Breaking News
light_mode

Imbau Warga Rutin Periksa Kesehatan

  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar pelayanan kesehatan gratis di Masjid Al Hikmah, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Rabu (26/10/2022).

Bakti sosial (baksos) berupa pemeriksaan kesehatan gratis ini dimanfaatkan warga sekitar yang didominasi oleh lansia.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mendukung dan mengapresiasi Baznas Kota Pontianak yang telah peduli pada kesehatan masyarakat dengan menggelar baksos pemeriksaan kesehatan gratis. Apalagi, pelayanan pemeriksaan kesehatan ini banyak dimanfaatkan oleh para warga lansia.

Pada usia lanjut hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana menjaga kualitas hidup. Apalagi lansia umumnya mengidap penyakit-penyakit degeneratif, seperti darah tinggi, gula darah, dan sebagainya.

“Ini yang harus dikontrol supaya pola hidup masyarakat lebih sehat dan dengan pengecekan rutin kesehatan ini setidaknya bisa mengantisipasi supaya tidak melewati ambang batas,” ujarnya.

Ia berharap baksos ini mendorong masyarakat agar terbiasa dan secara mandiri memeriksakan kesehatannya apabila merasakan kondisi fisiknya tidak nyaman. Warga bisa juga ke fasilitas kesehatan yang tersedia seperti puskesmas atau klinik.

“Mudah-mudahan kegiatan baksos ini bisa bermanfaat bagi semua sehingga derajat atau kualitas kesehatan warga Pontianak terus meningkat dan tetap produktif,” ucap Edi.

Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kota Pontianak, Lazuardi menjelaskan, pelayanan  kesehatan yang disediakan berupa cek gula darah, asam urat, kolesterol, dan pemeriksaan tekanan darah. Layanan ini masih dalam suasana momen Hari Jadi Kota Pontianak ke-251.

“Tapi kita berencana menggelar secara rutin, setiap bulan atau sebulan dua kali,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak ini digelar secara bertahap di enam kecamatan yang bertempat di masjid-masjid termasuk pondok pesantren. Diakuinya, antusias masyarakat cukup tinggi karena warga memang menantikan pelayanan pemeriksaan kesehatan ini.

“Targetnya segala usia, artinya tidak ada batasan usia. Tetapi didominasi usia lanjut atau lansia yang datang memeriksakan kesehatannya,” terang Lazuardi.

Selain diperiksa kesehatannya, warga juga diberikan obat-obatan secara gratis bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan seperti tensi darah tinggi, asam urat, dan lainnya. (prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Gali dan Kaji Potensi PAD

    Strategi Gali dan Kaji Potensi PAD

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mendorong pemerintah daerah untuk terus menggali dan mengkaji potensi yang bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendanaan agar Pemerintah Kabupaten Sintang bisa bergerak menjalankan program kerja. “Salah satu upaya mewujudkan Kabupaten Sintang yang aman, rukun sejahtera, […]

  • Mempawah Tegaskan Komitmen Wujudkan KLA, Evaluasi 2025 Resmi Dimulai

    Mempawah Tegaskan Komitmen Wujudkan KLA, Evaluasi 2025 Resmi Dimulai

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali mempertegas komitmennya menciptakan lingkungan aman dan ramah bagi anak dengan membuka Rapat Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Sosial, PPPA, PM dan Pemdes, Rabu (26/11/2025), dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Didik Krismanto, mewakili Sekretaris Daerah. Dalam arahannya, Didik menegaskan […]

  • Sambas Bisa jadi Lumbung Pangan Nasional

    Sambas Bisa jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan Kabupaten Sambas berpotensi besar menjadi lumbung pangan provinsi ini. Bahkan lumbung pangan nasional. Pasalnya Sambas memiliki luasan wilayah yang memadai, dan layak ditanami berbagai tanaman pangan. “Sambas harus jadi lumbung pangan. Caranya dengan meningkatkan produktivitas. Padi misalnya, kalau sekarang satu hektare hanya 2,7 sampai 2,9 ton, maka […]

  • Mempawah Komitmen jaga Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Mempawah Komitmen jaga Netralitas ASN di Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menjaga Netralitas ASN dan Kepala Desa pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Hotel Golden Tulip Pontianak, Senin (18/11/2024). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pj Gubernur Kalbar, Harisson yang dihadiri oleh jajaran Forkompinda Kalimantan Barat serta Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat. Pj Bupati Mempawah Ismail […]

  • DPRD Imbau Truk Angkutan Perusahaan Tak Melebihi Tonase

    DPRD Imbau Truk Angkutan Perusahaan Tak Melebihi Tonase

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa menghimbau truk-truk perusahaan perkebunan yang beroperasional di Kabupaten Sintang agar tidak membawa muatan melebihi tonase. Pasalnya, ihwal tersebut dapat memicu atau menyebabkan kondisi jalan dan jembatan mengalami kerusakan. “Banyak truk pengangkut yang membawa beban besar melebihi tonase atau kapasitas jalan, yang akhirnya mempercepat kerusakan […]

  • 60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II
    OPD

    60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat menyebut bahwa pencairan dana desa (DD) sudah memasuki tahap II. “Jadi dari 391 desa, sudah lebih dari 60 persen atau hampir 200-an lebih desa yang sudah mengajukan pencarian dana desa tahap II,” ungkap Syarif Yasser Arafat kepada Lensakalbar.co.id ketika ditemui […]

expand_less