Breaking News
light_mode

Berharap Pandemi jadi Endemi

  • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berdasarkan penelitian para ilmuan pandemi Covid-19 tidak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi endemi, tapi kalau trend kasusnya terus mengalami penurunan dan juga vaksinasi memenuhi target di suatu wilayah atau negara.

Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Melkianus mengatakan kalau hal itu memang benar-benar bisa terjadi maka tentu menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak agar bisa mewujudkannya dengan tetap bekerja keras dalam segala hal, baik menerapkan protokol kesehatan maupun gencar dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Kalau pandemi jadi endemi, artinya Covid-19 sama halnya dengan penyakit biasa seperti flu atau semacamnya. Tapi memang ada syarat-syarat tentu yang harus dipenuhi, contohnya semua orang harus sudah melakukan vaksinasi,” ungkap Melkianus, Minggu (29/5/2022).

Melikianus berpendapat, bahwa ada beberapa syarat atau sejumlah indikator yang harus bisa dipenuhi suatu wilayah khususnya yang ada di Indonesia kalau ingin pandemi menjadi endemi sesuai dengan penelitian para ilmuan tersebut, seperti laju penularan harus kurang dari 1 persen, angka positivity rate kurang dari 5 persen, tingkat perawatan rumah sakit kurang dari 5 persen, angka fatality rate atau kematian kurang dari 3 persen dan level PPKM berada pada transmisi lokal level tingkat 1.

“Kondisi ini harus terjadi dalam rentang waktu tertentu misalnya selama 6 bulan berturut-turut. Kita memang sangat berharap kalau pandemi ini bisa menjadi endemi, agar aktivitas bisa kembali normal, meski ada beberapa kebijakan yang harus dijalankan, setidaknya tidak sama dengan sewaktu pandemi mengalami gelombang puncaknya,” ulas Melkianus.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengatakan, apabila nantinya pandemi ini menjadi endemi masyarakat juga diharapkan tidak menyambutnya dengan euforia berlebihan. Pasalnya, transisi tersebut perlu penyesuaian dalam adaptasi kebiasaan baru yang harus diterapkan.

“Jangan sampai baru saja transisi pandemi ke endemi tiba-tiba kasus melonjak lagi, tentu kita tidak ingin seperti itu. Kita harus taat terhadap kebijakan misalnya tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan melakukan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” pungkas Melkianus wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir, Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Ajak Warga Desa Bumbun Utamakan Musyawarah dalam Selesaikan Persoalan Desa

    Bupati Erlina Ajak Warga Desa Bumbun Utamakan Musyawarah dalam Selesaikan Persoalan Desa

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan pentingnya musyawarah sebagai langkah utama dalam menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi warga Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi masyarakat Desa Bumbun di ruang kerjanya, Kamis (30/10/2025). Audiensi tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi. “Dalam menyelesaikan persoalan, musyawarah adalah jalan terbaik yang harus kita […]

  • Pesan Wabup Kepada Jamaah Masjid Babul Jinan: Bangun Kebersamaan dan Jaga Kekompakan

    Pesan Wabup Kepada Jamaah Masjid Babul Jinan: Bangun Kebersamaan dan Jaga Kekompakan

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Monitoring Ramadan 1444 H” Pemkab Mempawah yang berlangsung di Masjid Babul Jinan, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Sabtu (1/4/2023). Kegiatan silaturahmi tersebut, bertujuan sebagai upaya menjaga harmonisasi antara pemimpin dan masyarakat. “Kegiatan ini sebagai salah satu komunikasi langsung kami serta melihat […]

  • Wabup Pagi Apresiasi Semarak HUT Kemerdekaan di SDN 05 Mempawah Hilir

    Wabup Pagi Apresiasi Semarak HUT Kemerdekaan di SDN 05 Mempawah Hilir

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi membuka secara resmi Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-78 di SD Negeri 05 Mempawah Hilir, Senin (21/8/2023). “Jadikan HUT Kemerdekaan ini sebagai motivasi untuk dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Bangsa Indonesia,” ujar Wabup Pagi. Selain itu, Wabup Pagi menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh guru SD Negeri […]

  • Polair Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Bina Insan Kamil

    Polair Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Bina Insan Kamil

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meningkatkan silaturahmi di momentum Ramadan 1442 H, Satuan Polair Polres Mempawah menyalurkan bantuan untuk anak yatim piatu di Panti Asuhan Bina Insan Kamil, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (28/4/2021). Bantuan diserahkan langsung Kasat Polair Polres Mempawah, Iptu Andi Rahmat. “Alhamdulillah, kita bisa berbagi  kebahagiaan untuk anak-anak kita yang berada di Panti Asuhan […]

  • Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Mempawah dihebohkan dengan aksi pencemaran lingkungan. Sedikitnya 30 karung bangkai babi dibuang di sebuah parit di pinggir Jalan Mempawah-Anjungan Dalam. Pihak desa setempat sedang mencari pelaku pembuangan bangkai babi itu. “Ada kurang lebih 30-an karung berisi bangkai babi dibuang oknum tidak bertanggungjwab di parit yang terletak di […]

  • Ini Penyebab Pontianak Selatan dan Barat Tergenang Air

    Ini Penyebab Pontianak Selatan dan Barat Tergenang Air

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pontianak Selatan dan Barat, kini tergenang air pasang. Para pengendara pun memilih jalur alternatif, agar perjalanannya ke tujuan tetap lancar. “Saya lewat Gang Kedah untuk bisa sampai ke tempat kerja. Karena kalau lewat Jalan Hijas, airnya sudah pasang,” kata Nurul, warga Pontianak Selatan, Kamis (4/1). Nurul mengungkapkan, air […]

expand_less