Breaking News
light_mode

JKN-KIS, Solusi Atasi Penyakit Ringan Hingga Berat

  • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Nur Ubaidah (48), salah satu dari sekian banyak peserta JKN-KIS yang pernah merasakan manfaat dari hadirnya Program JKN-KIS. Perempuan paruh baya yang sering disapa Nur itu dari telah terdaftar bersama keluarganya untuk ikut serta dalam kepesertaan Program JKN-KIS di tempat suaminya bekerja. Ditemui di kediamannya, Nur tak segan membagikan pengalamannya tentang JKN-KIS.

“Saya pernah menggunakan fasilitas kesehatan kartu JKN-KIS saat menderita sakit Malaria dan harus dirawat selama seminggu di RSUD Ade M Djoen Sintang. Ketika itu, saya sempat khawatir dan memikirkan biaya pengobatannya. Namun ternyata ketika saya diperbolehkan pulang dan mengurus administrasi rumah sakit alhamdulillah tidak ada biaya sepeser pun yang dikeluarkan untuk biaya pengobatan saya. Selama menjalani perawatan, petugas di rumah sakit pun melayani dengan ramah dan saya merasa puas akan hal tersebut,” ungkap Nur.

Nur mengaku dirinya sering mendengar bahwa hingga saat ini sudah banyak masyarakat yang telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS. Banyak dari mereka yang menjalani pengobatan penyakit ringan hingga penyakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Bahkan, untuk masyarakat yang tidak mampu pemerintah mendaftarkan dan membayarkan iurannya sebagai peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

“Saya tidak pernah merasa dirugikan ketika gaji suami saya terpotong setiap bulannya untuk membayar iuran JKN-KIS, sebab jaminan pelayanan kesehatan ini prinsipnya gotong – royong, dimana peserta yang sehat dan rajin membayar iuran akan membantu yang sakit. Kalaupun kita tidak pernah memanfaatkannya karena sehat ya harus bersyukur, malah itu bisa sebagai amal ibadah kita kepada Allah SWT. Dan perlu diingat bahwa sakit itu datangnya tidak diduga sehingga memiliki kartu JKN-KIS dan rutin membayar iuran merupakan hal yang wajib untuk perlindungan diri kita sendiri dan keluarga,” katanya.

Selain itu, Nur juga meminta agar BPJS Kesehatan selalu update dengan pelayanan digitalisasinya sebab, sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kepastian pelayanan.

“Fitur aplikasi Mobile JKN ini ternyata sangat memudahkan peserta untuk pengurusan administrasi seperti mengganti fasilitas kesehatan, mengecek tagihan, memperoleh informasi tentang Hak dan Kewajiban Peserta dan mengisi skrining kesehatan. Ibaratnya semua kebutuhan tentang Program JKN-KIS sudah ada dalam satu genggaman lewat aplikasi ini. Dan ada satu hal lagi yang penting, ternyata kita tidak perlu khawatir lagi apabila lupa membawa kartu KIS, karena dengan menunjukan KIS Digital yang ada di Mobile JKN ini kita akan tetap bisa dilayani. Semakin hari terbukti program JKN-KIS dan BPJS Kesehatan ini semakin inovatif dan pelayanannya pun semakin berkualitas,” tutup Nur. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tips Hadapi Angin Puting Beliung

    Ini Tips Hadapi Angin Puting Beliung

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bencana puting beliung yang menghantam puluhan rumah warga di Desa Ampera Raya dan sejumlah lokasi di Kecamatan Sungai Ambawang pada Selasa (13/8/2019) menyisakan pekerjaan rumah. Tidak saja bagi pemerintah daerah, tapi juga bagi warga terdampak bencana, pengembang perumahan, dan korban lainnya. Bantuan untuk para korban telah disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada […]

  • Dorong Pemerintah Perhatikan Kawasan Desa

    Dorong Pemerintah Perhatikan Kawasan Desa

    • calendar_month Sen, 13 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan tingkat desa perlu perhatian serius agar Kabupaten Sintang lebih maju dan sejajar dengan daerah lain. Demikian kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi. Jika program percepatan pembangunan infra­struktur di desa menjadi prioritas, artinya pemerintah telah dianggap mengedepankan kepentingan masyarakat banyak, sehingga bisa menikmati pembangunan yang selama ini sangat nyata. […]

  • Tiba di Bumi Senentang, Bupati Jarot Minta 141 Jamaah Haji Segera Periksa Kesehatan

    Tiba di Bumi Senentang, Bupati Jarot Minta 141 Jamaah Haji Segera Periksa Kesehatan

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jangan pernah mengabaikan kesehatan, karena itu penting bagi kita semua. Apalagi, bagi 141 jamaah haji asal Kabupaten Sintang yang baru tiba di Bumi Senentang mesti secepat mungkin melakukan pemeriksaan kesehatannya. “Segera periksa kesehatan, untuk deteksi dini karena disana ada berbagai macam penyakit. Terlebih lagi bagi mereka yang sakit demam tinggi dan sudah minum […]

  • Edi Sebut Radio Mampu Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

    Edi Sebut Radio Mampu Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berbagai stasiun radio dari berbagai negara bertemu dalam agenda tahunan Temu Keluarga Pendengar Radio (TKPR) ke-7 di Hotel 95 Pontianak, Jumat (2/6/2023). Beberapa stasiun radio terkemuka antara lain RRI, Radio Taiwan International (RTI), Voice of America (VOA), Voice of Vietnam (VOV), Adventist World Radio (AWR), BBC Indonesia, Sonora, Volare, Radio Mujahidin dan stasiun-stasiun […]

  • Wagub Kalbar dan Bupati Mempawah Akui Pernah jadi Anak Kolong

    Wagub Kalbar dan Bupati Mempawah Akui Pernah jadi Anak Kolong

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan bersama Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri peringatan HUT ke-3 Anak Kolong (Ankol) Kodim 1201/Mph di Wisma Chandramidi Mempawah, Sabtu (3/9/2022). Pada kesempatan tersebut, Wagub Kalbar mengaku pernah mengalami suka cita dan semangat menjadi Ankol. Lantaran dirinya juga merupakan keluarga besar dari kalangan TNI. “Alhamdulillah, hari ini saya […]

  • Askiman Kukuhkan Paskibra Sintang

    Askiman Kukuhkan Paskibra Sintang

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah melalui latihan fisik dan mental selama masa karantina, kemampuan dan kedisiplinan 34 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Sintang tertempah dengan baik. Mereka pun dinyatakan siap, kemudian dikukuhkan. “Keberhasilan dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus memang ditentukan oleh Paskibra,” kata Drs Askiman MM, Wakil Bupati Sintang, ketika mengukuhkan Paskibra Sintang, di Pendopo Bupati […]

expand_less