Breaking News
light_mode

Wabup: BPN Harus Pastikan Status Hukum Lahan di Mempawah

  • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) terkait Redistribusi Tanah di Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2020 di Kantor BPN Mempawah, Rabu (17/6/2020).

“Kami memberikan penghargaan dan apresiasi kepada BPN dan jajaran yang melaksanakan program kerja strategis berkaitan dengan pelayanan masyarakat terutama menyangkut legalitas sertifikat tanah di Kabupaten Mempawah,” ujar Muhammad Pagi.

Menurut Wabup, legalitas hukum atas kepemilikan tanah atau lahan sangat penting. Sebab, status tanah dan lahan kerap menimbulkan permasalahan di masyarakat. Dengan adanya program BPN ini, diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam penyelesaian masalah status lahan dan tanah.

“Suatu lahan atau tanah itu tidak akan menimbulkan permasalahan ketika tidak memiliki nilai jual di masyarakat. Namun, ketika objek tanah ini sudah ada nilai jual pasaran yang cukup tinggi maka ini akan memicu permasalahan,” katanya.

Untuk itu, tambah Wabup, pemerintah pusat telah mencetuskan program sejuta sertifikat tanah beberapa waktu lalu. Melalui program itu diharapkan mampu mengatasi permasalahan lahan dan tanah yang terjadi di masyarakat.

“Karena itulah, kami berharap program ini bisa dilanjutkan dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat atas status lahan dan tanah yang mereka miliki,” ungkapnya.

Wabup memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah siap memberikan dukungan dan dorongan untuk membantu BPN Mempawah memaksimalkan program pelayanan di masyarakat.

“Silahkan dikoordinasi dengan bidang terkait. Karena ada beberapa daerah di Kabupaten Mempawah yang tercatat sebagai tanah pertanian, industri dan lainnya. Termasuk adanya tanah timbul yang kemungkinan bisa memicu munculnya permasalahan baru,” katanya.

Wabub mencontohkan, di kawasan Benteng, Kelurahan Terusan, Mempawah Hilir. Dulu dampak abrasi sudah sangat jauh ke darat dan sekarang sudah timbul lagi tanah kurang lebih satu kilometer ke arah laut.

“Nah, masalahnya saat ini sudah berdiri beberapa rumah. Kita khawatirkan ini akan menimbulkan permasalahan di masyarakat. Permasalahan ini harus segera diluruskan agar tidak terjadi konflik di kemudian hari,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Nanga Merakai Sudah Berubah, Ini Indikatornya…

    Wajah Nanga Merakai Sudah Berubah, Ini Indikatornya…

    • calendar_month Rab, 16 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tidak sulit lagi mendapatkan pelayanan perbankan dan kesehatan di Nanga Merakai, Ibu Kota Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, menyusul diresmikannya Bank Kalbar Cabang Pembantu (Capem) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Merakai. “Dengan adanya dua tempat pelayanan ini, menunjukan bahwa wajah Merakai, Ibu Kota Kecamatan Ketungau Tengah sudah berubah,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, […]

  • Ratusan Damkar Takbir Keliling Kota Pontianak

    Ratusan Damkar Takbir Keliling Kota Pontianak

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan kendaraan roda empat dan roda dua dari gabungan pemadam kebakaran (damkar) swasta Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan komunitas lainnya berpawai keliling mengitari jalan-jalan di Kota Pontianak mengumandangkan takbir. Pawai takbir keliling yang digelar Panitia Gema Takbir Damkar Swasta Kalbar ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri. Iring-iringan kendaraan dimulai […]

  • PT Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan 5.568 Paket Bantuan TJSL untuk Warga Sungai Kunyit

    PT Pelindo Regional 2 Pontianak Salurkan 5.568 Paket Bantuan TJSL untuk Warga Sungai Kunyit

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – PT Pelindo Regional 2 Pontianak menyalurkan 5.568 paket bantuan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Jumat (21/3/2025). General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, menyatakan bahwa […]

  • Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Slogan “Negara hadir ditengah persoalan masyarakatnya“, ternyata hanya pencitraan belaka. Begitu juga dengan perbaikan yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk jembatan gantung yang menghubungkan Desa Nanga Tebidah – Entogong juga hanya sebatas janji belaka. Pasalnya masyarakat setempat seakan menunggu sungai tak berujung. Ironisnya, dua anak siswi SDN setempat harus terjun bebas ke sungai […]

  • Mohon Pemprov Kalbar Perhatikan Ruas Jalan Kayan Hilir – Kayan Hulu

    Mohon Pemprov Kalbar Perhatikan Ruas Jalan Kayan Hilir – Kayan Hulu

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalbar diminta serius menyikapi persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang. Jika tidak diatasi sedini mungkin akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Seperti diketahui, ruas Jalan Kayan Hilir – Kayan Hulu menyandang status jalan Provinsi Kalbar. Artinya, kewenangan penuh untuk mengatasi kedua ruas jalan tersebut adalah Pemerintah Provinsi Kalbar. “Pemerintah Kabupaten […]

  • RSUD SSMA, Rumah Sakit Tipe C Rasa Tipe B

    RSUD SSMA, Rumah Sakit Tipe C Rasa Tipe B

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek melakukan kunjungan kerjanya ke Pontianak, Sabtu (20/7/2019). Dua rumah sakit menjadi tujuannya, RSUD Soedarso dan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA). Menkes Nila Moeloek mengapresiasi kehadiran RSUD SSMA yang memberikan pelayanan yang sama terhadap seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit itu. “Kelebihan dari RSUD milik Pemerintah […]

expand_less