Breaking News
light_mode

16 Reklame Disegel Tim Penertiban Pajak Daerah

  • calendar_month Kam, 15 Des 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak bersama Satpol PP Kota Pontianak yang tergabung dalam Tim Penertiban Pajak Daerah (TPPD) Kota Pontianak menertibkan sebanyak 16 reklame berbagai merek.

Reklame dari berbagai jenis seperti neon box, papan reklame dan lainnya disegel dengan spanduk maupun stiker bertuliskan ‘Reklame Ini Belum Membayar Pajak’. Tim Penertiban menyisir sejumlah titik lokasi di Jalan Khatulistiwa, Panglima Aim, Pattimura, MT Haryono dan Prof M Yamin.

Kepala Bidang Penyuluhan Pengawasan dan Pemeriksaan Pajak dan Retribusi Daerah BKD Kota Pontianak Harry Munandar menjelaskan, penertiban reklame yang mangkir dari pajak ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan TPPD sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama di sektor pajak reklame.

“Jadi reklame-reklame ini ada yang memang belum didaftarkan sama sekali dan ada pula yang menunggak kewajibannya,” ujarnya usai memimpin penertiban reklame, Kamis (15/12/2022).

Penertiban ini, lanjut Harry, bertujuan untuk tertib pajak daerah sekaligus untuk mengoptimalkan PAD. Menurutnya, tidak sedikit Wajib Pajak (WP) yang masih membandel dengan memasang reklame tanpa mendaftarkan dan membayar pajak reklamenya pada BKD Kota Pontianak. Oleh sebab itu pihaknya secara rutin melakukan patroli untuk menyisir reklame-reklame tersebut dan tindakan pengawasan lainnya.

Masyarakat yang ingin memasang reklame diimbau untuk melapor dan menyelesaikan kewajiban perpajakannya  dahulu sebelum dilakukan pemasangan. Sedangkan bagi para WP yang memiliki objek pajak reklame atau yang telah memasang reklame namun belum terdaftar, untuk lebih sadar pajak dengan segera mendaftarkan dan membayar pajak reklamenya.

“Serta bagi yang telah lewat masa tayang  diharapkan segera melakukan pengajuan perpanjangan pemasangan dan lunasi pajak reklamenya,” imbaunya.

Harry juga mengimbau masyarakat atau WP yang membutuhkan informasi atau ingin berkonsultasi terkait pajak daerah, BKD Kota Pontianak menyediakan Hotline informasi melalui saluran khusus ‘Kring Pengawasan’ dengan nomor Whatsapp 0853-8-9999-100.

“Melalui nomor Kring Pengawasan, wajib pajak akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi terkait pajak daerah Kota Pontianak,” pungkasnya. (prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Ismail: Jadilah ASN Anti Narkoba

    Sekda Ismail: Jadilah ASN Anti Narkoba

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, H Ismail membuka kegiatan Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba (Tes Urine) di Lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Mempawah di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Selasa (13/6/2023). Kegiatan yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mempawah dinilai penting untuk dilaksankan. Sebab, narkoba adalah musuh besar yang harus diketahui dan dicegah […]

  • Kasat Reskrim Sintang dan Ketapang Bantah Minta Uang Tiket Pesawat!

    Kasat Reskrim Sintang dan Ketapang Bantah Minta Uang Tiket Pesawat!

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto membantah bahwa dirinya telah mengirim pesan melalui short message service (SMS) kepada Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Sintang. “Tidak benar. Itu adalah ulah oknum yang tidak bertanggungjawab yang mencoba melakukan penipuan,” tegas AKP Indra Asrianto kepada Lensakalbar.com, Minggu (10/2/2019). Bahkan, Indra […]

  • 5 Komisioner Bawaslu Sintang Ikut Awasi LPSDK, Ini Alasannya…

    5 Komisioner Bawaslu Sintang Ikut Awasi LPSDK, Ini Alasannya…

    • calendar_month Rab, 2 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lima Komisioner Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang turun ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang. Tujuannya, ingin melihat dan melakukan pengawasan melekat terhadap partai politik menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). “Ya, lima komisioner Bawaslu turun langsung ke KPU. Kita ingin melihat kepatuhan partai politik dalam melakukan pelaporan LPSDK ke KPU […]

  • Terbelah jadi Tiga Wilayah, Camat Ambawang Minta Pemkab Bangun Infrastruktur

    Terbelah jadi Tiga Wilayah, Camat Ambawang Minta Pemkab Bangun Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sungai Ambawang, Satuki mengatakan bahwa wilayah yang dipimpinnya saat ini terbelah menjadi tiga bagian. Pertama itu adalah jalur timur, kedua tengah, dan ketiga selatan. Untuk jalur timur masuk wilayahnya Mega Timur, jalur tengah wilayah Trans Kalimantan, dan jalur selatan wilayah Desa Ampera hingga Pasak Piang. “Contohnya, jalur selatan panjang ruas jalannya ada […]

  • Edi Paparkan Kunci Keberhasilan Seorang Pemimpin

    Edi Paparkan Kunci Keberhasilan Seorang Pemimpin

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pejabat eselon dua peserta diklat kepemimpinan (diklatpim) dari masing-masing perwakilan daerah di Indonesia berkunjung ke Kantor Wali Kota Pontianak. Kunjungan rombongan ini bertujuan untuk membuat kertas kerja terhadap dua lokus, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, […]

  • Biaya Mobilisasi Picu Harga Elpiji di Serawai-Ambalau Tembus Rp45 Ribu

    Biaya Mobilisasi Picu Harga Elpiji di Serawai-Ambalau Tembus Rp45 Ribu

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, menyoroti tingginya harga gas elpiji di wilayah Serawai dan Ambalau yang disebut telah mencapai Rp45 ribu per tabung. Menurutnya, harga tersebut memang masih tergolong tinggi bagi masyarakat, terutama kalangan ekonomi kecil, namun kondisi geografis dan biaya distribusi menjadi faktor utama penyebabnya. Sandan menjelaskan, jika dihitung secara keseluruhan, harga […]

expand_less