Breaking News
light_mode

2020, Warga Pedalaman Berharap Pemerintah Bangun Infrastruktur dengan Adil dan Merata

  • calendar_month Rab, 1 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tahun 2019 telah berlalu. Pesta perayaan malam pergantian tahun pun telah usai. Hingar bingar musik dan suara ledakan kembang api, tak lagi terdengar. Begitu juga kepulan asap dari pembakaran ikan, ayam yang bercampur aroma sedap, sudah tak tercium lagi.

Rabu, 1 Januari 2020 pagi. Mengawali perjalanan tahun ini, suasana di Kabupaten Sintang berjalan aman dan kondusif.  Namun, tidak banyak aktivitas yang terlihat di masyarakat.

Tahun 2020 sedikit berbeda dari tahun 2019 lalu.  Banyak prediksi yang disampaikan terkait dengan 2020 ini. Ada yang mengatakan tantangan ekonomi akan makin berat ada juga yang mengaku optimis ada perbaikan dalam banyak hal, baik ekonomi, infrastrukur jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan.

Sebagai warga yang tinggal di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang tentunya tidak banyak yang diminta dan diharapkan kepada pemerintah. Terutama soal infrastruktur jalan dan jembatan.

“2020, kita inginkan perubahan nyata, khususnya di bidang infrstruktur jalan dan jembatan. Sampai hari ini masih banyak ruas jalan dan jembatan yang menjadi kewenangannya pemkab sintang belum teratasi,” ujar Solikhin satu di antara warga Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, kepada Lensakalbar.co.id, Rabu (1/01/2020).

Dia juga berharap agar tahun 2020 pemeriantah juga dapat bersikap adil dalam melakukan pembangunan. Sebab, masyarakat di kawasan pedalaman mempunyai hak yang sama untuk merasakan pembangunan yang adil dan merata.

“Jangan hanya terfokus di kota saja,” ucapnya.

Persoalan infrastruktur jalan dan jembatan sering disampaikannya pada saat reses anggota DPRD Kabupaten Sintang. Namun hingga kini belum terealisasi.

“Contoh ruas jalan Pedadang menuju Beloh. Kondisinya begitu memprihatinkan, ditambah banyak lubang besar. Kendaraan roda dua sulit untuk melintas di jalan negara itu,” katanya.

Olehkarenanya, Solikhin berharap pemerintah dapat memperhatikan masyarakatnya yang tinggal di wilayah pedalaman Sintang, agar roda perekonomian warga berjalan lancar.

“Pembangunan infrastruktur yang tidak merata dan menyeluruh, akan menghambat lajunya pertumbuhan ekonomi masyarakat di kabupaten ini,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Paulinus, satu di antara warga Kecamatan Tempunak. Dimana, dia berharap pemerintah hadir di tengah persoalan yang sedang dihadapi rakyatnya.

Salah satunya, dengan memperbaiki jembatan sungai jelimpau yang terletak di Dusun Buluh Merindu, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Tempunak.

Kondisinya saat ini, kata Paulinus, begitu memprihatinkan. Apalagi ditambah dengan intensitas hujan beberapa hari belakangan ini.

“Jembatan itu sudah rusak sejak akhir 2017, sampai sekarang belum dibangun jembatan yang layak. Padahal camat, bupati sudah semua ke lokasi. Tapi, belum ada progres,” ungkapnya.

Rerata masyarakat setempat sangat berharap kepada pemerintah agar membangun jembatan yang layak dan refresentatif agar memperlancar mobilitas masyarakat.

“Kita harap dibangun jembatan yang layak. Karena jembatan itu penghubung semua desa di tempunak hulu dan semua desa  di kecamatan sepauk,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembangkan Produksi Beras Lokal

    Kembangkan Produksi Beras Lokal

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anton Isdianto menegaskan pengembangan produksi beras lokal sebagai strategi untuk menekan tingkat inflasi yang masih tinggi di wilayah tersebut. Upaya ini, kata Anton Isdianto diharapkan mampu memberikan solusi berkelanjutan terhadap permasalahan ketersediaan dan kenaikan harga beras yang terus mengalami kenaikan. Selain itu, Anton Isdianto menyarankan […]

  • Bupati Erlina Buka Wonderful Mempawah Festival 2025

    Bupati Erlina Buka Wonderful Mempawah Festival 2025

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suasana meriah menyambut pembukaan Wonderful Mempawah Festival 2025 yang digelar di halaman Kantor Dinas Dikporapar, Jumat (16/5/2025) sore. Festival kebanggaan masyarakat Mempawah ini kembali hadir dengan semangat baru, mengusung kreativitas dan potensi lokal. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina secara resmi membuka acara tahunan yang kini masuk dalam Calendar of Event Kalimantan […]

  • Edi Sebut Masjid As Salam Sebagai Role Model

    Edi Sebut Masjid As Salam Sebagai Role Model

    • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masjid selain berfungsi sebagai sarana ibadah, juga memiliki fungsi sosial dan pemberdayaan ekonomi. Seperti halnya yang ada di Masjid As Salam yang berlokasi di Jalan Budi Karya Kecamatan Pontianak Selatan. Kehadiran masjid yang berdiri megah ini juga dilengkapi Baitulmaal, warung makan gratis, minimarket dan posko pemadam kebakaran dengan kendaraan operasionalnya. Ketua Dewan Masjid […]

  • Jangan Ada <i>“Kong Kali Kong”<i> Dalam Perizinan

    Jangan Ada “Kong Kali Kong” Dalam Perizinan

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Provinsi Kalbar yang diketuai oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar untuk dapat bekerja secara profesional. “Saya harap, hentikanlah, kalau ada hal-hal menyimpang seperti anggaran maupun penyimpangan perizinan. Kong kali kong dalam bentuk apapun harus dihentikan,” tegas […]

  • Pemkot Luncurkan Aplikasi Smart Berbasis Geospasial

    Pemkot Luncurkan Aplikasi Smart Berbasis Geospasial

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penekanan tombol oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian bersama instansi terkait menandai peluncuran secara simbolis Aksi Konvergensi Stunting melalui Smart Berbasis Geospasial di Kota Pontianak, di Aula Rohana Muthalib Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Selasa (6/8/2024). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelepasan penyaluran bantuan dari PT Bulog ke seluruh kecamatan […]

  • 15 Warga Sintang Direhab

    15 Warga Sintang Direhab

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kurun Januari hingga September 2017, tercatat 15 warga Kabupaten Sintang yang direhabilitasi dari ketergantungan Narkoba. Lima orang di antaranya di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Sisanya di Wisma Sirih, Sungai Bangkong, Kota Pontianak. “Direhab sampai sembuh. Gratis,” kata Agus Akhmadin, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang, kemarin. Agus mengaku, tidak bisa memutuskan berapa […]

expand_less