Breaking News
light_mode

15 Warga Sintang Direhab

  • calendar_month Kam, 28 Sep 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kurun Januari hingga September 2017, tercatat 15 warga Kabupaten Sintang yang direhabilitasi dari ketergantungan Narkoba. Lima orang di antaranya di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Sisanya di Wisma Sirih, Sungai Bangkong, Kota Pontianak.

“Direhab sampai sembuh. Gratis,” kata Agus Akhmadin, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang, kemarin.

Agus mengaku, tidak bisa memutuskan berapa lama masa rehabilitasi bagi pecandu tersebut. Lantaran setiap orang berbeda-beda, tergantung tingkat ketergantungan.

“Minimal itu enam bulan,” katanya.

Selama menjalani rehabilitasi, pecandu Narkoba bukan hanya mendapatkan pengobatan medis. Lingkungannya juga disterilkan, supaya tidak lagi bisa berkomunikasi dengan sesama pecandu atau dengan pengedar.

“Rehabilitasi ini akan menjadi percuma, bila pecandu ini tetap bisa berhubungan atau berkomunikasi dengan jaringan penyalahgunaan Narkoba,” ucap Agus.

Dia mengapriasi warga yang bersedia melapor atau mengajukan anggota keluarganya yang pecandu untuk direhabilitasi. “Ini langkah penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba,” jelas Agus.

Pecandu yang dilaporkan ke BNN, kata Agus, akan dijamin tidak diproses hukum. “Justru sebaliknya. Pembiayaannya selama menjalani rehab bakal ditanggung,” katanya.

Agus berharap, ke depan semakin banyak warga yang mempunyai kesadaran untuk menjalani rehabilitasi. “Dukungan mesti datang pertama dari anggota keluarga. Karena yang melapor jarang pecandu langsung. Kebanyakan orangtua dan kerabat dekat,” ungkapnya.

Setelah menjalani rehabilitasi, kata Agus, yang bersangkutan akan dikembalikan ke keluarga. “Selanjutnya peran keluarga menjadi sangat penting, untuk menjaga agar tidak tidak lagi terhubung dengan jaringan penyalahgunaan Narkoba. Harus diputus. Kalau tidak, rehab yang dijalaninya menjadi percuma,” tegasnya.

Agus menambahkan, tahun BNN Sintang akan memperkuat pelayanan dalam pengobatan bagi pecandu, yakni dengan membangun Klinik Pertama. Penangungjawabnya, dokter yang bukan dari Rumah Sakit (RS) di Sintang.

“Pada penerimaan pegawai 2017, BNN Sintang mendapat alokasi seorang dokter. Dia inilah yang akan menjadi penanggungjawab klinik untuk mengobati pecandu itu,” tutup Agus. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalimantan Dipersatukan dengan Udara

    Kalimantan Dipersatukan dengan Udara

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Salah satu Nawacita Presiden – Wakil Presiden RI, Joko Widodo – Jusuf Kalla adalah konektivitas. Olehkarenannya, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi berkomitmen untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya. Salah satunya melalui transportasi udara. “Saya sebagai pembantunya Presiden RI harus bisa menghubungkan satu daerah ke daerah lain,” kata Budi Karya ketika meninjau […]

  • Tingkatkan Sinergitas

    Tingkatkan Sinergitas

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyampaikan, bahwa Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan nasional yang memiliki peran penting dan strategis. “Perannya sangat besar dalam mengimplementasikan program-program kemasyarakatan seperti pengentasan kemiskinan, menurunkan angka kematian ibu dan anak, peran seribu hari anak dan angka stunting maka program ini akan sangat efektif kalau yang […]

  • Wabup Mempawah Terima Audiensi Kades Sepang, Bahas Wacana Kunjungan Wapres RI

    Wabup Mempawah Terima Audiensi Kades Sepang, Bahas Wacana Kunjungan Wapres RI

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menerima audiensi dari Kepala Desa Sepang, Kecamatan Toho di ruang kerjanya, Rabu (23/7/2025). Audiensi tersebut membahas secara khusus persiapan kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Desa Sepang. Kunjungan Wakil Presiden dijadwalkan dalam rangka menghadiri peringatan ulang tahun Panglima Jilah, salah satu tokoh adat Dayak, sekaligus menghadiri pelaksanaan program […]

  • Sambutan Perdana H Ria Mulyadi: Mohon Dukungan Semua Pihak

    Sambutan Perdana H Ria Mulyadi: Mohon Dukungan Semua Pihak

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – H Ria Mulyadi memberikan sambutan perdanannya sebagai Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) periode 2020-2025 pada Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MABM Mempawah di Rumah Budaya Melayu (RBM), Sabtu (14/3/2020). Seperti diketahui, H Ria Mulyadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MABM Mempawah pada pelaksanaan Musda MABM Mempawah ke-III di Wisma Chandramidi pada 21 Januari […]

  • Dukung Program PK21, Dewan Minta Masyarakat Berikan Data yang Benar!

    Dukung Program PK21, Dewan Minta Masyarakat Berikan Data yang Benar!

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang berharap masyarakat dapat menyampaikan data yang benar kepada petugas yang melaksanakan program pendataan keluarga tahun 2021 atau PK21. “Kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang baik di perkotaan, perdesaan maupun diperkebunan, layani petugas dengan baik, sampaikan data dengan benar dan jawablah pertanyaan secara rinci dengan tidak menutupi,” […]

  • Stop Bullying

    Stop Bullying

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andreas minta kepada para pendidik atau guru di wilayah setempat agar terus memberikan pemahaman kepada peserta didiknya terkait stop bullying. “Kami harap dan imbau kepada guru dan pendidik di Kabupaten Gunung Mas untuk terus memberikan arahan dan pemahaman kepada peserta didiknya terkait bahaya bullying,” […]

expand_less