Breaking News
light_mode

4 Desa di Sungai Kunyit Terdampak Relokasi Jalan Nasional

  • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan sosialisasi pengadaan lahan untuk pembangunan relokasi Jalan Nasional ruas Sungai Duri – Mempawah.

Relokasi inipun memakan lahan sebanyak 9 hektar. Dan bakal ada 4 desa yang terkena dampak relokasi tersebut.

Keempat desa terkena dampak relokasi inipun, adalah:

  • Desa Sungai Limau
  • Desa Sungai Kunyit Laut
  • Desa sungai Bundung Laut
  • Desa Sungai Duri II

“Keempat desa itu semua berada di wilayah Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah,” kata Bupati Mempawah, Hj Erlina saat memberikan sambutanya pada kegiatan sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan relokasi Jalan Nasional di ruas Sungai Duri – Mempawah, Rabu (8/1/2020) di Mempawah Convention Center (MCC).

Karena itu, Bupati Erlina berpesan agar berhati-hati dan mengikuti aturan hukum yang mengatur tentang pengadaan tanah.

“Prosedur dan tahapan-tahapannya harus diikuti dengan benar dan cermat, serta dalam menginventarisasi dan mengidentifikasi objek pengadaan tanah harus dilakukan dengan benar. Agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” pintanya.

Pembangunan relokasi jalan nasional ruas Sungai Duri – Mempawah, ungkap Erlina,  merupakan bagian dari pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing. Dimana, pembangunan ini menjadi salah satu program strategis nasional yang telah diatur dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Perpres Nomor 3 Tahun 2016 ini merupakan satu paket yang tidak terpisahkan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 tentang pelaksanaan proyek strategis nasional. Jadi, peran Gubernur dan Bupati disini sangat penting, yakni dalam kontek penyediaan lahan yaitu dukungan sosialisasi baik kepada masyarakat yang tanahnya terkena pembangunan, maupun kepada masyarakat umum lainnya. Termasuk dukungan pengendalian kenaikan harga tanah,” ungkapnya.

Olehkarenanya, Bupati Erlina berharap seluruh tahapan dan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan kancar.

“Untuk masyarakat yang terdampak sekiranya dapat mendukung Pemerintah untuk merealisasikan pengadaan tanah ini,” pungkasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kalbar, Sri Jumiadatin mengatakan, pengembangan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah sudah masuk dalam  daftar proyek strategis nasional di Provinsi Kalbar. Bahkan, telah mendapatkan penetapan lokasi dari Gubernur Kalbar dengan SK Gubernur Nomor 511/Pem/2017 tanggal 7 JULI 2017 tentang penetapan lokasi pengadaan tanah untuk pengembangan Terminal Kijing Kabupaten Mempawah.

Dalam pengadaan tanah nantinya, kata dia, akan ada beberapa tahapan, antara lain perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil. Untuk itu, dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan tanah.

“Makanya, kami berharap kepada masyarakat yang terdampak, agar mendukung serta menyukseskan rencana pengadaan tanah ini, sehingga pembangunan relokasi jalan nasional ini dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun,” pungkasnya. (Dex/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Bogor Studi Banding Perencanaan Pembangunan ke Pemkot Pontianak

    Kabupaten Bogor Studi Banding Perencanaan Pembangunan ke Pemkot Pontianak

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat mempelajari banding perencanaan pembangunan ke Pemerintah Kota Pontianak. Mereka menilai Pontianak terdepan dalam hal tersebut. Apalagi secara statistik, Pontianak unggul dalam Indeks Pembangunan Manusia dan sejumlah indikator lainnya. Analis Kebijakan Utama Setda Kabupaten Bogor Didi Kurnia mengatakan kedatangan mereka untuk saling bertukar pikiran dan belajar pengalaman Pemkot Pontianak […]

  • Jangan Golput! Karena Banyak Manfaat Pemilu 2019, Ini Salah Satunya

    Jangan Golput! Karena Banyak Manfaat Pemilu 2019, Ini Salah Satunya

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilu 2019 tinggal 10 hari lagi. Tepat tanggal 17 April 2019 masyarakat akan dihadapkan dengan lima jenis surat suara baik itu Pilpres dan Pileg. Olehkarenannya, rakyat diharapkan dapat menyalurkan hak politiknya pada hari yang telah ditentukan. Apabila banyak yang GOLPUT, maka hal itupun sangat disayangkan. Sebab, melalui pesta demokrasi ini rakyat dinilai dapat […]

  • Pontianak Perpanjang PPKM Level 4

    Pontianak Perpanjang PPKM Level 4

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Pontianak kembali diperpanjang mulai tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Hal tersebut berdasarkan pengarahan Presiden Joko Widodo yang dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 25 tahun 2021. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, pada PPKM Level IV yang diperpanjang kali […]

  • Peket Sembako untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

    Peket Sembako untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno berharap bantuan paket sembako yang telah pemerintah daerah salurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir. “Semoga dengan disalurkannya bantuan paket sembako membantu mengurangi beban warga yang terdampak banjir, mengingat saat ini segala aktivitas warga masih terbatas,” ujar Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika menyalurkan 150 paket sembako di Desa Batu […]

  • May Day dan Pandemi, Ini Kata Dewan Sintang…
    OPD

    May Day dan Pandemi, Ini Kata Dewan Sintang…

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – May Day atau Hari Buruh Internasional lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk memperjuangkan jam kerja menjadi 8 jam dalam sehari. Tuntutan tersebut merembet pada perbaikan kesejahteraan pekerja dalam arti luas, baik fasilitas, upah, aktualisasi diri, jaminan sosial, status kerja, pegawai kontrak, cuti, jaminan hari tua, pensiun dan sebagainya. Di masa pandemi […]

  • Kesal Infrastruktur Hancur Akibat Angkutan Sawit

    Kesal Infrastruktur Hancur Akibat Angkutan Sawit

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rerata, rusaknya infrastruktur jalan di 14 kecamatan Sintang disebabkan oleh angkutan perusahaan perkebunan sawit yang melebihi tonase. Karena itu, perusahaan perkebunan diminta ikut bertanggungjawab atas kerusakan tersebut. “Sebagian besar jalan kita rusak akibat angkutan perusahaan perkebunan,” ucap Anggota DPRD Sintang, Nekodimus kepada Lensakalbar.co.id, Senin (21/10/2019). Kedepan, tegas Nekodimus, teman-teman legislatif telah sepakat bahwa […]

expand_less