Breaking News
light_mode

Dian Sastra Memahami dan Manfaatkan Fitur Mobile JKN untuk Kesehatannya

  • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dian Sastra atau biasa dipanggil Dian mengaku begitu banyak memanfaatkan fitur-fitur yang ada di aplikasi Mobile JKN. Ayah dari tiga orang anak ini terlihat begitu senang ketika Lensakalbar.co.id ingin tahu pengalamannya bersama Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Saya sudah menjadi peserta Program JKN-KIS sejak tahun 2014. Saya masih ingat, dulu saya harus mengantri dari begitu lama untuk mengurus pendaftaran sebagai peserta. Saya bahkan harus menunggu berjam-jam sampai akhirnya bisa dilayani. Tapi sekarang, saya cukup terkejut dan terkesan karena antrian di kantor cabang jauh lebih cepat dan pelayanannya pun lebih baik. Ditambah lagi dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN,” ujar Dian sembil tersenyum, Sabtu (4/7/2020).

Dian mengatakan, dirinya melihat selama bertahun-tahun sejak program JKN-KIS dicanangkan terjadi berbagai perubahan positif yang sangat signifikan. Salah satunya adalah aplikasi Mobile JKN.

Dian mengaku sudah lama mengunduh dan menggunakan aplikasi ini. “Saya bisa dikatakan sudah cukup paham dengan semua fitur di aplikasi Mobile JKN ini. Sudah satu tahun saya menggunakan aplikasi ini. Walaupun saya sampai saat ini belum pernah berobat menggunakan fasilitas JKN-KIS, tapi saya sering mengecek aplikasi ini untuk mengetahui status pembayaran, memperbarui alamat, bahkan mengganti tempat berobat saya (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama). Saya juga pernah menggunakan aplikasi ini untuk mengetahui lokasi tempat berobat terdekat. Sejauh ini sih saya cukup puas dengan aplikasi ini,” katanya.

Selain iitu, Dian juga mengaku sangat mengapresiasi adanya fitur terbaru di aplikasi Mobile JKN, yaitu fitur Mobile Cash. Menurut informasi dari petugas, fitur ini membuat dirinya bisa mendaftarkan autodebit tanpa perlu menggunakan jasa perbankan.

“Saya jujur terkesan dengan fitur ini. Memang saya akui, tidak semua peserta JKN-KIS memiliki nomor rekening dari empat bank mitra (Mandiri, BNI, dan BRI). Menurut saya hadirnya fitur Mobile Cash ini menjadi solusi efektif bagi kami peserta perorangan untuk tetap bisa ikut autodebit,” ungkapanya.

Dian menilai Program JKN-KIS ini masih belum sempurna tapi dia bisa memaklumi itu. Menurut Dian, dengan hadirnya Program JKN-KIS ini sudah banyak sekali masyarakat yang terbantu pengobatannya.

Olehkarenanya, Dian mengajak kepada seluruh warga negara untuk mendukung Program JKN-KIS dengan menjadi peserta yang selalu membayar iuran rutin dan taat pada peraturan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesekian Kalinnya, Pemerintahan Bupati Erlina dan Wabup Pagi Terima Penghargaan

    Kesekian Kalinnya, Pemerintahan Bupati Erlina dan Wabup Pagi Terima Penghargaan

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komitmen dan kekompakan yang dibangun Pemerintah Kabupaten Mempawah pada tata kelola aset pemerintah membuahkan hasil yang membanggakan. Lantaran pada, Kamis (16/3/203), Pemerintahan Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi kembali diganjar sebuah penghargaan. Penghargaan yang diterima langsung Sekda Mempawah, Ismail  berasal dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) […]

  • MADN dan DAD Sintang Jemput Pulang 6 Terdakwa Karhutla

    MADN dan DAD Sintang Jemput Pulang 6 Terdakwa Karhutla

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aksi unjuk rasa yang digelar masyarakat Dewan Adat Dayak (DAD), Aliansi Solidaritas Anak Peladak (ASAP), dan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sintang di Kantor Pengadilan Negeri Sintang, berkahir pukul 11.00 WIB. Masa membubarkan diri setelah berhasil menjemput 6 terdakwa karhutla di Pengadilan Negeri Sintang. Mereka kemudian dibawa ke Balai Kenyalang menggunakan mobil. Penjemputan 6 […]

  • Dampak Refocusing dan Realokasi Anggaran, Sejumlah Program Pemkot Tertunda

    Dampak Refocusing dan Realokasi Anggaran, Sejumlah Program Pemkot Tertunda

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Refocusing dan realokasi anggaran berdampak pada berbagai sektor, terutama capaian target pembangunan tahun 2020. Refocusing dan realokasi anggaran bertujuan untuk percepatan penanganan Covid-19. Imbas dari pandemi Covid-19 mengakibatkan target yang sudah ditetapkan terkendala. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, ada beberapa target yang harus disesuaikan, baik yang tercapai dan melebihi target maupun […]

  • Hari ini, Pengurus Pontipreneur Masa Bakti 2023-2025 Dilantik

    Hari ini, Pengurus Pontipreneur Masa Bakti 2023-2025 Dilantik

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komunitas Pontianak Entrepreneur atau yang akrab disebut Pontipreneur, merupakan salah satu komunitas wirausaha bagi kalangan UMKM di Kota Pontianak akan mengadakan pelantikan kepengurusan baru masa bakti 2023-2025. Dengan mengusung tema “Meningkatkan Potensi Diri, Siap Berinovasi untuk Wirausaha Mandiri,” agenda pelantikan ini akan diadakan pada Senin, 25 Maret 2024 Pukul 13.00 WIB di Ballroom […]

  • Boleh Angkat ASN, Asal…

    Boleh Angkat ASN, Asal…

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) masih menghentikan sementara (moratorium) penerimaan Calon Aparatus Sipil Negara (CASN). Tetapi, Pemerintah Daerah (Pemda) boleh mengangkat ASN, asalkan Belanja Pegawai dalam APBD-nya di bawah 50 persen. “Pengangkatan yang dibolehkanpun hanya formasi tertentu, seperti guru, dokter, bidan dan perawat, serta jabatan pada bidang khusus dan mendesak. Namun tetap mengusulkannya terlebih dahulu […]

  • Tes TKP dan TIU Bikin 492 CPNS Sintang Gugur

    Tes TKP dan TIU Bikin 492 CPNS Sintang Gugur

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di hari pertama tes CPNS dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di Kabupaten Sintang telah rampung dengan jumlah 500 peserta CPNS. Dari jumlah tersebut ternyata hanya 8 orang yang berhasil mencapai passing grade tes kompetisi dasar (SKD). Sedangkan peserta lainnya harus gugur. “Hanya 8 peserta yang lulus. Sisanya gugur,” kata Kepala BKPSDM, Palentinus […]

expand_less