Breaking News
light_mode

Sekda Minta Eks Pejabat yang Belum Kembalikan Modin, Ditertibkan!

  • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah meminta kepada instansi terkait melakukan penertiban terhadap kendaraan dinas yang tidak sesuai ketentuannya, serta memberikan sanksi berupa teguran atau peringatan.

Hal ini disampaikan Sekda Sintang, Yosepha Hasnah ketika membuka pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Teknis Penilaian Barang Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Aula Balai Praja, Kantor Bupati Sintang, Rabu (7/4/2021).

“Khusus kendaraan dinas yang digunakan tidak sesuai ketentuan, saya minta dilakukan penertiban, buat teguran atau peringatan. Bagi para pensiunan atau mantan pejabat yang belum mengembalikan kendaraan dinasnya agar dilakukan pendekatan dan diberikan surat teguran atau peringatan untuk mengembalikan kendaraan tersebut, agar kedepan tidak menjadi persoalan bagi kita dan mereka,” tegas Sekda Sintang.

Begitu juga dengan aset milik daerah berupa tanah dan bangunan. “Saya minta ini dilakukan pengamanan, baik pengamanan adminitrasi maupun pengamanan fisiknya. Tanah yang belum ada Sertifikat, segera usulkan ke BPKAD untuk proses pensertifikatan, pasang patok batas, pastikan luas dan batas tanahnya dan jangan lupa dipelihara dan ditata keindahannya,” katanya.

Selain itu, Yosepha juga meminta agar pencatatan, pembukuan dan pelaporan dilakukan sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku, surat-surat dan dokumen penting agar disimpan dengan baik sepanjang barang milik daerah masih digunakan.

“Terhadap barang yang sudah rusak berat agar diusulkan untuk dilakukan penghapusan agar tidak menjadi catatan tanpa manfaat. Itulah beberapa catatan penting yang menurut saya harus menjadi perhatian kita bersama, dan semoga melalui pelatihan teknis ini mampu menjawab beberapa catatan penting tersebut, khususnya terkait dengan penilaian, pencatatan, pemanfaatan dan pemindahtanganan barang milik daerah,” ungkapnya.

“Kepada narasumber dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas perkenan bapak-bapak datang ke Sintang, untuk membagi pengetahuan dan pengalaman dalam rangka penilaian atau penaksiran barang milik daerah,” tuturnya.

Walau demikian, Sekda Yosepha berharap hubungan kerjasama yang baik ini terus terjaga dan dapat ditingkatkan lagi untuk kegiatan-kegiatan lainnya.

“Ya, paling tidak masih ada ruang kosong di daerah yang harus tetap diisi, khususnya terkait dengan penilaian barang milik daerah berupa tanah dan bangunan yang tetap harus menggunakan penilai, baik penilai pemerintah maupun penilai publik, karena pemerintah daerah sampai saat ini belum memiliki Pejabat Fungsional Penilai Barang Milik Daerah walaupun Permendagrinya sudah memungkinkan,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 70 Persen Perusahaan di Sintang Sudah Sediakan Tanah Kas Desa
    OPD

    70 Persen Perusahaan di Sintang Sudah Sediakan Tanah Kas Desa

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa hampir 70 persen perusahaan perkebunan di wilayah tersebut telah merealisasikan penyediaan tanah kas desa. Namun, masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum memenuhi kewajiban tersebut karena berbagai kendala. Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan Distanbun Sintang, Arif Setya Budi, mengungkapkan bahwa meskipun belum hafal jumlah pasti desa […]

  • Pelayanan Publik di Sintang Masuk Zona Merah

    Pelayanan Publik di Sintang Masuk Zona Merah

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Kalbar menilai, pelayanan publik di Kabupaten Sintang masuk Zona Merah. Dari 13 dinas, hanya satu dinas yang masuk Zona Kuning, yakni Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). “Prouk pelayanan publik yang dinilai terdiri atas 50 iten. Nilai rata-ratanya 39,28,” kata Asisten Muda Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan […]

  • Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mewujudkan suatu desa menjadi desa mandiri tidak hanya mesti mengandalkan dana desa, karena tidak akan dapat memenuhi 52 idikatornya. “Jangan berharap dengan dana desa, itu tidak mungkin. Saya sudah hitung dengan 52 indikator 1 Desa sangat tertinggal bisa menjadi Desa Mandiri ketika investasi di situ diperlukan antara Rp20 sampai 40 miliar, sementara […]

  • Edi Sebut Nilam 7 Layak jadi Role Model

    Edi Sebut Nilam 7 Layak jadi Role Model

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gang Nilam 7 Kelurahan Sungai Jaw Kecamatan Pontianak Kota seketika ramai dikerumuni warga. Pasalnya, gang yang berlokasi di Jalan Prof Dr Hamka itu menggelar Kenduri Durian yang dihadiri Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Sabtu (27/8/2022). Kenduri durian digelar oleh sebuah komunitas, Gerakan Ayo Menanam (Geram) yang tergabung di Kampung Sayur Nilam 7. […]

  • AKBP Adhe Hariadi Ajak Masyarakat Ramaikan Tabligh Akbar Ustadz Das’ad Latif di Mapolres Sintang

    AKBP Adhe Hariadi Ajak Masyarakat Ramaikan Tabligh Akbar Ustadz Das’ad Latif di Mapolres Sintang

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi mengajak seluruh Umat Islam di Kabupaten Sintang untuk mengikuti Tabligh Akbar di Halaman Mapolres Sintang, besok, Minggu (3/11/2019) malam. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 dan syukuran PAM Pemilu 2019. “Kita harap masyarakat agar beramai-ramai menghadiri dan menyaksikan tabligh akbar yang akan kami […]

  • Puluhan Kali Gunakan JKN-KIS, Asep Tetap Dapatkan Pelayanan Maksimal

    Puluhan Kali Gunakan JKN-KIS, Asep Tetap Dapatkan Pelayanan Maksimal

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terus dilakukan BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS. Hal itu pun berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat berobat dengan menggunakan kartu JKN-KIS. Tampak dari data yang dimiliki BPJS Kesehatan, kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan berobat dengan menggunakan kartu JKN-KIS terus mengalami peningkatan. Asep Adiwijaya (34), salah satu peserta JKN-KIS asal Kecamatan […]

expand_less