Breaking News
light_mode

JKN-KIS Selamatkan Warga Pedalaman Sintang

  • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
  • comment 1 komentar

LensaKalbar – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya dirasakan oleh Ameng (30), yang menderita penyakit usus buntu.

Ameng mengatakan bahwa sejak di diagnosa mengidap penyakit usus buntu ia dan keluarga merasa resah karena di tempatnya tinggal tidak ada rumah sakit hanya ada Puskesmas saja. Selain itu dengan diagnosa penyakit tersebut, bisa dipastikan biaya yang dikeluarkan akan cukup besar.

“Saya sangat khawatir dan hampir putus asa, karena saya tahu biaya yang yang akan dikeluarkan untuk pengobatan di Sintang pasti sangat mahal. Jangankan berobat, untuk biaya hidup seperti makan saja sudah tidak cukup, apalagi harus berobat keluar daerah,” ucap Ameng salah satu warga Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Kendati demikian, Ameng memperoleh kartu JKN-KIS dari Pemerintah Daerah melalui perangkat desa. Setelah beberapa kali berobat di Puskesmas tidah kunjung sembuh dan tidak ada perubahan. Akhirnya dengan bantuan warga dan petugas Puskesmas, Ameng pun dirujuk ke RSUD Ade M Djoen Sintang.

“Waktu itu, begitu sampai di Sintang langsung dioperasi. Selama tindakan sokter hingga perawatan saya menggunakan kartu JKN-KIS sehingga tidak diminta biaya sedikit pun. Saya berterima kasih sekali kepada BPJS Kesehatan karena Program JKN-KIS yang diselenggarakan berjalan dengan baik dan sangat membantu orang-orang yang membutuhkan seperti saya,” ungkap Ameng.

Menurut Ameng, Program JKN-KIS ini manfaatnya dapat dirasakan sampai ke pelosok daerah seperti tempat tinggalnya. Tak lupa ia juga mengimbau bagi peserta JKN-KIS yang masih diberi kesehatan selalu membayar iuran tepat waktu agar program ini dapat terus berjalan dan membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Harapannya sih Program JKN-KIS akan terus ada sampai kapanpun sehingga masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat dari program tersebut. Kemudian, saya harap kepada peserta JKN-KIS untuk berkomitmen membayarkan iurannya tiap bulan, agar keberlangsungan Program JKN-KIS dapat terjaga,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin Usia Pernikahan Pasangan Muda Kandas Ditengah Jalan

    Prihatin Usia Pernikahan Pasangan Muda Kandas Ditengah Jalan

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Kelas II Sintang mengundang keprihatinan kalangan bersama, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang. Ironisnya, kasus perceraian rerata didominasi pasangan muda, sebagian hanya bertahan seumur jagung. “Tentu ini sangat kita sayangkan ya, apalagi mereka (pasangan,red) masih muda sudah harus kandas ditengah jalan,” kata H Senen Maryono, […]

  • Ciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis dan Kondusif

    Ciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis dan Kondusif

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengisi aktivitas di Bulan Suci Ramadan 1443 Hijiryah, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan tausiyah singkat usai salat zuhur berjamaah di Masjid Al Khalifah yang berada di lingkungan Kantor Wali Kota, Senin (4/4/2022). Dalam tausiyah singkatnya, Edi meminta para ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak harus bisa menciptakan lingkungan kerja yang […]

  • Pontianak Urutan Kedua Angka Kemiskinan Terendah se-Kalbar

    Pontianak Urutan Kedua Angka Kemiskinan Terendah se-Kalbar

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tren angka kemiskinan di Kota Pontianak dari tahun ke tahun terus menunjukkan penurunan. Hal itu tergambar dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Tahun 2024, angka kemiskinan di Kota Pontianak tercatat 4,20 persen atau turun 0,25 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang menyentuh angka 4,45 persen. Hasilnya menempatkan Kota […]

  • Intensifikasi di Lahan Terbatas Hasilkan Padi Unggul

    Intensifikasi di Lahan Terbatas Hasilkan Padi Unggul

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak berhasil melampaui target areal tanam padi musim rendengan (masa bercocok tanam pada saat musim hujan) seluas 207 hektar dari yang ditargetkan 175 hektar. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melakukan panen padi musim rendengan secara simbolis di Gang Karya Usaha Kelurahan Batu Layang, Rabu (29/1/2020). Panen dilakukan di areal sawah seluas […]

  • Midji Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Bakar Lahan

    Midji Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Bakar Lahan

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji secara tegas menyatakan akan menindak apabila perusahaan membuka lahan dengan cara membakar. “Saya tak segan menyabut semua perizinan apabila perusahan membuka lahan dengan cara membakar,” tegas H Sutarmidji, saat memimpin Apel Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (23/7/2019). Apel Siaga Darurat Pencegahan ini […]

  • Penyaluran PKH Sementara Ditunda, Dinsos Sintang Fokus Pendataan DTSEN
    OPD

    Penyaluran PKH Sementara Ditunda, Dinsos Sintang Fokus Pendataan DTSEN

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang mengatakan bahwa penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk sementara waktu dihentikan atau dipending. Kebijakan ini diambil seiring dengan proses pendataan ulang yang tengah dilakukan, sebagai bagian dari implementasi program baru pemerintah pusat bernama Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kepala Dinas Sosial Sintang, Ulidal Muhtar, mengatakan […]

expand_less