Breaking News
light_mode

Sekda Mempawah Tekankan Empat Kunci, Target KLA Naik Kelas

  • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa lagi semata diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan dari sejauh mana negara hadir menjamin hak-hak anak.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Dinsos PPPAPM dan Pemdes Mempawah, Selasa (7/4/2026).

Dalam forum tersebut, Sekda Ismail langsung menggarisbawahi empat aspek krusial yang harus segera dibenahi jika Mempawah ingin keluar dari zona nyaman kategori Pratama. Pertama, penguatan sinergi lintas sektor bukan hanya formalitas rapat, tetapi kerja nyata seluruh OPD, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu irama.
Kedua, pembenahan data dan layanan ramah anak.

Sekda Ismail menilai, tanpa basis data yang akurat, program pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak hanya akan berjalan tanpa arah dan sulit diukur dampaknya.

Ketiga, pencegahan kekerasan dan eksploitasi anak. Menurutnya, ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga keluarga yang menjadi garda terdepan. Edukasi dan sistem perlindungan harus diperkuat agar kasus-kasus yang selama ini kerap tersembunyi bisa dicegah sejak dini.

Keempat, membuka ruang partisipasi anak. Karena itu, Sekda Ismail menekankan bahwa anak tidak boleh lagi diposisikan sebagai objek kebijakan, melainkan subjek yang suaranya harus didengar dalam setiap keputusan yang menyangkut masa depan mereka.

“Anak-anak adalah investasi masa depan daerah. Kita wajib memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan potensi mereka,” tegas Sekda Ismail.

Sejak menginisiasi program Kabupaten Layak Anak pada 2019, Mempawah memang menunjukkan progres, namun belum sepenuhnya solid. Penghargaan kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang diraih pada 2023 dan 2025 menjadi bukti capaian, sekaligus pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Hasil evaluasi terbaru bahkan mengungkap sejumlah klaster yang masih rapuh, mulai dari kelembagaan, hak sipil dan kebebasan anak, hingga lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif.

Celah-celah ini menjadi indikator bahwa implementasi KLA belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan di lapangan.

Olehkarenanya, Sekda Ismail meminta Rakor tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia menuntut lahirnya rencana aksi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, dengan target jelas, yakni mempertahankan capaian sekaligus mendorong Mempawah naik ke level KLA yang lebih tinggi.

“Komitmen ini harus menjadi gerakan nyata, bukan sekadar dokumen. Anak-anak kita menunggu hasil, bukan janji,” pungkas Sekda Ismail. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Libur Lebaran, Bupati Erlina Minta Pelayanan Publik Berjalan dengan Normal

    Pasca Libur Lebaran, Bupati Erlina Minta Pelayanan Publik Berjalan dengan Normal

    • calendar_month Sen, 17 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina memimpin apel gabungan pasca libur lebaran di lingkungan Setda Kabupaten Mempawah, Senin (17/5/2021). Di kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengapresiasi para aparatur sipil negara (ASN) yang tetap disiplin dan tetap masuk kerja. Karena itu, orang nomor satu di Bumi Galaherang ini mengimbau kepada seluruh ASN agar melakukan aktivitas sesuai dengan […]

  • Ini Sejumlah Agenda Hari Jadi Pontianak ke-248

    Ini Sejumlah Agenda Hari Jadi Pontianak ke-248

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak ke-248, berbagai agenda akan memeriahkan kota yang berdiri sejak tahun 1771. Mulai dari festival, pameran, lomba, pentas seni dan budaya, upacara hingga ziarah. Kepala  Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Uray Dwi Koryadi menjelaskan, festival yang digelar diantaranya Festival Saprahan, Festival Kuliner, Festival Kopi, Festival […]

  • Kubu Raya Terima BSPS Terbanyak se-Indonesia

    Kubu Raya Terima BSPS Terbanyak se-Indonesia

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 1.330 pemilik rumah tidak layak huni dari 18 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Kubu Raya menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. Bantuan senilai Rp 17.500.000 diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan […]

  • Masih Banyak Truk Bawa Muatan Overload

    Masih Banyak Truk Bawa Muatan Overload

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejumlah angkutan umum yang melintas di Jalan Rahadi Usman diperiksa oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak dan Satlantas Polresta Pontianak, Rabu (8/5/2019). Berbagai jenis kendaraan, mulai dari pick up, truk hingga tronton diperiksa kelengkapan surat-menyurat maupun kelayakan kendaraan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk memberikan […]

  • Bupati Erlina Buka Manasik Haji 2025: Persiapkan Diri Menjadi Tamu Allah yang Mulia

    Bupati Erlina Buka Manasik Haji 2025: Persiapkan Diri Menjadi Tamu Allah yang Mulia

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam suasana penuh khidmat, Bupati Mempawah, Hj Erlina secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Mempawah untuk musim haji 1446 H/2025 M. Kegiatan ini digelar di Aula Masjid Agung Al-Falah, Rabu (23/4/2025) dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia dan Disabilitas”. Bimbingan ini menjadi ikhtiar bersama dalam membekali para calon tamu Allah […]

  • Segala Dokumen Sudah Siap, Sintang Tunggu Komitmen Pusat Bangun PLBN
    OPD

    Segala Dokumen Sudah Siap, Sintang Tunggu Komitmen Pusat Bangun PLBN

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • 0Komentar

    LebsaKalbar – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sintang, Zulkarnaen, menyampaikan bahwa pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik pada dasarnya sudah siap dari sisi kewajiban pemerintah daerah. Semua dokumen pendukung telah dimiliki, tinggal menunggu anggaran dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan fisiknya. “Kalau bisa kita katakan, seluruh hal yang menjadi tanggung jawab pemerintah […]

expand_less