Harkitnas 2026, Wabup Mempawah Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Era Digital
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 dengan menyerukan penguatan persatuan dan perlindungan generasi muda dari ancaman era digital.
Pesan itu mengemuka dalam upacara Harkitnas di halaman Kantor Bupati Mempawah, Rabu (20/5/2026), yang dipimpin Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi.
Di hadapan Forkopimda, ASN, kepala OPD, hingga pelajar, Wabup Juli membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang menegaskan bahwa kebangkitan bangsa hari ini tidak lagi hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menghadapi ancaman disinformasi, degradasi moral, dan lemahnya literasi digital di tengah derasnya arus teknologi.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Harkitnas 2026 menjadi momentum memperingatkan pentingnya menyelamatkan generasi muda dari dampak negatif ruang digital sekaligus memperkuat fondasi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat.
Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto disebut terus mendorong program strategis nasional, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.
Tak hanya itu, pemerintah juga mulai memperketat perlindungan anak di ruang digital melalui pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah serius menghadapi ancaman digital yang semakin mengkhawatirkan terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Wabup Juli Suryadi menegaskan bahwa semangat Kebangkitan Nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata. Menurutnya, masyarakat harus menjadikan momentum Harkitnas sebagai gerakan bersama memperkuat solidaritas sosial dan menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga generasi mudanya, menjaga persatuannya, dan tidak mudah terpecah oleh perkembangan zaman maupun arus informasi,” pungkas Wabup Juli.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda, Sekda Ismail, kepala perangkat daerah, ASN, serta pelajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar