Breaking News
light_mode

Kejaksaan Siap Selidiki Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Sintang

  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kejaksaan Negeri Sintang menyatakan siap melakukan penyelidikan terkait kelangkaan dan mahalnya harga gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Sintang.

Hal inipun disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Kamis (15/1/2026).

Menurut Kasi Datun Kejari Sintang, Okky Desvian, keluhan masyarakat yang terus meningkat meski kuota LPG bersubsidi untuk Sintang disebut normal bahkan ditambah.

“Gas LPG 3 kilogram itu bukan hanya barang dagangan. Di dalamnya ada uang negara karena disubsidi pemerintah. Jika terjadi kebocoran, kami siap melakukan penyelidikan,” tegas Okky.

Kejaksaan menilai pengelolaan LPG 3 kg mengandung dua unsur sekaligus, yakni penugasan negara dan aktivitas bisnis, sehingga agen dan pangkalan wajib mematuhi aturan distribusi dan harga eceran.

“Jika agen atau pangkalan ingin murni berbisnis tanpa pengawasan ketat, maka seharusnya mengelola LPG non-subsidi, bukan gas 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala mengabsen satu per satu peserta untuk memastikan kehadiran para pemilik agen. Ketidakhadiran sebagian owner membuat suasana rapat memanas.

Pada kesemnatan tersebut, Bupati Bala sempat mempertanyakan apakah rapat ini pantas dilanjutkan, mengingat persoalan yang dibahas menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

“Ini rapat atas dasar keluhan masyarakat. Gas subsidi langka dan mahal. Kami sudah turun sidak. Ini bukan persoalan sepele, ini masalah serius antara agen dan masyarakat,” tegas Bupati Bala.

Sekda Sintang, Kartiyus mengatakan harga gas 3 kg di Desa Baning Kota masih tembus Rp45 ribu per tabung, meski berada di kawasan perkotaan.

“Jangan ambil untung berlebihan. Jangan jual mahal. Aparat penegak hukum bisa turun tangan. Ekonomi memang bergerak, konsumsi tinggi, tapi jangan sampai gas subsidi disalahgunakan,” tegas Sekda Kartiyus.

Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Polres Sintang, Kejaksaan, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas sepakat akan melakukan langkah lanjutan untuk menormalkan stok dan harga LPG 3 kg, sekaligus memastikan distribusinya tepat sasaran. (Kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Era Baru, Sutarmidji Minta Tata Kelola Keuangan dengan Benar dan Tranparan

    Era Baru, Sutarmidji Minta Tata Kelola Keuangan dengan Benar dan Tranparan

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk membangun era baru selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Era baru yang dimaksud oleh orang nomor satu di Provinsi Kalbar itupun seperti era baru dalam tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, jujur, dan akuntabel. […]

  • Pemkot Terima Bantuan 20 Bak Sampah

    Pemkot Terima Bantuan 20 Bak Sampah

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menerima bantuan sebanyak 20 set bak sampah dari Indomaret. Penyerahan secara simbolis bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) lewat Program Bantuan Indomaret Peduli Berbagi ini diterima Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di halaman Kantor Wali Kota, Kamis (20/4/2023). “Bak-bak sampah ini akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis terutama di taman-taman […]

  • Ironis, Pemukiman Penduduk Berstatus Kawasan Hutan

    Ironis, Pemukiman Penduduk Berstatus Kawasan Hutan

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemukiman penduduk di beberapa desa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, berstatus kawasan hutan. Akibatnya, bercocok tanam di tanah sendiri pun menjadi suatu pelanggaran hukum. “Bagaimana masyarakat bisa sejahtera, jika tidak boleh bercocok tanam di lahannya sendiri,” kata Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, kemarin. Penetapan kawasan hutan di Kecamatan Ambalau yang dilakukan Pemerintah Pusat […]

  • Wow, Perbaiki Ruang Kelas Butuh Rp50 T

    Wow, Perbaiki Ruang Kelas Butuh Rp50 T

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mendengar keluhan terkait memprihatinkannya sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sintang, Direktur Dana Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Putut Hari Satyaka mengungkapkan, untuk memperbaiki ruang kelas seluruh Indonesia membutuhkan biaya Rp50 Triliun. “Itu hanya untuk memperbaiki ruang kelas. Apalagi sarana dan prasarana lainnya,” kata Hari di hadapan Wakil Bupati Sintang Askiman dan […]

  • Generasi Muda Butuh Pendidikan Karakter

    Generasi Muda Butuh Pendidikan Karakter

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) ke-69 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (3/8/2019). Peringatan digelar IGTKI PGRI Kabupaten Kubu Raya dengan mengangkat tema “Guru Taman Kanak-Kanak sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Berkarakter dalam Era […]

  • Dinas PU Akui Tahun Ini Banyak Rehab Jembatan di Sintang
    OPD

    Dinas PU Akui Tahun Ini Banyak Rehab Jembatan di Sintang

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sintang, Mursalin menyebut bahwa tahun 2024 ini, pihaknya banyak melakukan perbaikan atau rehab terhadap jembatan-jembatan yang ada di dalam Kota Sintang. “Jembatan kayu di dalam kota Sintang, rata rata sudah kita perbaiki. Jadi bagian bawah jembatan tetap kayu, tapi bagian atasnya sudah kita beton semua,” kata Mursalin, Senin […]

expand_less