Breaking News
light_mode

Optimalkan Peran Penyelenggara Kesejahteraan Sosial, Edi Minta Perbarui Data

  • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kesejahteraan sosial. Salah satunya dengan mempermudah setiap akses kebutuhan hidup masyarakat miskin dan rentan terhadap kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi seluruh pelayan sosial dari elemen masyarakat yang tergabung dalam Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), Pusat kesejahteraan Sosial (Puskesos) hingga Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Di lapangan masih ada masyarakat yang perlu mendapat bantuan pemerintah. Dalam memperkecil permasalahan sosial tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas Sosial, kita perlu kolaborasi bersama pemangku kebijakan termasuk masyarakat. Bapak dan ibu sebagai supervisor dan fasilitator Puskesos SLRT memegang peranan penting sebagai penghubung antara fakta di lapangan dengan administrasi,” tuturnya saat memberikan materi pada agenda Sosialisasi Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak, Senin (24/7/2023).

Menurut data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak, lanjut Edi, masih terdapat 4,36 persen masyarakat Kota Pontianak yang tergolong kategori miskin. Jika dibandingkan dengan kemampuan anggaran yang sudah direncanakan, angka tersebut dinilainya belum dapat menutup seluruh masalah kemiskinan.

Olehkarenanya, ia meminta tim SLRT, Puskesos maupun TKSK untuk memperbaharui data sekaligus menentukan skala prioritas.

Warga yang mendapat prioritas di antaranya masyarakat miskin yang tidak berdaya, khususnya dalam sisi fisik seperti sakit stroke. Kemudian yang tidak produktif lagi bahkan untuk mengurus diri sendiri tidak mampu.

Nah, ini secara permanen menjadi perhatian kita, dikala keluarganya tidak berkemampuan untuk merawat orang tersebut. Selanjutnya orang yang mampu secara fisik tetapi belum memiliki keterampilan, pendidikan rendah apalagi punya tekad. Yang pemerintah perlukan adalah data yang valid by name by address dibuktikan dokumen, untuk melihatnya memang memerlukan insting,” paparnya.

Edi mengungkapkan, tidak sedikit warga prasejahtera yang terangkat statusnya menuju sejahtera karena program bantuan dari Dinsos Kota Pontianak.

Ia juga tidak menampik, tidak sedikit pula oknum anggota dari tim bantuan sosial yang memanfaatkan situasi dengan membantu keluarganya terlebih dahulu tanpa melalui standar dan menyesuaikan skala prioritas.

“Pernah terjadi pada saat pandemi covid. Antara data yang tercatat dengan lapangan tidak akurat,” ujarnya.

Kepala Dinsos Kota Pontianak Trisnawati menambahkan, seluruh tim supervisor, fasilitator SLRT maupun TKSK akan bergerak menyesuaikan laporan masyarakat maupun temuan dari fasilitator sendiri.

Penyelenggara kesejahteraan sosial akan menerima pengetahuan tambahan tentang kesejahteraan sosial lewat agenda sosialisasi yang dilaksanakan pihaknya.

Pantauan pihaknya menyebut, masih terdapat masyarakat yang tidak memiliki Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD maupun APBN. Padahal jika dievaluasi kembali, masyarakat yang belum memiliki PBI tersebut masuk ke dalam kategori masyarakat miskin.

“Peserta terdiri dari empat orang TKSK, 36 orang fasilitator yang berada di setiap kelurahan. Serta 20 orang Puskesos yang baru terbentuk di sepuluh kelurahan,” ungkapnya.

Tina sapaan karibnya mengajak peserta untuk senantiasa mendata dan melaporkan kepada pihaknya jika menemukan masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar PBI APBD dan APBN. Ia menerangkan, tersedia kuota sejumlah sepuluh ribu untuk PBI di Kota Pontianak.

“Kami harapkan bapak dan ibu aktif untuk memberikan data tersebut ke Dinas Sosial, agar segera kita tindaklanjuti,” tutupnya. (kominfo/prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterbatasan Fiskal jadi Tantangan, DPRD Sintang Tetap Kawal Usulan ke Provinsi

    Keterbatasan Fiskal jadi Tantangan, DPRD Sintang Tetap Kawal Usulan ke Provinsi

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus, menegaskan komitmennya dalam mengawal usulan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten agar dapat diakomodasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas daerah tetap mendapat perhatian di tengah keterbatasan anggaran. “Ya tentu kita sudah sampaikan melalui Musrenbang ini, kita berharap […]

  • Bawaslu Libatkan Generasi Muda untuk Awasi Pilkada 2024
    OPD

    Bawaslu Libatkan Generasi Muda untuk Awasi Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda dalam pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawas Partisipatif di Aula Hotel Bagus, Sabtu (19/10/2024). Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan mahasiswa dan pelajar sebagai bagian dari pemilih pemula yang memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam […]

  • Pemkab Mempawah Teken Perjanjian Kerjasama dengan PT PLN

    Pemkab Mempawah Teken Perjanjian Kerjasama dengan PT PLN

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menandatangani Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan PT PLN di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Senin (13/5/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan, tujuan dilakukan kerjasama ini merupakan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Mempawah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dimana perlu ditindaklanjuti melalui […]

  • Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19
    OPD

    Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beroperasi pertama kali pada 6 Mei 2021 dan diperpanjang sebanyak 2 kali, posko penyekatan untuk mengantisipasi transmisi virus Covid-19 yang berasal dari luar daerah (imported case) dibawa oleh pelintas yang berada di pintu masuk Kabupaten Sintang, tepatnya di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang resmi dihentikan pada Senin (31/5/2021). Posko ini pun […]

  • Musda IPHI Mempawah 2025 Dibuka, Wabup Juli: Peran Strategis Haji dalam Penguatan Umat

    Musda IPHI Mempawah 2025 Dibuka, Wabup Juli: Peran Strategis Haji dalam Penguatan Umat

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Mempawah Tahun 2025 resmi dibuka Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, di Wisma Chandramidi, Rabu (10/12/2025). Agenda lima tahunan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran para haji dan hajjah dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam sambutannya, Wabup Juli menegaskan IPHI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar […]

  • Puskesmas Gang Sehat Siap Menuju Akreditasi Paripurna

    Puskesmas Gang Sehat Siap Menuju Akreditasi Paripurna

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satu diantara dua puskesmas yang ada di Kota Pontianak, Puskesmas Gang Sehat, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, dalam proses penilaian oleh Tim Surveyor Reakreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kedatangan Tim Surveyor yang diketuai dr Harrison MKes ke puskemas itu untuk melakukan penilaian reakreditasi tingkat Paripurna. Selain Puskemas Gang Sehat, Puskesmas Kampung […]

expand_less