Breaking News
light_mode
OPD

Ada 151 Jembatan Menuju Perbatasan Sintang, 44,74 Persen Rusak Berat

  • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Sintang mencatat ada 151 jembatan menuju kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Kelik.

Dari 151 jembatan itu, 38 di antaranya merupakan kewenangan pemerintah Kabupaten Sintang. Konfisinya, hanya 2 jembatan yang bagus, sisanya masih perlu perbaikan.

“Jembatan dalam kewenangan kabupaten ada 38 jembatan dengan kondisi baik hanya 5,26 persen atau 2 jembatan, sedangkan sisanya 50 persen dalam kondisi rusak ringan, dan 44,74 persen dalam kondisi rusak berat,” kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Sintang, Zulkarnain ketika ditemui Lensakalbar.co.id, Selasa (8/10/2024).

Zulkarnain mengatakan bahwa jembatan merupakan infrastruktur yang penting untuk menghubungkan kawasan perbatasan dengan kawasan sekitarnya.

“Untuk itu, kami sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar infrastruktur jembatan ini dapat diperbaiki,” kata Zulkarnain.

Selain itu, kata Zulkarnain, jembatan yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi berjumlah 48 jembatan.

“Tapi pada tahun 2023 lalu, ada12 jembatan telah ditangani dengan adanya rehab ringan hingga berat, sedangkan sisanya dalam kondisi rusak ringan hingga berat,” ungkap Zulkarnain.

Walau demikian, Zulkarnain mengatakan bahwa saat ini pemerintah sudah ambil peran masing- masing.

“Artinya, pemerintah pusat fokus apa yang menjadi kewenangannya, begitu juga provinsi dan kabupaten. Sistem keryokan ini bagus ya sebagai langkah percepatan pembangunan di kawasan perbatasan kita,” ujar Zulkarnain.

“Kalau infrastruktur jalan dan jembatan ini lancar. InsyaAllah, ke depannya progres pembangunan PLBN akan lebih cepat. Karena kita selama ini kalau ada orang pusat datang mereka lebih milih lewat jalan nasional. Ketimbang lewat jalan kabupaten. Karena jalan nasional mereka dalam kondisi bagus, dan lancar, bahkan avanza masuk,” pungkas Zulkarnain. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah PETI, Dewan Sintang Siap Dampingi Warga Audiensi ke Pemprov Kalbar

    Masalah PETI, Dewan Sintang Siap Dampingi Warga Audiensi ke Pemprov Kalbar

    • calendar_month Sab, 21 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menambang emas menjadi satu-satu matapencaharian warga di tengah jebloknya harga karet. Namun, mereka harus berurusan dengan hukum karena aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Warga pun ingin sumber penghasilannya itu menjadi legal, misalnya dengan ditetapkannya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Namun kewenangannya bukan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab), melainkan di tangan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Olehkarenanya, […]

  • Hari Keenam SP Online 2020, Baru 124 KK di Mempawah Statusnya Clean

    Hari Keenam SP Online 2020, Baru 124 KK di Mempawah Statusnya Clean

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sensus Penduduk 2020 online telah dilakukan di Kabupaten Mempawah, sejak 15 Februari 2020. Dan sudah berjalan selama 6 hari pelaksanaan. Dalam pelaksanaannya sudah terdata sebanyak 124 keluarga dengan status clean. Dan kurang lebih 100-an data dengan status belum clean. Sementara, jumlah keseluruhan kepala keluarga berdasarkan Adminduk Juni 2019 di Kabupaten Mempawah ada 82.798 […]

  • Edi Minta Pertamina Tindak Tegas Agen Elpiji Nakal

    Edi Minta Pertamina Tindak Tegas Agen Elpiji Nakal

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta Pertamina mengambil langkah tegas terhadap para agen yang melakukan pelanggaran atau kecurangan dalam hal distribusi gas elpiji bersubsidi tiga kilogram. “Kalau memang ada pelanggaran yang dilakukan para agen berkaitan dengan distribusi, kita minta Pertamina mengambil tindakan tegas bahkan bila perlu hingga pada penutupan,” ujarnya usai menerima […]

  • Mempawah Terima Penghargaan SAKIP Kategori ‘B’

    Mempawah Terima Penghargaan SAKIP Kategori ‘B’

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan didampingi Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB RI Muhammad Yusuf memberikan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pmerintah (SAKIP) kategori ‘B’ kepada Bupati Mempawah, Hj Erlina di Nusa Dua Bali, Senin (27/1/2020). SAKIP AWARD 2019 diberikan atas hasil evaluasi dan penerapan SAKIP pemerintah kabupaten/kota wilayah […]

  • Tolak dan Berantas Pungli, Bupati: Jangan Sekedar Lip Service!

    Tolak dan Berantas Pungli, Bupati: Jangan Sekedar Lip Service!

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna menciptakan birokrasi bersih dan melayani jangan hanya “lips service” semata. Tetapi tekad dan komitmen bersama dari semua pihak dibutuhkan untuk tidak melakukan atau menolak praktek pungli. “Saya minta komitmen bersama tidak melakukan pungli tidak hanya sebatas ucapan dan wacana saja. Namun harus kita buktikan dengan tindakan nyata,” tegas Bupati Mempawah, Hj Erlina […]

  • PKS Mempawah Gelar Musda VI, Wabup Juli Tekankan Rekonsiliasi dan Konsolidasi

    PKS Mempawah Gelar Musda VI, Wabup Juli Tekankan Rekonsiliasi dan Konsolidasi

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menilai Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mempawah menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus merumuskan strategi menghadapi pemilu mendatang. Dalam sambutannya di Wisma Chandramidi, Minggu (7/9/2025), Wabup Juli menegaskan bahwa musda bukan sekadar forum evaluasi kinerja pengurus, tetapi juga […]

expand_less