Breaking News
light_mode

Pontianak Potensi jadi Kota Digital

  • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berbagai produk UMKM dipamerkan di Kampung Digital Gang H Mursyid Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan. Produk-produk UMKM tersebut selain dipasarkan secara langsung, juga memanfaatkan teknologi digital melalui marketplace di website waroengkite.id. Dunia digital saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat terutama di tengah pandemi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan keberadaan kampung digital ini bisa memajukan aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi kreatif. Kampung Digital Gradasi ini bisa dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan perekonomian dan lainnya.

“Semoga Kota Pontianak bisa menjadi salah satu Kota Digital di Indonesia yang akan dicanangkan ke depan,” ujarnya usai meresmikan Kampung Digital Gradasi, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, Kota Pontianak memiliki peluang menjadi kota digital di Indonesia sebab dari data pengguna IT di kota ini mempunyai potensi besar. Ia berharap kampung digital ini bisa berkontribusi dalam memberikan pelatihan-pelatihan bagaimana mendapatkan informasi, bertukar informasi termasuk produktivitas yang bisa dilakukan.

“Hal ini sejalan dengan upaya program smart city di Pontianak,” ungkapnya.

Konsep kampung digital gradasi ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui pelatihan terhadap pelaku usaha dengan memberikan edukasi dan bantuan dalam meningkatkan kualitas produksi termasuk digitalisasi. Selain itu keterlibatan BKKBN juga dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Dengan edukasi dan kegiatan ekonomi kreatif sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” kata Edi.

Kampung digital gradasi merupakan bentuk kolaborasi bersama pelaku UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti e-commerce waroengkite.id.

“Dengan demikian akan semakin dikenal masyarakat luas sehingga pemanfaatan IT dalam memasarkan produk UMKM kian berkembang,” sebutnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton memberikan dukungan penuh terhadap kampung digital. Ia berharap kebaradan kampung digital ini bisa memberikan wawasan masyarakat sekitar Kampung KB untuk bisa berinteraksi dengan dunia luar.

“Pada akhirnya bisa berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Dengan dukungan Wali Kota Pontianak, dirinya meyakini kampung KB percontohan yang dikolaborasikan dengan kampung digital bisa berkembang dengan baik.

“Kampung KB bukan hanya milik BKKBN tetapi milik semua instansi dan mitra agar bisa membangun dan mengembangkan kampung KB,” pungkasnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kado Awal Tahun 2020, Pemkab Mempawah Sabet Dua Penghargaan

    Kado Awal Tahun 2020, Pemkab Mempawah Sabet Dua Penghargaan

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di awal tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Mempawah memperlihatkan prestasi, kualitas, dan kinerja sumber daya manusia (SDM) -nya. Pasalnya Rabu (12/2/2020), kabupaten itu menerima dua penghargaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Dua penghargaan itu berdasarkan bidang pengawasan yakni, Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Kapabilitas Aparat […]

  • Deklarasi P5 Program Sekolah Penggerak SMP
    OPD

    Deklarasi P5 Program Sekolah Penggerak SMP

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mendeklarasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Program Sekolah Penggerak Sekolah Menengah Pertama Angkatan 1, 2 dan 3 se Kabupaten Sintang di Gedung Pancasila Sintang Rabu (15/11/2023). Hadir pada deklarasi tersebut Yustinus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang, Kepala […]

  • Dinilai Memecah Belah Keutuhan NKRI, GMNI Sintang Tolak Aksi People Power

    Dinilai Memecah Belah Keutuhan NKRI, GMNI Sintang Tolak Aksi People Power

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sintang, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang, Rabu (22/5/2019) sore, untuk mendukung kinerja Bawaslu dan KPU pasca Pemilihan Umum tahun 2019. Kedatangan mereka ke Bawaslu Sintang sebagai bentuk menolak adanya upaya People Power yang dilakukan oleh sekolompok orang yang ingin […]

  • Segera Dipatenkan, Sambal Ikan Lais jadi Makanan Khas Sintang

    Segera Dipatenkan, Sambal Ikan Lais jadi Makanan Khas Sintang

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM  berencana akan mematenkan sejumlah makanan khas Sintang, salah satunya salah sambal ikan “Lais“. Langkah itu dilakukan agar makanan tersebut tidak diklaim daerah lain. Selain itu juga untuk melestarikan makanan-makanan khas daerah, khususnya di Kabupaten Sintang. ” Rencananya sambal ikan “Lais” yang akan kita […]

  • Aksi Tanam Pohon PKK untuk Wujudkan Revolusi Hijau

    Aksi Tanam Pohon PKK untuk Wujudkan Revolusi Hijau

    • calendar_month Sel, 27 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie melakukan aksi penanaman pohon bersama di kawasan halaman Rektorat IKIP PGRI Pontianak. Bibit pohon yang ditanam adalah alpukat didampingi pengurus TP-PKK Provinsi Kalbar, Pengurus TP PKK Kota Pontianak, Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Pontianak serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar. “Hari ini […]

  • Dewan Minta Pemkab Mempawah Tunda Proses Belajar Tatap Muka

    Dewan Minta Pemkab Mempawah Tunda Proses Belajar Tatap Muka

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah, Dedi Hariyadi meminta agar Pemerintah Kabupaten Mempawah menunda proses belajar mengajar tatap muka. Hal itu dilakukan agar memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. “Demi keselamatan anak didik, guru, tenaga kependidikan dan seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah, sebaiknya proses belajar mengajar tatap muka ditunda dulu, hingga […]

expand_less