Breaking News
light_mode

Sintang Raih Piagam Keterbukaan Informasi

  • calendar_month Rab, 10 Jan 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Luar biasa. Kendati tergolong daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T), Kabupaten Sintang sukses bertengger di peringkat ketiga se-Kalbar, setelah Kota Pontianak dan Kabupaten Landak, dalam hal keterbukaan informasi publik.

“Penghargaan ini luar biasa. Administrasi, laporan dan arsip harus baik. Sehingga PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) harus profesional. Goodwill dari pimpinan juga harus menjadi pendukung keterbukaan informasi publik, sebagai upaya meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah,” kata Tulus Subarjono, Ketua Komisi Informasi RI, ketika penyerahaan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP), di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (10/1).

Menurut Tulus, Undang-Undang (UU) KIP seyogianya menjadi pedoman pemerintah dalam berkomunikasi dengan masyarakat. “Jadikan ini semangat untuk terbuka. Jaga dan pertahankan KIP ini. Masyarakat juga harus memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya. Gunakan hak bertanya dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi Informasi Kalbar, Rospita Vici Paulyn menyampaikan terima kasih kepada pimpinan badan publik yang sudah bersedia mendukung KIP di Kalbar.

Baca: Berkas Pendaftaran Diterima, Erlina-M Pagi Optimis Menang !

“Kami sudah menilai 200 badan publik di Kalbar. Dikelompokkan delapan kategori,” katanya.

Sementara, kategori badan publik yang dimaksudkan Rospita beserta peringkatnya menurut Tim Penilai KIP yakni, Pemerintah Kabupaten/Kota: Kota Pontianak, Kabupaten Landak, Sintang, Partai Politik: Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),Perguruan Tinggi: Universitas Tanjungpura (Untan), Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO): Perkumpulan Pancur Kasih, Lembaga Vertikal: LPP RRI Pontianak, Lembaga Struktural: Biro Humas dan Protokol Setda Kalbar, Lembaga Nonstruktural: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), BUMN/BUMD: PLN Wilayah Kalbar

Rospita mengatakan, penilaian KIP ini baru kali pertama dilakukan di Kalbar. “Tetapi kami terus mendorong agar badan publik bisa memberikan pelayanan informasi dan memberikan data serta informasi kepada masyarakat secara baik,” katanya

Pemeringkatan ini, jelas Rospita, untuk mengetahui kepatuhan badan publik mendapat gambaran tentang KIP, serta mendapatkan gambaran kinerja PPID masing-masing.

Baca: Tiba di Lapangan, Pasangan Prima Disambut Tarian Multietnis

“Ada empat indikator yang kami nilai, yakni mengumumkan informasi publik dengan bobot 25 persen, menyediakan informasi publik 20 persen, melayani informasi publik 25 persen, dan mengelola serta mendokumentasikan informasi publik 30 persen,” tuturnya.

Tim Penilainya terdiri atas 10 orang terdiri atas 5 Anggota Komisi Informasi Kalbar, ditambah PPID Utama Kalbar, Dinas Komunikasi dan Informatika (Disominfo) Kalbar, Akademisi, perwakilan media cetak dan elektronik. (Dex)

 

Baca Juga :

Sebelum Turun,  Ini yang Dilakukan Erlina – M Pagi

Norsan Yakin Erlina – M Pagi Bisa Lanjutkan Pembangunan di Mempawah

Erlina – M Pagi Siap Lanjutkan Pembangunan di Bumi Galaherang

Daftar  ke KPU, Pasangan Prima Diarak Ribuan Massa

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Omicorn BA.4 dan BA.5

    Waspada Omicorn BA.4 dan BA.5

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengingatkan kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat dserah (OPD) terkait agar sarana dan prasarana layanan kesehatan harus siap siaga. Permintaan ini bukan tanla alasan. Lantaran Welbertus ingin pemerintah daerah mewaspadai wabah varian omicron BA.4 dan BA.5 dan lonjakan kasus Covid-19. “Pemerintah juga harus melakukan […]

  • APBD-P Kalbar 2019 Disahkan

    APBD-P Kalbar 2019 Disahkan

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahannya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) menjadi Perda Kalbar dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar di Balairung Sari, Rabu (11/9/2019). Raperda tentang perubahan APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2019 telah disepakati dan disetujui untuk dijadikan Perda yang ditandai dengan ditandatanganinya berita […]

  • Rendahnya Literasi Masyarakat Pedesaan
    OPD

    Rendahnya Literasi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Minat baca masyarakat perkotaan Sintang masuk kategori sedang. Sedangkan masyarakat di pedesaan masih kategori rendah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, Iwan Setiadi, Jumat (16/4/2021). “Jadi, ini merupakan hasil survei kami pada Februari 2021 lalu. Dimana, tingkat literasi kita untuk yang di desa dan kecamatan, literasinya rendah. Sementara untuk […]

  • Ratusan Damkar Takbir Keliling Kota Pontianak

    Ratusan Damkar Takbir Keliling Kota Pontianak

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan kendaraan roda empat dan roda dua dari gabungan pemadam kebakaran (damkar) swasta Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan komunitas lainnya berpawai keliling mengitari jalan-jalan di Kota Pontianak mengumandangkan takbir. Pawai takbir keliling yang digelar Panitia Gema Takbir Damkar Swasta Kalbar ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri. Iring-iringan kendaraan dimulai […]

  • Janji Bupati Jarot di Porprov XII Kalbar, Ini 14 Cabor Sintang yang Belum Terima Bonus

    Janji Bupati Jarot di Porprov XII Kalbar, Ini 14 Cabor Sintang yang Belum Terima Bonus

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Janji Bupati Sintang, Jarot Winarno akan memberikan bonus kepada sejumlah atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu belum 100 persen terealisasi. Berdasarkan data panitia kontingen Porprov Sintang. Ada 15 peraih medali emas, 22 medali perak, dan 40 peraih medali perunggu  belum menerima bonus yang dijanjikan Pemerintah kabupaten Sintang. Adapun cabor yang belum menerima […]

  • Jembatan Gantung di Desa Tanjung Ria Ambruk, Dewan Minta Kontraktor Bertanggungjawab

    Jembatan Gantung di Desa Tanjung Ria Ambruk, Dewan Minta Kontraktor Bertanggungjawab

    • calendar_month Jum, 27 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jembatan gantung di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk ambruk, Kamis (26/12/2019) pukul 18.20 WIB. Untungnya tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Kendati demikian, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus menyangkan ambruknya jembatan gantung tersebut. Sebab, jembatan yang masih masa pengerjaan dan belum diserahterimakan itu hancur. “Kondisi ini sangat kita […]

expand_less