Breaking News
light_mode

Sekda Mempawah Warning OPD, Tata Ruang Tak Boleh Semrawut

  • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menegaskan pentingnya penataan ruang yang tertib dan terintegrasi sebagai fondasi utama dalam mendorong investasi dan pembangunan berkelanjutan.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Penataan Ruang (FPR) ke-2 Tahun 2026 di Aula Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Kamis (9/4/2026).

Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan kebijakan pemanfaatan ruang sekaligus mengevaluasi implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di daerah.

Sekda Ismail menilai, tanpa pengelolaan tata ruang yang disiplin, potensi konflik pertanahan dan ketimpangan pembangunan akan semakin besar.

“Penataan ruang bukan hanya teknis pemetaan, tetapi instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha,” kata Sekda Ismail.

Sekda Ismail menambahkan, Forum Penataan Ruang harus mampu berperan sebagai penghubung efektif antara kebijakan pemerintah dengan realisasi pembangunan di lapangan. Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memperkuat koordinasi dan memastikan setiap rekomendasi berbasis data yang akurat serta kajian yang komprehensif.

Selain itu, Sekda Ismail juga mengingatkan agar Rakor tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, forum ini harus melahirkan solusi konkret atas berbagai persoalan tata ruang yang selama ini menghambat percepatan pembangunan.

“Saya tidak ingin ini hanya menjadi rutinitas administratif. Harus ada langkah nyata dan terukur dari setiap hasil yang disepakati,” ujar Sekda Ismail.

Rakor FPR ke-2 Tahun 2026 ini dihadiri oleh kepala perangkat daerah terkait, perwakilan kantor pertanahan, praktisi tata ruang, hingga tokoh masyarakat.

Kehadiran lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menciptakan tata ruang yang tertib, berkelanjutan, dan berdaya saing di Kabupaten Mempawah. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FSBM XII di Sekadau, Jarot: Bukti Melayu Tak Hilang Ditelan Bumi

    FSBM XII di Sekadau, Jarot: Bukti Melayu Tak Hilang Ditelan Bumi

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan masyarakat dari berbagai etnis dan budaya tumpah di lapangan bola E.I Lantu, Kabupaten Sekadau, Senin (5/11/2018) malam. Mereka membaur menjadi satu hanya untuk menyaksikan pembukaan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Provinsi Kalbar. Kegiatan tersebut pun resmi dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang didampingi Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono beserta […]

  • Pontianak Raih Adipura Kategori Kota Besar

    Pontianak Raih Adipura Kategori Kota Besar

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak kembali menyandang Adipura Kategori Kota Besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sebelumnya, Adipura pernah disandang Kota Pontianak pada tahun 1994 silam. Penghargaan bergengsi yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan perkotaan ini diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Wakil […]

  • Soal Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, Hikman Sudirman: Data Perusahaan Harus Dibuktikan di Lapangan

    Soal Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, Hikman Sudirman: Data Perusahaan Harus Dibuktikan di Lapangan

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Pansus 1, Hikman Sudirman, melontarkan kritik tajam terhadap praktik pelaporan tenaga kerja di sektor perkebunan. Ia menegaskan, data pekerja lokal tidak bisa hanya mengacu pada laporan dari pihak perusahaan, melainkan harus diuji langsung di lapangan. Menurut Hikman Sudirman, penting bagi pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan kebenaran data tersebut agar tidak […]

  • Ada Data, Midji Akan Laporkan Kasus Narkoba ke Pempus

    Ada Data, Midji Akan Laporkan Kasus Narkoba ke Pempus

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peredaran Narkoba di Provinsi Kalimnatan Barat dinilai semakin gila. Pasalnya baru-baru ini jajaran Polda Kalbar berhasil mengungkap peredaran barang haram itu. Di hari yang sama, pihak kepolisian berhasil meringkus tiga seorang tersangka Narkoba. barang buktinya bombastis. Ada 26 Kg Narkoba jenis sabu-sabu berhasil diamankan pihak kepolisian. Gubernur Kalbar, H Sutarmidji menyesalkan ihwal tersebut. […]

  • IDI: RSUD Ade M Djoen Sintang Siapkan Ruang Isolasi untuk Virus Corona

    IDI: RSUD Ade M Djoen Sintang Siapkan Ruang Isolasi untuk Virus Corona

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sintang menyatakan bahwa RSUD Ade M Djoen Sintang telah ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan kasus virus Corona atau penyakit yang mempunyai ciri yang serupa. Bahkan, rumah sakit rujukan itu telah menyiapkan ruang isolasi beserta dengan petugas dan juga kelengkapan perlindungan diri dalam penanganan virus […]

  • Sungai Kapuas dan Melawi Berhias 21 Sampan Menawan

    Sungai Kapuas dan Melawi Berhias 21 Sampan Menawan

    • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat Kabupaten Sintang berduyun-duyun ke pinggiran Sungai Kapuas dan Melawi, Selasa (8/5), untuk menyaksikan Festival Sampan Hias, sebagai bagian dari kemeriahan Peringatan Hari Jadi ke-656 Kota Sintang 2018. Setidaknya 21 sampan hias berseliweran di Sungai Kapuas dan Melawi di Bumi Senentang tersebut. Pemandangan yang menyejukkan mata. “Sampan hias ini salah satu dari empat […]

expand_less