Breaking News
light_mode
OPD

Pansus Soroti CSR, HGU dan IUP di 3 Perusahaan Perkebunan

  • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang yang tergabung dalam panitia khusus (Pansus) melalukan kunjungan kerja (Kunker) ke tiga perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Sintang.

Para wakil rakyat itu pertama mendatangi PT PSL di Kecamatan Sui Tebelian. Kedua, PT SAM Kecamatan Binjai Hulu, dan ketiga PT ASL Kecamatan Kelam Permai, Selasa (4/5/2021).

“Kami ingin melihat sejauh mana CSR, dan perizinan yang dikantongi masing-masing perusahaan. Apakah sudah sesuai dengan peraturan yang ada atau belum,” ungkap Ketua Pansus DPRD Sintang, Toni.

Ketua Pansus DPRD Sintang, Toni beserta rombongannya melalukan kunjungan kerja ke PT SAM, Sabtu (1/5/2021)

Dari hasil peninjauan, ungkap Toni, PT SAM secara keseluruhan CSR PT SAM disalurkan tepat sasaran. Begitu juga dengan IUP, HGU dan kepentingan masyarakat sekitar sudah hampir komplit.

“Indikator pertama kami melakukan Pansus ke PT SAM setelah rapat di DPRD dan dinas terkait disampaikan bahwa konstribusi PT SAM kepada Pemda sangat-sangat Luar biasa. Dan beberapa perizinan yang di amanahkan oleh UU mereka bisa lakukan dengan baik supaya menjadi contoh perusahaan lain di Kabupaten Sintang,” katanya.

Olehlarenanya, Toni mengingatkan kepada perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan di Kabupaten Sintang agar melengkapo segala perizinan sesuai aturan yang ada.

Pansus DPRD Sintang melakukan kunjungan kerja ke PT ASL di Kecamatan Kelam Permai, Senin (3/5/2021)

“Jadi, perusahaan yang belum mengurus HGU saya minta segera diurus dengan baik, vegitu juga IUP-nya yang belum sesuai dengan peruntukan pendapatan area lahannya harus direvisi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” pinta Toni.

Menurut Toni, pihaknya akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat, salah satunya adalah pengawasan. Artinya, setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, tentunya harus berdampak pada kepentingan masyarakat. Begitu juga dengan perusahaan yang ada di Sintang ini.

Karena itu, Toni berharap seluruh perusahaan perkebunan di Kabupaten Sintang agar memproses HGU tanah inti dan plasma.

“Dan manakala ada IUP yang harus di revisi supaya cepat di revisi. Pansus ini dilakukan supaya nanti sampai pada saatnya tahun 2024 semua hal-hal yang di amanahkan UU bisa diproses dengan baik oleh perusahaan tersebut,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Apresiasi Kuala Secapah Wakili Mempawah di Lomba Keluarga Sehat Kalbar

    Bupati Erlina Apresiasi Kuala Secapah Wakili Mempawah di Lomba Keluarga Sehat Kalbar

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, membuka kegiatan penilaian Lomba Gerakan Keluarga Sehat Tangguh dan Tumbuh Berkualitas (GKSTTB) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin (10/11/2025). Bupati Erlina menyampaikan rasa bangga karena Kuala Secapah terpilih mewakili Kabupaten Mempawah pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut. Ia menilai capaian itu bukan hanya keberhasilan […]

  • Jadi Agenda Tahunan, Wagub Kalbar Ajak Lestarikan Budaya Naik Dango

    Jadi Agenda Tahunan, Wagub Kalbar Ajak Lestarikan Budaya Naik Dango

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai bentuk syukur kepada sang pencipta “Jubata”, perayaan Naik Dango atau Gawai Dayak merupakan event yang selalu dinantikan oleh masyarakat adat Dayak. Perayaan inipun menjadi agenda tahunan yang selalu digelar oleh masyarakat. “Perayaan ini telah tumbuh, berkembang dan mengakar sebagai kekayaan tradisi budaya yang harus tetap dipertahankan dan dilestarikan karena banyak terkadung nilai-nilai […]

  • Manuver Politik PAN untuk PDIP?

    Manuver Politik PAN untuk PDIP?

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 masih setahun lagi, partai politik sudah mulai “memanaskan” mesin politiknya. Terutama partai yang memiliki kursi terbanyak di legislatif. Mereka (parpol) mulai gerilya mencari sosok yang akan diusung dan didukung menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sintang. Partai politik yang mulai membicarakan perisapan Pilkada 2020, di antaranya Partai NasDem, […]

  • Jembatan dari Serawai ke Ambalau Banyak Rusak, Minta Pemerintah Segera Perbaiki

    Jembatan dari Serawai ke Ambalau Banyak Rusak, Minta Pemerintah Segera Perbaiki

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang diharapkan segera menangani beberapa titik jembatan dari Kecamatan Serawai menuju Kecamatan Ambalau. Ini penting karena kondisinya banyak lapuk dan roboh, sehingga menghambat aktivitas masyarakat. “Ada yang roboh dan ada yang sudah tudak layak dilalui jembatan dari Serawai menuju Ambalau. Tolong lah ini diperhatikan pemerintah daerah,” ucap Zulkarnain, anggota Dewan Perwakilan […]

  • Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-78: Polres Mempawah Berikan Bansos dan Resmikan Fasilitas Air Bersih di SDN 10 Anjongan

    Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-78: Polres Mempawah Berikan Bansos dan Resmikan Fasilitas Air Bersih di SDN 10 Anjongan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri pemberian bansos serta peresmian penggunaan fasilitas air bersih siap konsumsi yang digelar pada acara Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-78 di SDN 10 Anjongan, Kecamatan Anjongan, Senin (1/7/2024). Pj Bupati Mempawah Ismail mengapresiasi atas peresmian infiltrasi air bersih di sekolah yang terprogram dari Polres Mempawah karena sangat membantu masyarakat […]

  • Dampak Rob, Puluhan Ton Ikan di Mempawah Mati

    Dampak Rob, Puluhan Ton Ikan di Mempawah Mati

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasang air laut atau Rob menjadi petaka bagi sebagian petani keramba di Sungai Mempawah, Selasa (7/12/2021) pagi. Pasalnya, puluhan ton ikan mas mati akibat intrusi air laut. Situasi itu menyebabkan para petani keramba di Kota Mempawah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah seorang petani keramba di Sungai Mempawah, Oni Herwanda tak menyangka […]

expand_less