Breaking News
light_mode

Pemkot Pontianak Perketat Pengawasan Perizinan, Pastikan Proses Lebih Transparan dan Bebas Pungli

  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota Pontianak memperketat pengawasan terhadap seluruh proses penyelenggaraan perizinan daerah. Langkah ini menjadi komitmen serius Pemkot untuk memastikan layanan perizinan berjalan transparan, efisien, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun penyimpangan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan sistem perizinan yang cepat, terintegrasi, dan berintegritas adalah pondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menekankan, kemudahan dalam berusaha tidak hanya soal kecepatan proses, tetapi juga kepastian hukum dan kepercayaan publik.

“Kami ingin perizinan di Pontianak menjadi contoh transparansi dan efisiensi di tingkat daerah,” tegas Edi usai memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Kota Pontianak Tahun 2025, Selasa (28/10/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota tersebut diikuti unsur perangkat daerah dan lembaga penegak hukum yang tergabung dalam tim pengawasan.

Pemkot menegaskan tekad untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga tata kelola perizinan yang bersih dan akuntabel.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Pontianak telah membentuk Tim Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan melalui Surat Keputusan Wali Kota Tahun 2025. Tim ini bertugas melakukan pemantauan, evaluasi, serta tindak korektif terhadap potensi penyimpangan perizinan.

Edi menyebut, hingga Oktober 2025 tercatat 26.901 izin dan 388 non-izin telah diterbitkan di Kota Pontianak. Ia menilai jumlah tersebut menunjukkan tingginya dinamika kegiatan usaha di ibu kota Kalimantan Barat itu, sekaligus menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat agar proses berjalan sesuai aturan.

“Pengawasan yang kuat menjadi benteng dari praktik pungli, suap, dan pemalsuan dokumen. Setiap penyelenggara layanan publik wajib menjaga integritas dan taat hukum,” tegasnya.

Upaya penguatan pengawasan ini juga merupakan tindak lanjut nota kesepahaman nasional antara Kemendagri, Kejaksaan Agung, Polri, KPK, dan Bappenas yang ditandatangani pada 4 Februari 2025 tentang pengawasan penyelenggaraan perizinan di daerah.

Lebih jauh, Edi menegaskan kebijakan ini sejalan dengan arah program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Asta Cita, khususnya dalam reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami ingin Pontianak menjadi kota dengan sistem perizinan yang terbuka, efisien, dan berintegritas tinggi,” pungkasnya. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Bupati Erlina: Jaga Anak Sebaik Mungkin

    Pesan Bupati Erlina: Jaga Anak Sebaik Mungkin

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina yang juga Bunda PAUD menghadiri pertemuan orang tua siswa di TK Negeri Pembina Mempawah Hilir, Selasa (25/7/2023). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina terlihat bahagia tatkala bercengkrama bersama anak- anak PAUD yang gembira menyambut kedatangannya. Karenanya di hadapan para orang tua, Bupati Erlina mengatakan, bahwa anak- anak adalah investasi jangka […]

  • Terima Kasih Jarot-Melki, Siap Dukung Pemerintahan Bala-Ronny

    Terima Kasih Jarot-Melki, Siap Dukung Pemerintahan Bala-Ronny

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus mengapresiasi kepemimpinan Jarot Winarno dan Melkianus sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang periode 2021-2025. Sekda Kartiyus juga menegaskan dukungan penuh kepada Bupati dan Wakil Bupati baru, Bala dan Ronny, yang telah dilantik Presiden RI pada 20 Februari 2025 lalu. “Atas nama seluruh ASN Kabupaten Sintang, saya mengucapkan terima […]

  • Laga Persahabatan TNI/Polri dan OPD Sintang, Bupati Jarot Turun Jadi Kiper…

    Laga Persahabatan TNI/Polri dan OPD Sintang, Bupati Jarot Turun Jadi Kiper…

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Laga Persahabatan Sepak Bola  antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan TNI/Polri. Uniknya, tim yang berasal dari OPD Kabupaten Sintang menempatkan Bupati Sintang, Jarot Winarno sebagai penjaga gawang. Sisanya beberapa kepala OPD Kabupaten Sintang dan anggota DPRD Sintang yang turut bergabung dalam tim kesebelasan OPD. Sementara, beberapa perwira tinggi dilingkungan […]

  • Nanga Toran Minta Dibangunkan Sekolah SMP, Ini Kata Ernawati…

    Nanga Toran Minta Dibangunkan Sekolah SMP, Ini Kata Ernawati…

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat yang tinggal di Desa Nanga Toran, Kecamatan Kayan Hulu mendambakan adanya sarana dan prasarana sekolah yang memadai dan respresentatif untuk anak-anak mereka mendapatkan hak-hak pendidikan. Pasalnya, sampai saat ini desa tersebut belum ada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan, melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Nanga Toran telah sering kali mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang […]

  • 2024, Mempawah Fokus Transformasi Ekonomi yang Inklusif

    2024, Mempawah Fokus Transformasi Ekonomi yang Inklusif

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun 2024 mendatang, arah pembangunan Kabupaten Mempawah fokus pada transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan yang didukung 8 arah kebijakan, salah satunya adalah penurunan tingkat kemiskinan dan tingkat kemiskinan ekstrim. Hal ini diungkapkan Bupati Mempawah, Hj Erlina ketika membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Mempawah TA 2024 di Aula Balairung […]

  • Pemkot Kejar Capaian 100 Persen Akses Air Minum Aman

    Pemkot Kejar Capaian 100 Persen Akses Air Minum Aman

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak menjadi satu di antara enam kota di Indonesia yang menjadi pilot project percepatan menuju 100 persen air minum aman. Program ini merupakan kerja sama antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dengan USAID IUWASH. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berupaya mewujudkan 100 persen akses air […]

expand_less