Breaking News
light_mode

Salahgunakan Medsos Bisa Terjerat Hukum 

  • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
  • comment 2 komentar

LensaKalbar –  Hampir sebagian besar generasi millennial memanfaatkan media sosial (Medsos). Namun tak sedikit yang menggunakannya untuk hal-hal negatif. Sudah banyak korban yang dirugikan dari dampak penyalahgunaan Medsos.

Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno,  M.Med.Ph berharap, generasi millennial cerdas dalam memanfaatkan information technology (IT). Apalagi sekarang sudah ada Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur pemanfaatan transaksi elektronik maupun pemanfaatan teknologi informasi.

“Kita sudah ada UU ITE, karena itu mereka harus memahami ketentuan-ketentuan yang sudah diatur dalam UU tersebut. Jangan menyalahgunakan medsos yang berdampak pada kerugian, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” ujarnya, kemarin.

Sebaliknya kata Jarot, jika Medsos dimanfaatkan secara positif untuk kegiatan-kegiatan yang produktif, kreatif dan inovatif, dirinya yakin justru sangat membantu meningkatkan kualitas dari generasi millennial. Misalnya, memanfaatkannya untuk ilmu pengetahuan, untuk bertukar informasi yang positif, untuk menyampaikan berita yang positif.

Baca: Cegah Angka Anak Putus Seklolah

Bahkan, Medsos bila dimanfaatkan secara produktif, menyalurkan hobi yang positif, berniaga, bisa mendatangkan penghasilan tambahan.

“Misalnya, ada yang hobi melukis, kemudian diposting hasil lukisannya di Medsos, mungkin ada yang berminat minta dilukis. Atau ada yang berniaga secara online lewat medsos. Nah, dari sinilah mereka bisa mendapat penghasilan tambahan,” sebutnya.

Orangtua, lingkungan sekolah dan pemuka agama, tambah Jarot, memegang peranan penting dalam mengedukasi serta meliterasi para generasi muda. Bagaimana memanfaatkan IT secara bijak dan cerdas, terutama penggunaan Medsos.

“Terutama orangtua, yang berperan mengawasi dan memproteksi anak-anak, dengan memberikan pemahaman kepada mereka dalam menggunakan medsos secara bijak,” imbuhnya.

Namun tak kalah pentingnya, peran pemuka agama dalam memberikan pencerahan kepada generasi millennial bahwa perbuatan-perbuatan negatif pasti akan mendapat dosa.

“Misalnya, kita membully orang di Medsos, menyebarkan fitnah dan informasi yang tidak benar atau hoaks, itu adalah salah satu perbuatan dosa,” pungkasnya. (Dex)

 

Baca:

Segera Tata Kelola Kurikulum Pendidikan

Cegah Angka Anak Putus Seklolah

Sda Sintang Minim Pengelolaan Pemerintah

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kubu Raya Satu-satunya Kabupaten/Kota Mengusung Visi Bahagia

      Kubu Raya Satu-satunya Kabupaten/Kota Mengusung Visi Bahagia

      • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan kepemimpinan Muda Mahendrawan selaku bupati dan Sujiwo selaku wakil bupati mengusung visi “Terwujudnya Kabupaten Kubu Raya yang Bahagia, Bermartabat, Terdepan, Berkualitas, dan Religius”. Menurut Bupati Muda Mahendrawan, hanya Kabupaten Kubu Raya yang di dalam visinya mengusung poin “Bahagia”. Hal ini disampaikan Muda Mahendrawan di hadapan ribuan umat Muslim […]

    • Tingkatkan Kepatuhan BU, BPJS Sintang Gandeng Kejaksaan

      Tingkatkan Kepatuhan BU, BPJS Sintang Gandeng Kejaksaan

      • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang, Kamis (8/11/2018) menggelar Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan dengan menggandeng Kejaksaan Negeri Sintang. Kepala BPJS Cabang Sintang, Idham Kholid mengatakan, kerjasama BPJS Kesehatan dengan Kejaksaan adalah untuk memastikan kepatuhan pemberi kerja mendaftarkan perusahaan dan seluruh karyawannya. Ada tiga hal kepatuhan yang harus dilakukan oleh […]

    • Bupati Bala Dorong Percepatan Infrastruktur Dasar di Desa

      Bupati Bala Dorong Percepatan Infrastruktur Dasar di Desa

      • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Tanpa akses jalan yang layak, masyarakat akan kesulitan dalam menjual hasil pertanian, mengakses layanan pendidikan dan kesehatan, serta menjalani kehidupan sehari-hari dengan nyaman,” ujar Bupati Bala. Untuk itu, Bupati […]

    • Dua Rumah Dinas LLKUKM Hangus Terbakar

      Dua Rumah Dinas LLKUKM Hangus Terbakar

      • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah dinas di Komplek Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menangah (LLKUKM) Mempawah, Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 17.30 WIB. Polres Mempawah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab amukan si jago merah itu. Kebakaran dua unit rumah dinas di Komplek LLKUKM Mempawah di Jalan Daeng Menambon, RT 01/RW 01, Desa Kuala Secapah, […]

    • Hj Erlina Minta Kontigen Popda Mepawah Perbaiki Peringkat

      Hj Erlina Minta Kontigen Popda Mepawah Perbaiki Peringkat

      • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Kabupaten Mempawah, Hj Erlina melepas 32 pelajar yang ikut berpartisipasi pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Popda) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019, yang berlangsung sejak tanggal 17 hingga 21 Juni di Kota Pontianak. Kontingen Popda tersebut dilepas Bupati Hj Erlina, Jumat (14/6/2019) di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. Erlina mengungkapkan, kontingen yang mengikuti […]

    • Partisipasi Pemilih Pilkada Sintang 2024 Menurun, KPU Sebut Banyak Pemilih Bekerja di Luar Daerah

      Partisipasi Pemilih Pilkada Sintang 2024 Menurun, KPU Sebut Banyak Pemilih Bekerja di Luar Daerah

      • calendar_month Sen, 16 Des 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sintang serta Pilgub Kalimantan Barat 2024 mengalami penurunan. Data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang mencatat partisipasi pemilih hanya mencapai 79,6 persen untuk Pilbup dan 79,9 persen untuk Pilgub, lebih rendah sekitar 3 persen dibandingkan Pilkada 2020. Komisioner KPU Sintang, Endang Kusmiyati mengatakan penurunan […]

    expand_less