LensaKalbar – Besok, Kamis (21/11/2019) Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang dipastikan menggelar aksi demonstran besar-besaran di Kantor Pengadilan Negeri Sintang.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengimbau agar aksi demonstran yang akan di gelar di Pengadilan Negeri Sintang dapat berjalan dengan damai dan tidak anarkis.
“Kita imbau demonstran menyampaikan aspirasinya dengan damai, santun, dan tidak anarkis,” ujar Ketua DPRD Sintang, Rabu (20/11/2019).
Ronny mengatakan bahwa hasil pertemuan Forkopimda yang digelar tadi, telah sepakat bahwa “Peladang Bukanlah Penjahat”.
“Kita mempertimbangkan segala aspek. Dan DPRD tetap menyatakan bahwa peladang bukanlah penjahat,” tegas Ronny.
Hal senada juga disampaikan Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi. Dimana kepolisian juga mengimbau penyampaian aspirasi yang akan digelar besok dilakukan damai dan tertib. “Semua kita harap dapat tertib dalam menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.
Untuk pengamanan, kata Kapolres, pihaknya akan menerjunkan 400 personel gabungan TNI-Polri.
“Ada 200 personel polres dan 200 personel Kodim,” katanya.
Olehakrenanya, Kapolres berharap aksi yang akan dilaksanakan besok dapat berjalan kondusif, tidak ada aksi-aksi anarkis yang terjadi. “Kita harap semuanya berjalan dengan aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (Dex)