Breaking News
light_mode

Total Tunggakan Peserta BPJS Mandiri Kelas I,II, dan III Capai Rp16 Miliar

  • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala BPJS Cabang Sintang, Eka Susilamijaya mengatakan bahwa berdasarkan datanya, jumlah peserta mandiri BPJS Kesehatan di tahun 2020 mencapai 61,6 persen dari jumlah penduduk.

Sementara, untuk jumlah peserta yang menunggak iuran untuk kelas III itu sebanyak 15 ribu jiwa di tahun 2020. “Ini baru kelas III, belum lagi kelas I dan II. Tapi kami terus menerus mengingatkan peserta untuk membayar iuran, bahkan bisa dilakukan secara kolektif. Total tunggakan Rp16 miliar di tahun 2020,” ungkapnya.

Adapun jumlah peserta BPJS Kesehatan yang tidak membayar di tahun 2020, menurut Eka, mencapai 23.111 jiwa. Dan tahun 2021 sudah mencapai 23. 390 jiwa.

“Data kami juga menunjukan, justru tunggakan itu terjadi di Kecamatan Sintang yang sebenarnya tidak ada masalah akses pembayaran,” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Eka Susilamijaya.

Selain itu, kata Eka, pihaknya juga membuka pelayanan melalui aplikasi whatsapp dan telegram untuk mengurangi tatap muka. Ada 8 desa yang belum melaporkan data JKN-KIS kepada kami.

“Dalam hal tunggakan, akan kami pertimbangkan untuk memberikan program relaksasi, namun tentu perlu kajian terlebih dahulu. Kami juga menemukan, banyak nomor handphone peserta yang sudah tidak bisa dihubungi,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Ridwan Tony Hasiholan Pane menyampaikan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN-KIS di Kabupaten Sintang.

“Kami membuka pengaduan dalam hal pelayanan kesehatan sampai ke Puskesmas. Kami mendorong badan usaha dari kota sampai kecamatan untuk bergabung sebagai peserta BPJS. Soal tunggakan, keluhan mereka adalah akumulasi tunggakan yang membuat peserta merasa berat untuk membayar. Misalnya tunggakan sampai dua tahun. Saran saya ada pengurangan atau pengampunan. Seperti ada program pengampunan pajak begitulah. Atau ada strategi lainnya,” ujarnya.

Kepala Seksi Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Memi Sukaesih menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Hingga saat ini sudah 52 persen data yang sudah diperbaharui. Data peserta BPJS PBI semua wajib masuk dalam DTKS, saat ini masih terus diperbaiki. Dalam proses perbaikan tersebut, banyak yang dinonaktifkan yakni sekitra 2000 peserta. Ada juga yang belum masuk dalam DTKS ini seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan disabilitas masih banyak masuk ke dalam DTKS,” katanya.

Data peserta JKN-KIS setiap desa, diakuinya sudah di informasikan kepada seluruh desa untuk mengupdate data mereka, supaya data yang kita kumpulkan menjadi valid.

“Manakala operator desa sedang memperbaiki data, keluhan mereka adalah NIK dan nomor KK yang tidak sesuai. Banyak masyarakat yang belum ada NIK dan KK, sehingga saat dimasukan ke dalam aplikasi DTKS, ditolak oleh sistem,” tuturnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang H. Sri Tanyono menyampaikan Dukcapil merupakan penyedia data dalam hal DTKS ini.

“DTKS wajib sesuai antara NIK dan KK. Kalau tidak sesuai, maka tidak terbaca oleh aplikasi. Kami siap membantu Dinas Sosial untuk memperbaiki DTKS ini. Soal ada masyarakat yang belum ada NIK dan KK, kami siap membantu termasuk warga yang ODGJ. Untuk membereskan soal data seperti ini, kami membuka konsultasi manual dan kami yakin 1 x 24 jam bisa selesai dan data bisa terkoneksi dan terintegrasi dengan DTKS,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus DBD Meningkat, Dewan Ajak Masyarakat Donor Darah

    Kasus DBD Meningkat, Dewan Ajak Masyarakat Donor Darah

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen mengatakan, peran Palang Merah Indonesia (PMI) cukup sentral, mengingat keberadaan PMI erat kaitannya dengan ketersediaan stok darah. Karenanya, kata Lim Hie Soen, keberadaan PMI diibaratkan rumah dari stok darah. “Harus disadari, ketersediaan transfusi darah sangat diperlukan dalam penanganan kesehatan. […]

  • Disporapar Matangkan Pelaksanaan Bupati Cup 2023
    OPD

    Disporapar Matangkan Pelaksanaan Bupati Cup 2023

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Sintang tengah mempersiapkan pertandingan sepak bola Bupati Cup 2023. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika menjelaskan bahwa beberapa tahun pelaksanaan Bupati Sintang Cup tidak dilaksanakan karena masih pandemi Covid-19, sehingga baru tahun 2023 ini kembali bisa dilaksankan. “Tahun 2023 ini menjadi kelima kalinya perhelatan Bupati Sintang […]

  • PKK Pontianak Borong Empat Penghargaan Tingkat Provinsi Kalbar

    PKK Pontianak Borong Empat Penghargaan Tingkat Provinsi Kalbar

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak kembali mengukir prestasi. Kali ini, berhasil meraih empat kategori Lomba Penilaian Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bangga Kencana Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022. Prestasi dimaksud adalah Peringkat 1 kategori Pelaksana Terbaik PKK Bangga Kencana Kesehatan yang diraih oleh Kecamatan Pontianak Tenggara, Peringkat […]

  • Pj Bupati Dukung Proyek Perubahan Peserta PKN Tingkat II

    Pj Bupati Dukung Proyek Perubahan Peserta PKN Tingkat II

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail mendukung agen-agen perubahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Ihwal inipun diungkapkannya saat menerima audiensi 2 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yakni Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Raja Fajar Azansyah dan Kepala Bappeda Kabupaten Mempawah Ami Febriyanto di ruang kerjanya, Senin (29/7/2024). Kedatangan keduanya dalam […]

  • Ciptakan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera, Erlina Minta Kades dan BPD Kompak

    Ciptakan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera, Erlina Minta Kades dan BPD Kompak

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan aparatur pemerintahan desa se-Kabupaten Mempawah mengikuti kegiatan pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa dalam Bidang Manajemen Pemerintahan Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPM Pemdes) Kabupaten Mempawah di Aula Wisma Chandramidi, Selasa (30/7/2019). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina. Turut […]

  • Bangun Klinik Inovasi ‘Kite Bise’ Upaya Tingkatkan Inovasi Daerah

    Bangun Klinik Inovasi ‘Kite Bise’ Upaya Tingkatkan Inovasi Daerah

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bappeda Kota Pontianak melalui bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menjalin kerja sama peningkatan inovasi daerah dengan Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) Universitas Tanjungpura lewat Klinik Inovasi Bersama ‘Kite Bise’. Klinik Inovasi ini akan jadi ruang kolaborasi dan pemantapan inovasi perangkat daerah Kota Pontianak dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kepala Bidang Litbang Bappeda Kota […]

expand_less