Breaking News
light_mode

14 kabupaten/kota Diminta Terapkan PP 60 Tahun 2008

  • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Kepala Inspektorat  Provinsi Kalbar,  Sekundus meminta Pemerintah Daerah di 14 kabupaten/kota untuk memahami dan menerapkan Sistem Pengendalian Internal secara tepat pada OPD masing-masing, mulai dari tahap perencanaan pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban.

“Kita minta  agar sistem tata kelola pemerintahan dapat berjalan dengan baik, karena tahap pengawasan adalah faktor vital dalam mendukung terlaksananya keseluruhan sistem pengendalian internal yang baik, dan pada tahap inilah peran APIP sangat diperlukan dalam mendukung tercapainya fungsi pengawasan yang benar,” kata Sekundus, Senin (25/9), usai pembukaan Workshop Maturitas SPIP dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Workshop Kapabilitas APIP bagi Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat di Aula Badan Pengawasan  Provinsi  Kalbar.

Menurtnya, kegiatan workshop ini diselenggarakan  dengan landasan hukum, yakni UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 60 tahun 2008 tentang sistem Pengendalian Internal Pemerintah.

Sementara, Sekda Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Asssoie mengatakan, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai Instansi Pembina penyelenggaraan SPIP telah menyiapkan pedoman yang ditetapkan melalui Peraturan Kepala BPKP Nomor 4 tahun 2016 tentang Pedoman Penilaian dan Strategi Peningkatan Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

“Pedoman ini dipergunakan oleh seluruh Unit APIP di Indonesia. Maka dari itu, setiap unit APIP akan mampu merumuskan rencana tindak yang lebih jelas dan terstruktur sehingga sumber daya dapat dialokasikan secara lebih efisien dan efektif guna mencapai target kapabilitas yang lebih tinggi untuk menuju APIP yang afektif,” katanya. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.800 Ekor Sapi Wajib Bunting!

    1.800 Ekor Sapi Wajib Bunting!

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah menargetkan 1.800 ekor sapi menjalani Inseminasi Buatan (IB) dalam Program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab). Target ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Pusat (Pempus) mempercepat swasembada daging. “Kita bertekad menyukseskan program Upsus Siwab di Kabupaten Mempawah,” kata Kepala Seksi (Kasi) Produksi Peternakan, Dinas Pertanian, […]

  • Midji Sarankan Bupati/Wali Kota Pangkas Dana Perjalanan Dinas

    Midji Sarankan Bupati/Wali Kota Pangkas Dana Perjalanan Dinas

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati/Wali Kota di Provinsi Kalbar disarankan untuk melakukan penghematan anggaran. Terutama perjalanan dinas. Hal itu penting untuk dilakukan agar diprioritaskan pada pembangunan yang menuju kesekahteraan masyarakat. “Saya harap, Bupati/Wali Kota di Kalbar harus melakukan penghematan dalam perjalanan dinas. Yang tak penting tak usah, biar jak mereka marah-marah, tak ape,” ucap Gubernur Kalbar, Sutarmidji […]

  • BKBPPPA Sintang Siapkan 1.192 Tukang Data Program PK21

    BKBPPPA Sintang Siapkan 1.192 Tukang Data Program PK21

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mensukseskan program pendataan keluarga tahun 2021 atau PK21, Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang akan mengerahkan 1.192 orang kader pendata, 407 orang supervisor, 14 orang manager pengelolaan dan 14 orang manager data. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Maryadi saat […]

  • Skenario Ancaman Banjir Rob

    Skenario Ancaman Banjir Rob

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Pontianak menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala untuk meneliti pengembangan skenario ancaman banjir rob. Riset tersebut merupakan program pendanaan dari Dampak Banjir, Penetapan Harga Karbon, dan Keberlanjutan Ekosistem atau Proyek FINCAPES. Sekretaris BAPPEDA Pontianak Syamsul Akbar mengatakan saat ini dampak perubahan iklim terasa di […]

  • Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta beberapa kegiatan masyarakat yang diselenggarakan di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak dapat diusulkan menjadi agenda nasional dalam kalender pariwisata. Dia menggambarkan beberapa agenda seperti peringatan Titik Kulminasi perlu dilaksanakan secara nasional. “Coba satu kali acara di antara Maret atau September Titik Kulminasi itu […]

  • Dewan Ini Pantau Langsung Pembagian BLT di Desa Kubu Berangan

    Dewan Ini Pantau Langsung Pembagian BLT di Desa Kubu Berangan

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Alpius meninjau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Tengah, Jumat (26/6/2020). “Saya sangat mengapresiasi proses pelaksanaan pembagian BLT di salah satu desa binaan saya ini. saya lihat kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar. Apalagi, para aparatur pemerintahan desa dan masyarakat terlihat proaktif dalam kegiatan […]

expand_less