Sekda kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, pimpinan OPD, perwakilan instansi vertikal, BUMN, BUMD, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Buopati Erlina juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah hanya dapat dijawab melalui kerja sama yang solid, responsif, dan terukur.
“Yang kita layani adalah masyarakat, yang kita perjuangkan adalah kemajuan Kabupaten Mempawah, dan yang kita jaga adalah kepercayaan publik. Karena itu, mari bekerja lebih cepat, lebih responsif, lebih kolaboratif, dan lebih terukur,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar