Breaking News
light_mode

Iuran Sehat Bantu Peserta yang Sedang Sakit

  • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kehadiran program jaminan kesehatan ini di tengah masyaarakat disambut baik oleh berbagai kalangan. Salah satunya adalah Ramlana seorang pengawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Setda Pemerintah Kabupaten Sintang. Saat ditemui di sela-sela kesibukannya, ia pun menceritakan dengan bangga karena telah memegang kartu JKN-KIS.

“Saya merasa bangga dan tenang sudah memegang kartu JKN-KIS, saya tidak perlu khawatir karena kesehatan saya sudah dijamin oleh progam JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Apabila tidak pernah menggunakan kartu ini, berarti bisa membantu peserta lain yang sedang sakit, sama seperti prinsip gotong royong. Iuran peserta yang sehat akan membantu peserta lain yang sedang sakit. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ikut menyukseskan program pesmerintah ini agar bisa terus berkelanjutan dan semakin dirasa manfaatnya oleh seluruh penduduk Indonesia,” tutur Ramalana warga asal Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang kepada Lensakalbar.co.id, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, gotong royong adalah prinsip dari BPJS Kesehatan, yang mana prinsip gotong royong ini adalah prinsip kebersamaan antar peserta dalam menanggung beban biaya jaminan sosial, dari kewajiban setiap peserta membayar iuran setiap bulannya. Maka dari itu apabila ada masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segeralah mendaftarkan diri, jangan menunggu sakit dahulu baru mendaftar.

“Karena sakit datangnya tidak minta ijin terlebih dahulu dan tidak pernah bisa kita prediksi sebelumnya. Karena tidak sedikit dari kita yang menyepelekannya, setelah mendapati kondisi saat ini dalam keadaan sehat dan tidak pernah dibayangkan apabila kita sakit akan memerlukan biaya pelayanan kesehatan yang tidak sedikit. Bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS khususnya peserta mandiri, rutinlah membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, Program JKN-KIS juga adalah salah satu wujud program Nawacita pemerintah yang berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini membuka akses lebih besar kepada masyarakat untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai seluk beluk Program JKN-KIS, sebaiknya bisa menanyakan ke BPJS Kesehatan. Tak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan, cukup menelepon BPJS Care Center 1500400,  aplikasi Mobile JKN, atau dengan menggali informasi di media sosial dan website resmi BPJS Kesehatan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Pagi Minta Program Bina Desa Dikolaborasikan dengan Pembangunan Daerah

    Wabup Pagi Minta Program Bina Desa Dikolaborasikan dengan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program Bina Desa yang di dilaksanakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura disambut baik Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi. Wabup Pagi berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi desa sasaran. “Kami harap program Bina Desa ini juga mendatangkan manfaatkan besar, terutama dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat selama masa […]

  • Pontianak Urutan Kedua Angka Kemiskinan Terendah se-Kalbar

    Pontianak Urutan Kedua Angka Kemiskinan Terendah se-Kalbar

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tren angka kemiskinan di Kota Pontianak dari tahun ke tahun terus menunjukkan penurunan. Hal itu tergambar dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Tahun 2024, angka kemiskinan di Kota Pontianak tercatat 4,20 persen atau turun 0,25 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang menyentuh angka 4,45 persen. Hasilnya menempatkan Kota […]

  • Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 715.180 kilogram beras dibagikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk 35.759 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau masyarakat terdampak virus Corona atau Covid-19. Pembagian beras itu hasil dari bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalbar, Senin (6/4/2020). Masing-masing PKM bakal menerima 20 kilogram beras. “Jadi, ada 715.180 kilogram. Masing-masing PKM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram,” […]

  • Pj Bupati Ismail Ajak HMI Majukan Mempawah

    Pj Bupati Ismail Ajak HMI Majukan Mempawah

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah di Ruang Kerjanya, Jumat (5/7/20224). Selain silaturahmi, audiensi yang dilakukan bertujuan miminta arahan kepada Pj Bupati Mempawah terkait kepengurusan HMI Cabang Mempawah yang baru sekaligus mengundang Pj Bupati pada pelantikan kepengurusan baru yang akan digelar di bulan Juli ini. […]

  • Pesanteren Darul Quran Bina 115 Thafidz

    Pesanteren Darul Quran Bina 115 Thafidz

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pondok Pesantren (Pontren) Darul Quran yang berdomisili di Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, kini tengah membina 115 santri penghapal Alquran (tahfidz). Selasa (1/9/2020), Darul Quran dikunjungi dua pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, yakni Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Wildan, dan Kasi Pendidikan Kesetaraan, Parlindungan Hutabarak. Tampak mendampingi, […]

  • Kejar Target Nasional, Wagub Minta 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Jemput Bola

    Kejar Target Nasional, Wagub Minta 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Jemput Bola

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota di Provinsi Kalbar untuk dapat meningkatkan pelayanan dengan inovasi jemput bola. Langkah itu diambil agar target 85 persen dalam pembuatan Akta Kelahiran secara nasional di 14 kabupaten/kota tercapai. “Kita harus tuntaskan target 85 persen. Saat ini, ada beberapa kabupaten/kota […]

expand_less