NRW Tembus 41,39 Persen, Wabup Juli Ultimatum Manajemen Perumda Tirta Galaherang Berbenah
- calendar_month Sen, 23 Feb 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli, mengultimatum jajaran direksi Perumda Tirta Galaherang untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh menyusul kerugian yang masih membelit perusahaan serta tingginya angka kehilangan air (non revenue water/NRW) yang mencapai 41,39 persen.
Penegasan itu disampaikannya saat memimpin rapat evaluasi kinerja Perumda Tirta Galaherang di Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin (23/2/2026).
Wabup Juli menilai kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa karena menyangkut keberlanjutan perusahaan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kerugian yang terjadi harus dijawab dengan langkah konkret. Lakukan efisiensi belanja operasional secara menyeluruh tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jika kita ingin maju, harus ada pembenahan dengan peningkatan pelayanan yang lebih baik,” tegas Wabup Juli.
Wabup Juli menyoroti angka NRW yang masih jauh di atas rata-rata nasional sebesar 25 persen. Menurutnya, tingginya kehilangan air menunjukkan lemahnya pengendalian teknis dan manajerial, mulai dari kebocoran jaringan, pencurian air, kesalahan pencatatan meter hingga minimnya pengawasan.
Karena itu, Wabup Juli meminta manajemen segera menyusun langkah penyehatan perusahaan yang terukur, berbasis data, dan memiliki target waktu yang jelas. Penurunan NRW, kata dia, harus ditetapkan secara bertahap dan realistis setiap tahun.
Selain itu, program penertiban sambungan ilegal, peremajaan jaringan pipa, serta peningkatan sistem pencatatan dan pengawasan diminta menjadi prioritas utama dalam agenda pembenahan.
“Tunjukkan kinerja nyata untuk kemajuan Perumda dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Wabup Juli.
Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Gusti Basrun, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Didik Krismanto, Kepala Dinas PUPR Hamdani, Kepala Dinas Perkimtan Abdurrahman, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar