Festival Sahur-Sahur ke-23 Mempawah Resmi Ditutup, Wabup: Tradisi Budaya Harus Terus Dijaga
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Festival Sahur-Sahur ke-23 se-Kalimantan Barat di Kabupaten Mempawah resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, dalam acara penutupan yang berlangsung meriah di GOR Opu Daeng Manambon, Sabtu (7/3/2026).
Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian festival budaya Ramadan yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Mempawah.
Dalam sambutannya, Wabup Juli Suryadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga Festival Sahur-Sahur tahun ini berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan.
Wabup Juli menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kuatnya ketahanan budaya lokal yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Festival Sahur-Sahur ini membuktikan bahwa tradisi kita tetap terjaga dan relevan. Kegiatan ini memberikan warna tersendiri dalam suasana Ramadan di Kabupaten Mempawah,” ujar Wabup Juli.
Menurut Wabup Juli, festival tersebut juga memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai agenda pariwisata budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Olehkarenanya, Wabup Juli Suryadi juga memberikan pesan khusus kepada para peserta, terutama generasi muda, agar terus berkarya dan aktif melestarikan warisan budaya daerah.
“Bagi yang meraih juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Keikutsertaan kalian dalam menjaga tradisi ini sudah menjadi kebanggaan bagi daerah,” kata Wabup Juli.
Kesuksesan Festival Sahur-Sahur ke-23 ini tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mempawah, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, serta Galaherang Kreasindo selaku pelaksana kegiatan.
Hasil Kejuaraan Festival Sahur-Sahur ke-23 se-Kalimantan Barat 2026:
Kategori Pemula
- Juara 1: Junior K-Tamb
- Juara 2: Skelen Junior
- Juara 3: MKC Junior
- Harapan 1: Junior Tambangan
- Harapan 2: Teras Pak Ahem
- Harapan 3: Bai Percussion
- Harapan 4: Muaqal
Kategori Dewasa
- Juara 1: Keluang Jagor
- Juara 2: Bai Perkusi
- Juara 3: GMS Sintang
- Harapan 1: Bank Kalbar 050
- Harapan 2: Sesepuh Ombher Polle
- Harapan 3: Citra Buah Jaya
- Harapan 4: Sobat ATR/BPN Mempawah
Kategori Gerobak
- Juara 1: Siska Deksiorasi Projek
- Juara 2: Begawe Perkusi
- Juara 3: Bai Kreasi
Kategori The Best Icons
- Begawe Perkusi
Festival Sahur-Sahur sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Mempawah dalam menyambut waktu sahur selama bulan Ramadan. Tradisi ini diwujudkan melalui pertunjukan musik perkusi, kreativitas gerobak hias, serta atraksi seni yang melibatkan berbagai kelompok dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Selain menjaga warisan budaya, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di daerah tersebut. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar