Breaking News
light_mode

Wow, Perbaiki Ruang Kelas Butuh Rp50 T

  • calendar_month Ming, 25 Feb 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Mendengar keluhan terkait memprihatinkannya sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sintang, Direktur Dana Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Putut Hari Satyaka mengungkapkan, untuk memperbaiki ruang kelas seluruh Indonesia membutuhkan biaya Rp50 Triliun.

“Itu hanya untuk memperbaiki ruang kelas. Apalagi sarana dan prasarana lainnya,” kata Hari di hadapan Wakil Bupati Sintang Askiman dan Anggota DPR-RI Sukiman, ketika berkunjung ke Bumi Senentang, kemarin.

Hari mengaku, sudah memiliki data riil ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalbar, dan sudah memperhitungkan biaya untuk memperbaikinya.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah mendengar langsung pernyataan Wakil Bupati Askiman terkait kondisi pendidikan di Kabupaten Sintang yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana, agar lebih memadai.

Askiman mengatakan, potret pendidikan di wilayah pedalaman dan perbatasan negara di Kabupatem Sintang, masih sangat jauh dari harapan bersama. Sangat tidak relevan dengan cita-cita menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang, aku Askiman, sudah berkali-kali mengusulkan ke Pemerintah Pusat (Pempus), untuk menunjang sarana dan prasarana pendidikan. Sayangnya, belum direspon positif.

Anggota Komisi XI DPR-RI, Sukiman mengaku, sangat memahami usulan pembanguman dari Pemkab Sintang, terutama sarana dan prasarana pendidikan. “Semua usulan yang disampaikan Wakil Bupati Sintang, akan kita tampung untuk dibahas di tingkat Pempus,” katanya.

Sukiman juga mengaku, ketika menggelar rapat, baik internal maupun eksternal DPR bersama Kementerian terkait, selalu menyampaikan kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat.

“Sintang ini tidak akan Saya biarkan. Kami akan perjuangkan aspirasi rakyat yang kami wakili,” janjinya. (Dex)

 

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Usaha Tidak Patuh, Ini Sanksinya…

    Badan Usaha Tidak Patuh, Ini Sanksinya…

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perusahaan wajib mendaftarkan pekerjanya pada BPJS Kesehatan. Jika tidak maka Kejaksaan akan mengambil langkah hukum sebagai bentuk upaya pemerintah memastikan seluruh penduduk terlindungi dalam program JKN-KIS. “Kejaksaan dilibatkan dalam hal ini karena berstatus sebagai Jaksa Pengacara Negara. Nah, kalau badan usaha tidak patuh dengan aturan perundang undangan yang berlaku, maka kami berikan langkah-langkah […]

  • Kecelakaan Beruntun Tewaskan Pengendara Roda Dua

    Kecelakaan Beruntun Tewaskan Pengendara Roda Dua

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Anjongan kilometer 65.50 Sungai Pinyuh-Anjongan (depan SPBU Anjongan), Senin (25/10/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor dan dua unit dump truk. Satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Kepala Pos Lalu Lintas Sungai Pinyuh, Iptu Sanudin membenarkan terjadinya kecelakaan beruntun yang menyebabkan satu korban meninggal […]

  • Ekspor Industri Tenun Capai Rp 752 Miliar, Sintang Bertekad Gali Potensi Tenun

    Ekspor Industri Tenun Capai Rp 752 Miliar, Sintang Bertekad Gali Potensi Tenun

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kementerian Perindustrian mencatat, ekspor komoditi tenun Indonesia mencapai US$ 53,3 juta atau sekitar Rp 752 miliar sepanjang 2018. Kasubdit Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Bhakti Widyasari Ikaningtiyas menyatakan, industri kecil dan menengah pada sektor tenun bisa bersaing secara global. “Kita sudah mampu memenuhi permintaan pasar internasional,” katanya, saat  berada […]

  • Kecamatan Sintang Penyumbang Terbanyak Angka Kematian Covid-19
    OPD

    Kecamatan Sintang Penyumbang Terbanyak Angka Kematian Covid-19

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa angka konfirmasi kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang telah mencapai 2.474 kasus. Sementara rasio fatalitas kasus atau case fatality rate (CFR) Covid-19 di Kabupaten Sintang mencatatkan angka 6,58 persen dengan jumlah total meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 163 orang. Data itu ditunjukkan Sekretaris Dinkes Kabupaten Sintang, Ridwan […]

  • Bupati Setujui Raperda Inisiatif DPRD

    Bupati Setujui Raperda Inisiatif DPRD

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Kepala Daerah Terhadap Raperda Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Gedung DPRD Kabupaten Mempawah, Kamis (29/9/2022). Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah yang disampaikan, Wakil Bupati Muhammad Pagi menyatakan dapat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Kabupaten Mempawah Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan […]

  • Halangi Pemilih Gunakan Hak Suara Bisa Dikenai Sanksi Pidana, Ini Dasarnya

    Halangi Pemilih Gunakan Hak Suara Bisa Dikenai Sanksi Pidana, Ini Dasarnya

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang, AKBP Adhe Hariadi mengingatkan seluruh pihak untuk tak halangi pemilih memberikan hak suara mereka pada pemilu 17 April 2019. Menurutnya, pihak yang menghalangi pemilih untuk menggunakan hak suara mereka dapat dikenai sanksi pidana. “Apabila menghalang-halangi pemilih untuk terdaftar itu bisa dikenai dikenakan sanksi pidana. Ini kami sampaikan karena banyak pihak mungkin […]

expand_less