Breaking News
light_mode

Walau PPKM, Satgas Pastikan Pelaku UMKM Tetap Operasioanal

  • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Keluhan pelaku usaha terkait berbagai pembatasan dalam kegiatan berusaha di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pun direspons oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, Rabu (21/7/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Bernard Saragih membantah bahwa PPKM berakibat pada tutupnya usaha mikro dan kecil (UMKM) secara total. Sektor usaha yang satu ini dipastikan dia tetap buka dengan berbagai protokol kesehatan dan aturan pembatasan.

“Di Instruksi Bupati Sintang sebenarnya sudah diatur. Pelaku usaha bisa buka lengkap dengan aturannya. Saya juga berpesan kepada semua pelaku usaha agar membaca dan mempelajari setiap surat edaran yang diberikan. Jangan surat edaran diterima lalu masuk ke laci meja. Sehingga tidak ada alasan, belum di kasi tau,” katanya.

Ia juga sedikit menyinggung perihal Hotel My Home yang tetap menyediakan fasilitas untuk pertemuan di tempatnya.

Karenanya, Saragih pun meminta agar kegiatan yang menggunakan ruangan di Hotel My Home, agar sebelumnya meminta surat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Martin Nandung menyampaikan agar semua pelaku usaha tidak main kucing-kucingan dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang.

Ia pun meminta agar semua pelaku usaha bekerja sama dengan baik dengan pemerintah. Tanpa memandang besar kecilnya usaha, kerja sama tersebut diharapkan dia agar tidak terjadi gesekan di tengah masyarakat.

“Aturan PPKM Mikro harus dipelajari dan dipahami dan dilaksanakan oleh pelaku usaha. Kami berharap kesadaran masyarakat tidak karena adanya satgas, tetapi muncul dari hati nuraninya. Kami akan tetap humanis dan persuasif dalam melaksanakan tugas di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sintang, Erwin Simanjuntak menyampaikan kepada setiap masyarakat saat mengurus perizinan, pihaknya selalu kami sosialisasikan aturan PPKM.

“Kami menganggap perlu ada sanksi dan penghargaan kepada para pelaku usaha. Sanksi perlu diterapkan sesuai tahapannya,” ujarnya.

Dunia usaha, ditegaskan dia, juga harus tetap bertahan di saat pandemi ini. Karena menurutnya negara perlu dunia usaha tetap bertahan di tengah pandemi. Namun, diingatkan dia juga agar tetap dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk menghindari penularan Covid-19 yang lebih luas. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Hanya Terapkan Sistem Zonasi, Dewan Juga Minta Dilakukan Pemerataan Kualitas Guru

    Jangan Hanya Terapkan Sistem Zonasi, Dewan Juga Minta Dilakukan Pemerataan Kualitas Guru

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Sintang dan sekitarnya kembali menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP, dan SMA dengan sistem zonasi sebagai upaya meratakan sebaran peserta didik. Namun, Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan menilai masih ada hal yang wajib diperbaiki dalam sistem zonasi tersebut. Menurut Sandan, selain upaya pemerataan sebaran siswa, namun Pemerintah Kabupaten Sintang […]

  • Tetaplah Kompak dan Harumkan Nama Daerah

    Tetaplah Kompak dan Harumkan Nama Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman sayur mayur dan toga, holtikultura hingga peternakan dan perikanan berhasil dilaksanakan. Pasalnya, berbagai produk segar dan produk olahan hasil rumah tangga pun dipasarkan. Tujuan dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan membantu perekonomian keluarga tercapai. Ihwal ini dapat dilihat di Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur. Dimana […]

  • Gelar Rapat Paripurna, 8 Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2021

    Gelar Rapat Paripurna, 8 Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2021

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang II dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Sintang Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021, Rabu (6/7/2022). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sintang inipun dipimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Heri Jambri dan […]

  • Percepat Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang

    Percepat Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Fasilitas Pemerintah Provinsi Kalbar Dalam Pengalihan dan Penghapusan Aset (BMN/BMD) dalam Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik Kabupaten Sintang dan PLBN Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Jumat (14/6/2019). Rakor tersebut seiring dikeluarkannya Intruksi Presiden […]

  • Wabup Pagi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

    Wabup Pagi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Sabtu (1/10/2022). Pada kesempatan tersebut, H Muhammad Pagi bertindak sebagai inspektur upacara. Adapun upacara ini diikuti seluruh ASN dan OPD dan Forkopimda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Untuk diketahui, upacara Kesaktian Pancasila di Mempawah mengusung tema […]

  • Sering Macet, Tanjung Raya II Butuh Ini…

    Sering Macet, Tanjung Raya II Butuh Ini…

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ruas Jalan Tanjung Raya  II, Kecamatan Pontianak Timur kini tidak mampu lagi menampung jumlah kendaraan. Setiap hari padat merayap, terutama pada sore dan malam hari. Kendaraan bermotor nampak tidak berjalan di ruas tersebut. Apalagi pada Sabtu. Kondisi ini juga diperparah dengan menjamurnya pedagang buah musiman, terutama durian. Selain jalan yang sempit dan digunakan […]

expand_less