9 SPPG Aktif Layani 16.032 Penerima Manfaat di Sintang
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sintang terus melesat. Hingga 25 Februari 2026, sebanyak 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif atau mengantongi SK/BA Verval, dengan 7 dapur sudah beroperasi dan melayani 16.032 penerima manfaat.
“Jika seluruhnya berjalan penuh, jumlah penerima manfaat diproyeksikan meningkat menjadi 19.049 orang,” kata Zamzami Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Dari total penerima manfaat yang telah terlayani, kata dia, Kecamatan Sintang mencatat angka tertinggi sebanyak 7.750 orang, disusul Kecamatan Sungai Tebelian 6.735 orang dan Kecamatan Sepauk 1.547 orang. Satu SPPG tambahan di Sungai Tebelian dijadwalkan mulai beroperasi pada 2 Maret 2026, sementara satu SPPG di Kelam Permai baru menerima SK Kepala SPPG dan diperkirakan aktif setelah Lebaran.
“Secara keseluruhan, Kabupaten Sintang menargetkan pembentukan kurang lebih 40 SPPG Aglomerasi dan 150 SPPG di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Saat ini, 150 SPPG 3T masih dalam tahap perencanaan, 33 SPPG dalam proses persiapan atau pembangunan mandiri, serta 2 SPPG dibangun oleh tim PUPR,” ungkapnya.
Dukungan terhadap operasional MBG juga terus diperkuat. Menurutnya, sebanyak 308 relawan telah terlibat aktif di berbagai dapur SPPG. Sementara dari sisi pasokan bahan pangan, tercatat 22 supliyer telah digandeng, mulai dari UMKM lokal, perusahaan distribusi, hingga BUMDes.
“Jumlah ini berpotensi bertambah seiring meningkatnya kebutuhan logistik,” katanya.
Dia mengatakan mayoritas bangunan SPPG di Sintang memanfaatkan ruko. Di Kecamatan Sepauk terdapat 1 ruko, Kecamatan Sintang 3 ruko dan 1 bangunan baru, serta Sungai Tebelian 1 ruko dan 1 gudang yang difungsikan sebagai dapur layanan.
“MBG kami harapkan tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan BUMDes di seluruh wilayah Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (prokopim/LK1)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar