Breaking News
light_mode
OPD

Bagikan 2.818 Al-Quran

  • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Sintang siap menyalurkan 2.818 eksemplar Al-Quran hasil sumbangan donatur ke 165 titik. Ihwal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi buta aksara Al-Qur’an di kabupaten itu.

Ketua ICMI Orda Sintang, Kurniawan mengatakan bahwa lebih dari 60 persen umat Muslim di Indonesia masih belum bisa membaca Al-Quran atau buta aksara Al-Quran. Sedangkan yang dapat membaca Al-Quran dengan lancar hanya di angka 20-25 persen, termasuk di Sintang.

“Ini permasalahan yang sangat mendasar, memilukan, mungkin juga memalukan bagi kita semua,” ucap Kurniawan, Selasa (20/4/2021).

Guna memerangi buta Al-Quran ini, ICMI Orda Sintang pun menggagas wakaf 1001 Al-Quran. Gerakan ini ialah upaya untuk menghimpun dan menyalurkan Al-Quran ke seluruh Sintang.

“Sampai hari ini kami berhasil mengumpulkan 2.818 Al-Quran. Ini 3 kali lipat dari target awal. Dan ini tanda bahwa umat kita sebenarnya sangat mudah untuk diajak dalam sebuah gerakan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri,” katanya.

Olehkarenanya, Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada donatur, baik itu perorangan, kelompok, maupun instansi yang telah menyumbangkan Al-Quran.

“Nantinya Al-Quran ini akan kita sebar ke 165 titik yang membutuhkan. Terdiri dari Masjid, Surau, Pondok Pesantren, maupun Rumah Sakit,” ujarnya.

Kurniawan berharap wakaf 1001 Al-Quran ini dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi buta Al-Quran yang dinilainya bisa menjadi penghambat dalam mewujudkan masyarakat yang religius di Kabupaten Sintang.

“Kita harap ke depannya wakaf 1001 Al-Quran bisa menjangkau seluruh Masjid di Kabupaten Sintang,” katanya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan sudah ada beberapa gerakan baik dalam kerangka keagamaan yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan di Sintang. Seperti yang dilakukan oleh Pasukan Amal Saleh (Paskas) dengan infak beras untuk disalurkan kepada orang tidak mampu. Juga ada progam dana peduli umat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sintang. Termasuk juga Wakaf Al-Quran yang digagas oleh ICMI Orda Sintang.

“Kegiatan yang sepertinya kecil, kalau dilakukan bersamaan akan menghasilkan dampak yang besar sekali bagi umat Islam di Sintang. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Sehingga apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dapat terpenuhi seluruhnya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Gathering, Silaturahmi KPU dan Pers Sukseskan Pemilu 2019

    Media Gathering, Silaturahmi KPU dan Pers Sukseskan Pemilu 2019

    • calendar_month Rab, 19 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang, menggelar Media Gathering Pemilu Serentak 2019, dengan menghadirkan belasan jurnalis dari Media Cetak, Elektronik dan Online, Rabu (19/12/2019) di Cafe Dhea Sintang. Adapun isu yang dibahas dalam kegiatan tersebut  hanya seputar tahapan – tahapan Pemilu 2019 yang telah dan sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang sebagai […]

  • Anggota DPRD Harus Punya Kemampuan, Pengetahuan dan Attitude yang Baik

    Anggota DPRD Harus Punya Kemampuan, Pengetahuan dan Attitude yang Baik

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilu tahun 2024 telah menghadirkan wajah-wajah baru dengan beragam latar belakang profesi anggota DPRD Kabupaten/Kota terpilih yang tidak hanya berasal dari kalangan politisi semata. Hal inipun diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus ketika membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada rapat paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Sintang periode 2024-2029 atas […]

  • SK PBSI Sintang Sudah Siap, Cuma Belum Ditandatangani

    SK PBSI Sintang Sudah Siap, Cuma Belum Ditandatangani

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sintang, H Iwan Purwanto menyatakan bahwa SK kepengurusan PBSI Sintang periode 2019-2023 sudah siap. Hanya saja, belum ditandatangani oleh Ketua Umum PBSI. “SK-nya sudah siap, cuma belum ditandatangani Ketum PBSI Kalbar, karena beliau masih ada kegiatan di Jakarta,” kata H Iwan Purwanto, Jumat (19/7/2019). Tetapi, […]

  • Peringatan Maulid, Bupati Ajak Rakyatnya Teladani Nabi Muhammad

    Peringatan Maulid, Bupati Ajak Rakyatnya Teladani Nabi Muhammad

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H digelar di Masjid Jamiatul Anwar, Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (9/10/2022). Pada kegiatan tersebut, panitia setempat mendatangkan Syekh Anas Said Azzu’bi dan dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina serta dihadiri seluruh jamaah di desa tersebut. Bupati Erlina berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum kita […]

  • Program KB Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

    Program KB Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan Program Keluarga Berencana (KB) harus tetap berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19. “Harus ada langkah inovasi untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan membangun keluarga sejahtera,” ujarnya saat syuting video Ucapan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 tahun 2020 di Kantor Wali Kota, Rabu (17/6/2020). Ia menyebut, berdasarkan data […]

  • Bupati Mempawah Didemo Ratusan Nelayan

    Bupati Mempawah Didemo Ratusan Nelayan

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan nelayan yang terdampak Pelabuhan Internasional-Terminal Kijing menggelar aksi damai di Kantor Bupati Mempawah dan DPRD, Senin (21/9/2020) pukul 10.00 WIB. Aksi damai tersebut dipimpin Laskar Pemuda Melayu (LPM) Mempawah dan ratusan nelayan. Mereka mempertanyakan kompensasi dari PT Pelindo II/IPC Sungai Kunyit atas aktivitas pembangunan pelabuhan yang berdampak merugikan nelayan dalam mencari nafkah. […]

expand_less