Breaking News
light_mode

APBD-P 2021 Mempawah Defisit Rp 88, 883 Miliar

  • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Eksekutif dan Legislatif Pemerintah Kabupaten Mempawah sedang membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021.

Penyampaian Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021 dan nota keuangan itu dibacakan Bupati Mempawah, Hj Erlina dalam sidang paripruna dewan, Senin (27/9/2021).

Di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD Mempawah, Bupati Erlina memaparkan pokok-pokok rencana perubahan APBD 2021 Kabupaten Mempawah. Dimulai dari sektor pendapatan yang diproyeksikan sebesar Rp 1,003 triliun.

“Pendapatan bersumber dari PAD Rp 100,027 miliar yang terdiri dari pajak daerah Rp 44,220 miliar, retribusi daerah Rp 6,271 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp 4,249 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 45,285 miliar,” jelas Erlina.

Kemudian, tambah Erlina, anggaran pendapatan transfer Rp 868,275 miliar yang terdiri dari pendapatan transfer dari pemerintah pusat Rp 799,993 miliar, pendapatan transfer antar daerah Rp 68,281 miliar.

“Lain-lain pendapatan daerah yang sah ditarget sebesar Rp 34,989 miliar,” katanya.

Sektor belanja, ungkap Erlina, diperkirakan sebesar Rp 1,092 triliun. Terdiri dari belanja operasional Rp 770,342 miliar, belanja modal Rp 180,870 miliar, belanja tak terduga Rp 10,378 miliar dan belanja transfer Rp 130,583 miliar.

“Belanja operasional sebesar Rp 770,342 miliar. Terdiri dari belanja pegawai Rp 458,548 miliar. Keperuntukannya, membayar gaji dan tunjangan ASN, tambahan penghasilan ASN, tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objek lainnya, gaji dan tunjangan DPRD, gaji dan tunjangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (KDH/WKDH) serta belanja penerimaan lainnya Pimpinan DPRD dan KDH/WKDH,” bebernya.

Berikutnya, masih menurut Erlina, belanja barang dan jasa Rp 294,453 miliar terdiri atas belanja barang, belanja jasa, belanja pemeliharaan, perjalanan dinas serta belanja untuk diberikan kepada pihak ketiga.

“Untuk belanja hibah dianggarkan Rp 15,972 miliar terdiri dari hibah uang dan barang kepada badan atau lembaga, organisasi kemasyarakatan dan belanja hibah bantuan keuangan bagi partai politik,” ucapnya.

Masih dari sektor belanja, Bupati Erlina mengatakan pihaknya juga mengalokasikan belanja bantuan sosial (bansos) Rp 1,368 miliar yang akan diberikan kepada individu. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lolos Administrasi, 215 Pelamar PPK Ikuti Test Tertulis KPU Sintang

    Lolos Administrasi, 215 Pelamar PPK Ikuti Test Tertulis KPU Sintang

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sesuai jadwal dan tahapan Pilkada 2020, maka KPU Sintang saat ini sedang mempersiapkan proses seleksi tertulis calon PPK. Proses ini dilakukan bagi 215 pelamar yang tersebar di 14 kecamatan. Hal ini disampaikan Ketua KPU Sintang, Hazizah, kepada Lensakalbar.co.id, Rabu (29/1/2020). Menurut Zizah sapaan akrabnya, saat ini KPU menyiapkan proses seleksi atau tes tertulis […]

  • Pilkada Sintang, Disdukcapil Siapkan Data Pemilih

    Pilkada Sintang, Disdukcapil Siapkan Data Pemilih

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sintang Syarif M Taufik menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung suksesnya pemilihan Bupati/Wawil Bupati 2020 mendatang. Salah satu bentuk dukungan itu adalah menyiapkan dokumen kependudukan untuk keperluan memilih. “Kami siap mendukung KPU demi suksesnya pemilu. Karena, Disdukcapil melalui Kemendagri memang diminta membantu terkait data kependudukan,” kata Syarif […]

  • Duh, DPU Sintang Pesimis Pembangunan Jembatan Ketungau II Selesai Tahun Ini

    Duh, DPU Sintang Pesimis Pembangunan Jembatan Ketungau II Selesai Tahun Ini

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan Jembatan Ketungau II dikabarkan bakal selesai dikerjakan 100 persen di tahun anggaran 2019. Namun, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sintang mengaku pesimis akan ihwal tersebut. “Tahun ini belum bisa, karena kita terkendala waktu juga. Tapi tahun depan kita pastikan rampung 100 persen pembangunannya,” ungkap Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sintang, Mursalin, Senin (14/10/2019). […]

  • Pemekaran Kecamatan Perbatasan Tunggu Restu Mendagri

    Pemekaran Kecamatan Perbatasan Tunggu Restu Mendagri

    • calendar_month Kam, 24 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wacana pembentukan kecamatan baru di daerah perbatasan negara Indonesia-Malaysia, mendekati kenyataan. Segala persyaratan sudah terpenuhi, tinggal menunggu restu Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Termasuk syarat kelengkapan administrasi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi untuk membentuk kecamatan baru di perbatasan yang sudah sesuai PP Nomor 78 Tahun 2007. Telah terpenuhi semua,” kata Anggota DPRD […]

  • Tak Bayar Pajak, Kendaraan Harus Ditilang

    Tak Bayar Pajak, Kendaraan Harus Ditilang

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Sutarmidji sangat mendukung dengan adanya razia pajak kendaraan yang dilakukan BPKPD Kalbar, Kamis (23/11). Razia di komplek Kantor Wali Kota Pontianak tersebut agar ASN juga taat pajak. “Kendaraan yang tidak bayar pajaknya ya harus ditilang,” tegasnya. Terkait ada motor dinas yang kedapatan tidak membayar pajak, kata Midji, Pemkot Pontianak akan […]

  • Suyanto Tanjung Tepis Kabar Minta Uang Rp600 Juta

    Suyanto Tanjung Tepis Kabar Minta Uang Rp600 Juta

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPD Hanura Provinsi Kalbar, Suyanto Tanjung menepis ihwal dirinya meminta uang sebesar Rp600 juta kepada salah satu anggota dewan dari Hanura, apabila ingin menjadi unsur pimpinan dewan. “Itu tidak benar. Menurut saya itu adalah fitnah,” tegas Suyanto Tanjung, kepada Lensakalbar.co.id, Selasa (7/1/2020). Namun, kata dia, ihwal tersebut perlu diluruskan. Karena itu, Suyanto […]

expand_less