Breaking News
light_mode
OPD

Expo Pendidikan Mudahkan Masyarakat Pedalaman Akses Informasi Perguruan Tinggi

  • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekolah Menengah Atas (SMA) Panca Setya menggelar “Expo Pendidikan” ke-14 di Balai Kenyalang selama dua hari, yakni pada tanggal 16-17 Januari 2023.

Expo pendidikan ini bertujuan untuk mempermudah orang tua siswa-siswsi memperoleh informasi terkait perguruan tinggi bagi anak-anaknya. Mengingat para pelajar rerata berasal dari wilayah pedalaman.

Nah, dengan adanya Expo Pendidikan ini, maka akan mempermudah orang tua mendapatkan informasi perguruan tinggi,” ungkap Pastor Leonardus Miau, Pr, Ketua Yayasan Sukma Keuskupan Sintang, Senin (16/1/2023).

Dulu, kata Pastor Leonardus Miau, Pr, para orang tua siswa kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait perguruan tinggi. “Saat itu, anak-anak harus ke Jawa hanya untuk mendaftar, itupun belum tentu lulus. Maka kami berusaha menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, waktu itu hanya 8 perguruan tinggi, di Pontianak dan Jawa. Kami berusaha menjadi jembatan kepentingan orang tua murid dengan perguruan tinggi,” katanya.

“Kala itu akses informasi belum semudah sekarang ini. Perlu tatap muka untuk mendapatkan informasi perguruan tinggi. Maka kami melaksanakan Expo Pendidikan di SMA Swasta Panca Setya. Dan bisa berlangsung baik dan bermanfaat bagi orang tua dan pelajar yang mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sehingga Expo Pendidikan ini bisa terus berlangsung dan sampai saat ini sudah 14 kali berlangsung,” ujar Pastor Leonardus Miau, Pr menambahkan.

Expo Pendidikan ini, menurutnya, mendapatkan respon yang baik dari perguruan tinggi di Pontianak dan Jawa, sehingga peserta semakin banyak yang mau ikut di Ekspo Pendidikan ini.

“Kami berterima kasih atas kehadiran perguruan tinggi dan lembaga pada kegiatan ini. Kami berharap perguruan tingginya semakin dikenal dan diminati oleh pelajar,” katanya.

Pada kegiatam Expo Pendidikan ini, ungkap Pastor Leonardus Miau, Pr, ada 19 perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi. Karena itu, dirinya berharap orang tua dan siswa-siswi SMA Panca Setya Sintang dan masyarakat Kabupaten Sintang dapat memanfaatkan Expo Pendidikan ini sebagai wadah untuk mencari informasi pendidikan bagi anak-anaknya.

“Kami persilakan untuk datang ke Gedung Balai Kenyalang ini untuk berkonsultasi dan bertanya kepada perwakilan perguruan tinggi yang hadir saat ini,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahapan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat secara massif oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah direncanakan pada bulan Maret mendatang. Guna mendukung keberhasilan program vaksinasi kepada masyarakat luas tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dapat mengakomodir beberapa kekurangan yang bakal menjadi kendala kedepan. Permintaan ini disampaikan Jamiril melalui Komisi V […]

  • Kades, Lurah, Guru dan KUA Berperan Penting dalam Pencatatan Adminduk
    OPD

    Kades, Lurah, Guru dan KUA Berperan Penting dalam Pencatatan Adminduk

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sintang menggelar kegiatan pencatatan sipil atas pelaporan peristiwa penting untuk kepemilikan dokumen kependudukan. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang, Rabu (17/3/2021). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang, Agus Jam menjelaskan dilaksanakannya kegiatan pencatatan sipil atas pelaporan peristiwa […]

  • Atbah : Tidak Ada Jeruk Pontianak, Tapi ‘Jeruk Sambas’

    Atbah : Tidak Ada Jeruk Pontianak, Tapi ‘Jeruk Sambas’

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pameran yang digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 Tahun 2017 di Jakarta, Minggu (12/11), dimanfaatkan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc untuk mempromosikan jeruk Sambas kepada Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Djuwita F Moeloek. Jeruk yang dikenal sebagai jeruk Pontianak, terang Bupati Atbah kepada Menkes ketika berkunjung ke stand Kabupaten […]

  • Kelola Pasar, KKR Belajar ke Yogyakarta

    Kelola Pasar, KKR Belajar ke Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana melakukan pengelolaan pasar melalui pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Terkait hal itu, Pemkab Kubu Raya melakukan studi terap ke Kota Yogyakarta. Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menerangkan, studi terap berkaitan dengan upaya menata dan meningkatkan kapasitas pasar di Kabupaten Kubu Raya agar […]

  • Jangan Cemas! Pengurusan Adminduk Korban Kebakaran akan Dipermudah

    Jangan Cemas! Pengurusan Adminduk Korban Kebakaran akan Dipermudah

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Korban kebakaran di Jalan Gusti M. Taufik, Kabupaten Mempawah tidak perlu cemas dan khawatir terkait dokumen administrasi kependudukannya yang dilahap si jago merah pada, Sabtu (20/3/2021) lalu. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mempawah memastikan akan memberikan kemudahan untuk penerbitan dokumen pengganti. “Untuk dokumen kependudukan yang terbakar, para korban tak perlu khawatir. […]

  • Terjebak Perkawinan Ilegal, Warga Kayan Hulu Terkatung di KBRI Beijing

    Terjebak Perkawinan Ilegal, Warga Kayan Hulu Terkatung di KBRI Beijing

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rika Susanti (21), warga Dusun Merah Arai, Desa Merah Arai, Kecamatan Kayan Hulu. Nasibnya kini terkatung-katung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, China. Perempuan kelahiran 1998 itu tak bisa pulang ke kampung halamannya. Lantaran dokumen keimigrasiannya (paspor,red) ditahan oleh sang suami. Sebelumnya, Rika Susanti terjebak dalam perkawinan ilegal. Setelah berada di Beijing […]

expand_less