Breaking News
light_mode

Pemerintah Diminta Fokus Pemulihan Ekonomi Rakyat

  • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sintang ke depannya, harus sesuai dengan keadaan saat ini. Yakni memfokuskan pada pemulihan perekonomian pascapandemi Covid-19, meskipun situasi dan kondisinya sampai hari ini melandai.

”Sudah mestinya program ke depan memprioritaskan penanganan permasalahan yang terjadi pada kondisi saat ini. Artinya, pemerintah harus fokus dalam pemulihan perekonomian,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi, Senin (4/7/2022).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpendapat, selama pandemi Covid-19, pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sintang terus mengalami penurunan. Kondisi ini terjadi di semua sektor, tanpa terkecuali. Karenanya, kata Kusnadi, dalam hal ini sangat perlu program-program berbasis pemulihan ekonomi diprioritaskan.

Olehkarenanya, Kusnadi menyarankan kepada pemerintah daerah harus melakukan langkah-langkah strategis dan taktis, apalagi masa kepemimpinan di periode ini terbilang singkat yakni 2019-2024.

”Pemulihan perekonomian, pembinaan UMKM, program-program berdampak langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah harus berjalan maksimal,” saran Kusnadi.

Kendati demikian, Kusnadi tidak memungkiri kondisi keterbatasan anggaran yang terjadi di postur ABPD saat ini. Namun, diharapkannya pemerintah dapat mengambil langkah-langkah atau program yang berdampak langsung ke masyarakat, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat terwujud, terutama meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, kata Kusnadi, pemerintah daerah diminta agar memperhatikan kondisi infrastruktur dasar, khususnya di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau seperti jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Sebab, ungkap Kusnadi, ketika dirinya melakukan reses beberapa waktu lalu, banyak persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat khusus di daerah pemilihannya ini.

“Rata-rata yang aspirasi yang disampaikan masyarakat itu soal infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, dan kesehatan. Nah, yang paling fenomenal terjadi di 14 kecamatan yang ada di kabupaten ini, yakni soal harga TBS terjun bebas, sedangkan harga pupuk terus naik,” pungkas Kusnadi, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jarot Minta Satgas Batingsor Pantau 10 Kecamatan Terdampak Banjir

    Bupati Jarot Minta Satgas Batingsor Pantau 10 Kecamatan Terdampak Banjir

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Penanganan Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor) diminta menyampaikan informasi dan data terkait kondisi bencana banjir yang melanda 10 kecamatan di Kabupaten Sintang. Permintaan tererbut diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika memimpin Rapat Koordinasi Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Batingsor di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (11/10/2022). Adapun 10 kecamatan terdampak banjir […]

  • Ingat! Kades Dilarang Berpolitik Praktis

    Ingat! Kades Dilarang Berpolitik Praktis

    • calendar_month Sen, 12 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bukan hanya dilarang terlibat politik praktis, seluruh Kepala Desa (Kades) di Kalbar bahkan dilarang mengarahkan warganya, untuk memilih salah satu Pasangan Calon (Paslon) yang bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. “Apalagi sampai mengkampanyekan kandidat yang maju dalam bursa Pilkada, terjun bersama Tim Sukses,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) […]

  • Hasil Seleksi PPDB Diumumkan Hari Ini, Wako Edi: Jangan Sampai Ada Anak Tak Sekolah

    Hasil Seleksi PPDB Diumumkan Hari Ini, Wako Edi: Jangan Sampai Ada Anak Tak Sekolah

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 untuk tingkatan SDN dan SMPN diumumkan hari ini, Senin (10/7/2023). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyambangi  dinas Pendidikan Kota Pontianak dan mengecek langsung proses PPDB SDN dan SMPN yang penerapannya mengikuti petunjuk Kementrian Pendidikan dan mengimbau bagi peserta yang telah mendaftarkan diri pada SD […]

  • Jangan Sampai Kejadian Serupa Terulang Kembali!

    Jangan Sampai Kejadian Serupa Terulang Kembali!

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh beberapa siswi SMA terhadap seorang siswi SMP di Kota Pontianak masih menyita perhatian publik, tidak hanya nasional bahkan mendunia. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono sudah membesuk korban di rumah sakit tempat korban dirawat. Diakuinya, korban memang mengalami traumatik ketika dirinya melihat langsung kondisi korban. Menurut penjelasan […]

  • Genjot Dukungan Pusat, Bupati Erlina Dorong Pembangunan Kampung Nelayan hingga Percepatan Program MBG

    Genjot Dukungan Pusat, Bupati Erlina Dorong Pembangunan Kampung Nelayan hingga Percepatan Program MBG

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, melakukan rangkaian audiensi strategis dengan sejumlah pejabat pusat di Jakarta, Selasa (25/11/2025). Tujuannya, untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan, penguatan masyarakat pesisir, dan percepatan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pertemuan pertama bersama Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono, Bupati Erlina menyerahkan dua usulan […]

  • Wow… Pontianak Sumbang Angka Pengangguran Terbesar

    Wow… Pontianak Sumbang Angka Pengangguran Terbesar

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar menyebutkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pontianak tertinggi di Kalbar dengan persentase 4,36. Data yang dirilis pada bulan Agustus 2017 tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 0,13 persen dibanding Agustus 2016 senilai 4,23 persen. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) mengklaim tingginya angka pengangguran ini disebabkan oleh urbanisasi yang tidak […]

expand_less