Breaking News
light_mode

Pemkab Sintang Percepat Pencairan Hibah 2026, 18 Lembaga Masuk Gelombang Pertama

  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang mempercepat pencairan dana hibah APBD Tahun Anggaran 2026 dengan menyiapkan mekanisme ketat dan verifikasi berlapis. Total dana hibah yang dikucurkan mencapai Rp14,78 miliar untuk 129 organisasi dan lembaga, dengan 18 penerima masuk tahap pencairan triwulan pertama.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Bimbingan Teknis Tata Cara Pembuatan Proposal Permohonan Pencairan dan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Hibah yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang, Erwan Chandra, menjelaskan bahwa percepatan pencairan hibah tahun ini dilakukan untuk memastikan program penerima hibah dapat berjalan lebih efektif sejak awal tahun anggaran.

“Pada APBD Murni 2026, jumlah penerima hibah sebanyak 129 lembaga dengan total dana Rp14,78 miliar,” ujar Erwan.

Erwan merinci, hibah tersebut terdiri dari 4 lembaga pendidikan, 111 lembaga keagamaan, serta 17 organisasi kemasyarakatan.
Untuk tahap awal, Pemkab Sintang akan mencairkan hibah kepada 18 penerima pada triwulan pertama.

Erwan menegaskan, penerima tahap awal ini diminta segera berkoordinasi dengan verifikator Bagian Kesra.

“Kami siapkan enam orang verifikator. Gelombang pertama ini kami minta segera menemui verifikator agar proses pencairan tidak terhambat,” Erwan.

Erwan juga menekankan pentingnya verifikasi administrasi untuk mencegah penerima hibah fiktif. Setiap lembaga wajib melampirkan surat rekomendasi dan domisili dari kepala desa atau lurah, rekomendasi camat, serta rekomendasi khusus untuk hibah keagamaan dari Paroki, Resort, Daerah, Sinode, atau KUA.

Tak hanya itu, pengawasan lapangan juga diperketat. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, 85 persen penerima hibah didatangi langsung untuk keperluan verifikasi dan monitoring.

“Hibah di atas Rp300 juta harus siap menjadi objek uji petik pemeriksaan Inspektorat maupun BPK RI,” ujar Erwan.

Sebagai catatan, pada tahun anggaran 2025 terdapat Rp1,3 miliar dana hibah yang tidak dicairkan karena kegiatan batal dilaksanakan dan penerima tidak mengajukan pencairan.

Dengan percepatan pencairan dan pengawasan ketat ini, Pemkab Sintang berharap dana hibah benar-benar tepat sasaran, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Ada <i>“Kong Kali Kong”<i> Dalam Perizinan

    Jangan Ada “Kong Kali Kong” Dalam Perizinan

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Provinsi Kalbar yang diketuai oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar untuk dapat bekerja secara profesional. “Saya harap, hentikanlah, kalau ada hal-hal menyimpang seperti anggaran maupun penyimpangan perizinan. Kong kali kong dalam bentuk apapun harus dihentikan,” tegas […]

  • BPKAD Mempawah Cari Solusi Persoalan Aset Daerah di Toho dan Anjungan

    BPKAD Mempawah Cari Solusi Persoalan Aset Daerah di Toho dan Anjungan

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mempawah menggelar rapat terkait pembahasan permasalahan lahan di Kecamatan Toho dan Kecamatan Anjongan di Aula Balai Patih, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (7/7/2021). Kepala BPKAD Mempawah, Irnawati mengatakan bahwa permasalahan lahan tersebut telah terjadi sejak lama. Dan akan segera ditindaklanjuti untuk ditemukannya solusi. Beberapa waktu lalu, […]

  • Raih 182 Mendali Emas, Pontianak Juara Umum Porprov Kalbar

    Raih 182 Mendali Emas, Pontianak Juara Umum Porprov Kalbar

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kontingen Kota Pontianak berhasil mempertahan Juara Umum Porprov Kalbar XIII dengan mendulang 182 medali emas, 148 perak dan 103 perunggu. Total jumlah medali yang diperoleh 433 medali. Perhelatan olahraga tingkat Provinsi Kalbar ini mempertandingkan 48 cabang olahraga (cabor) yang diikuti oleh 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengucap syukur dan […]

  • 1.500 Tamu STQ Bakal Pijakan Kaki di Bumi Khatulistiwa

    1.500 Tamu STQ Bakal Pijakan Kaki di Bumi Khatulistiwa

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Diperkirakan 1500 tamu dari berbagai daerah provinsi se-Indonesia akan datang ke Kota Pontianak dalam rangka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV Tingkat Nasional. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, peserta STQ yang sudah memastikan keikutsertannya sekitar 600-an peserta, belum termasuk official dan para pendamping masing-masing kontingen. “Tersisa 14 hari lagi acara pembukaan STQ […]

  • Pindah Faskes Dimudahkan dengan Aplikasi Mobile JKN

    Pindah Faskes Dimudahkan dengan Aplikasi Mobile JKN

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berbagai kemudahan kini sudah bisa didapat dengan pesatnya perkembangan teknologi.  Banyak hal positif yang bisa didapat dari perkembangan teknologi tersebut. BPJS Kesehatan pun kini memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meluncurkan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini diharapkan bisa membantu mengurangi […]

  • Zulkarnain Paparkan Strategi Pemkot Tingkatkan SPBE

    Zulkarnain Paparkan Strategi Pemkot Tingkatkan SPBE

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun atas Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital 2024 yang diikuti seluruh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) se-Kalbar. Kadis Kominfo Kota Pontianak Zulkarnain menjadi satu di antara tiga narasumber. Ia memaparkan beberapa hal, terutama tentang upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak […]

expand_less