Breaking News
light_mode

97 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Edi: Pejabat Harus Turun Lapangan!

  • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 97 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dilantik Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Selasa (2/4/2019).

97 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik tersebut terdiri dari pejabat eselon III sebanyak 35 orang dan eselon IV 62 orang.

Edi berharap pelantikan ini akan memberikan motivasi dan semangat baru bagi para pejabat yang baru dilantik ini. Mereka diharapkan mampu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Yang melayani dan bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini juga meminta para aparatur rutin turun ke lapangan. Bila tidak, akan sulit bagi mereka untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan.

“Lakukan peninjauan, yang diperlukan harus tanggap, harus peka dan peduli apapun yang terjadi di lapangan,” tegas Edi.

Sebagai pejabat di lingkungan Pemkot Pontianak, dirinya berpesan para aparatur tidak hanya sekadar menjalankan tugas pokok dan fungsi yang diemban, tetapi juga harus melihat semua permasalahan yang terjadi di Kota Pontianak karena semua itu menjadi tanggung jawab bersama.

“Misalnya, Dinas Pertanian, melihat lubang besar di jalan, dia harus koordinasikan atau laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), begitu pula sebaliknya,” ungkapnya.

Hal tersebut dinilainya sebagai bentuk kebersamaan yang harus dibangun. Sebab, warga masyarakat tidak ambil peduli, apakah itu menjadi kewenangan Dinas PU atau dinas terkait lainnya.

“Para pejabat atau aparatur juga harus diberikan pandangan supaya terus melakukan inovasi-inovasi dengan memanfaatkan IT dalam rangka percepatan pelayanan,” pungkasnya.

Dari sejumlah pejabat yang dilantik, diantaranya camat dan lurah. Camat Pontianak Kota dijabat oleh Sefri Kurniadi dan Camat Pontianak Selatan, Fursani. Sedangkan lurah yang dilantik yakni Mutia Sari sebagai Lurah Kota Baru. (Nrt/Hms)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir, 586 Warga Peniti Dalam II dan Peniti Besar Mengungsi

    Banjir, 586 Warga Peniti Dalam II dan Peniti Besar Mengungsi

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan warga mengungsi akibat banjir menerjang Desa Peniti Dalam II dan Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Sebanyak 586 warga mengungsi di sejumlah tempat yang telah disediakan. “Ada tiga titik kami siapkan untuk menampung warga, pertama itu di SDN 04 Segedong, kedua di SDN 16 Segedong, ketiga di SMPN 3 Segedong, dan beberapa […]

  • Lima Kursi Tambahan, Nasdem Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    Lima Kursi Tambahan, Nasdem Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penambahan 5 kursi DPRD Sintang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 disambut baik sejumlah Partai Politik (Parpol). Nasdem misalnya. Partai besutan Surya Paloh ini sudah siap merebut 3 kursi di antaranya. “Kalau bisa memperoleh 8 kursi, unsur pimpinan di DPRD Sintang bisa kita raih. Saat ini kita hanya di posisi wakil ketua,” kata Ketua DPC […]

  • Perbaiki Manajemen Waktu, Kalau Tak Ingin Kalah Bersaing

    Perbaiki Manajemen Waktu, Kalau Tak Ingin Kalah Bersaing

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengatakan manajemen waktu sangat penting untuk dapat menambahkan nilai kompetisi yang baik. “Tanpa pengaturan waktu yang baik, kita tidak akan bisa bersaing atau berkompotisi dengan baik,” tegas H Sutarmidji, saat menghadiri Wisuda Politeknik Negeri Pontianak, (11/9/2019). Midji berharap para keluaran/lulusan Polnep dapat mempunyai etos kerja yang baik, serta dapat […]

  • Segera Respon Usulan Nanga Lebang

    Segera Respon Usulan Nanga Lebang

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang diharapkan segera merespon usulan masyarakat Desa Nanga Lebang, Kecamatan Kelam yang ingin terbebas dari sanderaan blankspot. “Saya berharap usulan yang disampaikan warga Desa Nanga Lebang bisa diakomodir, supaya mereka juga mendapatkan hak yang sama akan jaringan telekomunikasi,” kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Senin (30/4). Legislator PDI Perjuangan ini […]

  • Jelang Idul Fitri, Stok Daging Sapi dan Ayam Melimpah, Pedagang Khwatir Daya Beli Turun Akibat Covid-19

    Jelang Idul Fitri, Stok Daging Sapi dan Ayam Melimpah, Pedagang Khwatir Daya Beli Turun Akibat Covid-19

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketersedian daging sapi dan ayam di pasar tradisional Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah pada H-2 maupun H-1 lebaran dipastikan berlimpah. Tapi para pedagang sangat mengkhawatirkan daya beli masyarakat saat pandemi virus Corona atau Covid-19, membayangi aktivitas warga. Apalagi hampir sebagian besar perekonomian warga terpapar dampak penyebaran virus tersebut. Sehingga dipastikan kemampuan masyarakat untuk membeli […]

  • Silakan Beraktivitas, Tapi Jangan Abaikan Prokes

    Silakan Beraktivitas, Tapi Jangan Abaikan Prokes

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah pusat telah menetapkan Provinsi Kalbar masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal tersebut sebagaimana meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Provinsi Kalbar. PPKM adalah kebijakan pemerintah Indonesia sejak awal tahun 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, PPKM diberlakukan sebagai upaya agar tidak terjadi kerumunan […]

expand_less