Breaking News
light_mode

Updating Data Penduduk Miskin Agar Program Tepat Sasaran

  • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan mulai melakukan updating atau pemutakhiran data penduduk miskin di Kota Pontianak. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap pendataan ini bisa lebih akurat.

“Sehingga program penanggulangan kemiskinan di Kota Pontianak bisa tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujarnya usai rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, pendataan ulang ini perlu dilakukan karena di masa pandemi ini tidak sedikit masyarakat yang sebelumnya tidak termasuk kategori miskin, sekarang jatuh miskin. Berdasarkan data, jumlah penduduk miskin tahun 2017 sebanyak 5,31 persen. Kemudian tahun 2018 turun menjadi 5 persen dan 2019 kembali turun 4,88 persen. Tapi dikarenakan masa pandemi, jumlah penduduk miskin diperkirakan terjadi lonjakan.

“Tahun 2021 diperkirakan jumlah penduduk miskin meningkat dua kali lipat atau sekitar 68 ribu jiwa, tapi akan kami cross check di lapangan agar sesuai fakta,” katanya.

Kendati demikian, Bahasan menilai fakta data di lapangan mengenai penduduk miskin yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) banyak yang tidak sesuai dengan kondisi ril di lapangan. Hal itu terjadi karena terkadang penduduk miskin yang terdata bukan penduduk asli Kota Pontianak, melainkan mereka menumpang dengan sanak keluarga untuk pendaftaran BPJS Kesehatan sehingga diklaim sebagai warga Pontianak.

“Jadi untuk ke depannya pendataan ini akan kami sempurnakan karena diharapkan pelayanan bagi masyarakat tepat sasaran,” tutur Bahasan.

Anggaran program pemberdayaan pengentasan kemiskinan sudah dialokasikan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan anggaran dari pemerintah pusat juga banyak. Namun untuk merealisasikannya, dibutuhkan kerja keras dan pembenahan agar bantuan yang digelontorkan diterima masyarakat yang memang membutuhkan.

“Oleh sebab itu pentingnya pendataan penduduk miskin ini,” pungkasnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Modus Penipuan Catut Nama Pejabat

    Waspada Modus Penipuan Catut Nama Pejabat

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akhir-akhir ini masyarakat resah dengan beredarnya modus penipuan yang mencatut nama sejumlah pejabat. Oknum penipu tersebut memanfaatkan jejaring media sosial (medsos) seperti Whatsapp (WA), Facebook, Instagram dan lainnya, sebagai media untuk melakukan modus penipuan. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menggunakan foto pejabat pada akun WA dan medsosnya dan berbicara seolah sebagai pejabat bersangkutan. Kepala […]

  • Di Sintang, dr Jani Tejo Terapkan Sistem Antri Online

    Di Sintang, dr Jani Tejo Terapkan Sistem Antri Online

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – BPJS Kesehatan Cabang Sintang mengembangkan sistem antrian online yang terhubung dengan Aplikasi Mobile JKN. Sistem antrian online adalah sistem antrian pelayanan fasilitas kesehatan berkelanjutan dan berbasis digital. “Manfaat dari sistem antrian online adalah kecepatan dan kepastian layanan. Sistem ini dapat mempersingkat waktu layanan peserta dengan mobilitas tinggi,” kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer […]

  • Menkumham Dukung Pembangunan Pelabuhan Kijing

    Menkumham Dukung Pembangunan Pelabuhan Kijing

    • calendar_month Kam, 21 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mempawah mendapat dukungan penuh dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly. Terutama progres pembangunan Pelabuhan Internasioanl Kijing. “Pelabuhan ini nantinya akan menjadi pelabuhan laut, yang menjadi potensi perkembangan ekonomi,” kata Yasonna Laoly saat berkunjung di Kabupaten Mempawah, Rabu (20/2/2019). Pelabuhan Kijing, kata Yasonna, merupakan pelabuhan bongkar […]

  • Pesparani Pertama Ajang Pembelajaran
    OPD

    Pesparani Pertama Ajang Pembelajaran

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Sintang, Agustinus Hatta mengajak semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pesparani Katolik Pertama yang digelar di Kabupaten Sintang ini bisa menjadi ajang pembelajaran untuk lebih baik lagi ke depannya. “Mari kita jadikan pembelajaran bersama baik itu dari rangkaian pembukaan, perlombaan, […]

  • Butuh Rontgen, USG, AC dan Sumor Bor

    Butuh Rontgen, USG, AC dan Sumor Bor

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rawat Inap di Kecamatan Dedai sudah dalam kondisi baik. Tetapi, beberapa fasilitas pendukungnya belum memadai, seperti Rontgen, Air Conditioning (AC) dan sumber air bersih berupa sumor bor. “Pada dasarnya Puskesmas ini sudah cukup baik ya. Hanya memang beberapa peralatan pendukung yang harus kita adakan,” kata Yosepha Hasnah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, ditemui usai meninjau Puskesmas Rawat Inap di Kecamatan Dedai,kemarin. Kondisi […]

  • Ilegal Loging di Patok G.647 – G.648, 5 Warga Malaysia Ditangkap Satgas Yonif 320/BP

    Ilegal Loging di Patok G.647 – G.648, 5 Warga Malaysia Ditangkap Satgas Yonif 320/BP

    • calendar_month Sen, 24 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Pamtas Yonif 320/BP berhasil mengamankan lima warga negara Malaysia di wilayah perbatasan Indonesia – Serawak. Tepatnya, di patok G.647 – G.648. Kelimanya, diduga melakukan aktifitas ilegal logging, Rabu (12/12/2018) lalu. Adapun kelima warga negara Malaysia yang diamankan Satgas Pamtas Yonif 320/BP, adalah: Leoni (15) Roby  (30) Willy (17) Langgong (50) Sanjan (65) […]

expand_less