Breaking News
light_mode

102.269 Peserta BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Ria Norsan: Harus Ada Solusinya

  • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ada 102.269 peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinonaktifkan. Termasuk di Provinsi Kalbar.

Data tersebut terungkap saat Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Bosan membuka Rakor Penangan Penonaktipan PBI JK Non Basis Data Terpadu dan Penggantian Peserta PBI JK tahap 6 Tahun 2019, di Ruang Praja 2, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (14/8/2019).

“Kalau kita lihat data Kementerian Sosial itu, ada kurang lebihnya 102.269 peserta BPJS dinonaktifkan. Saya rasa ini harus segera ada solusinya, supaya mereka (peserta,red) dapat ditampung di dalam APBD kabupaten/kota,” kata Ria Norsan.

Penghapusan ini, kata Norsan, merupakan kebijakan Kementerian Sosial yang diperkuat dengan Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2019 tentang Penonaktifan dan Perubahan Data Peserta Penerima Bantuan luran (PBI) dan surat Menteri Kesehatan Nomor JP.02.01/3/1803/2019 tanggal 23 Juli 2019 tentang penghapusan dan perubahan peserta PBl Jaminan Kesehatan (PBI JK) atau PBI APBN Tahun 2019 per agustus 2019 di Provinsi Kalbar dapat diketahui bahwa :

Penonaktifan peserta PBI APBN yang tidak terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) sebanyak 102 jiwa. Kemudian, penambahan peserta pengganti sebanyak 242.569 jiwa bersumber dari Data BDT sesuai Keputusan Menteri Sosial Nomor 8/HUK/2019 tanggal 20 Januari 2019 dan peserta tambahan tersebut aktif per 01 Agustus 2019.

“Surat keputusan Menteri Sosial tersebut jika tidak disikapi dengan baik oleh semua stakeholder terkait dapat membuat keluhan di masyarakat. Terutama masyarakat yang kepesertaan Jaminan Kesehatannya di hapus,” pesannya.

Olehkarenanya, Ria Norsan meminta kepada pihak BPJS Kesehatan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya peserta BPJS Kesehatan yang namanya dihapus atau Penonaktifan Penerimaan Bantuan Jamiman Kesehatan (PBI JK).

“Alasan apa yang membuat nama peserta BPJS Kesehatan terhapus harus disosialisasikan dan dicarikan solusinya,” pungkasnya. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sistem, Integritas dan Komitmen Cegah Korupsi

    Perkuat Sistem, Integritas dan Komitmen Cegah Korupsi

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perbaikan sistem pencegahan korupsi menjadi kunci memutus mata rantai peluang terjadinya korupsi, pungutan liar (pungli), gratifikasi dan lainnya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, selain memperkuat sistem, integritas dari aparatur pemerintah dan komitmen para pejabat pemerintahan juga menjadi bagian terpenting dalam pencegahan korupsi. “Dengan sistem yang baik dan teraplikasi dengan IT serta […]

  • Hadapi Purna Tugas dengan Bahagia

    Hadapi Purna Tugas dengan Bahagia

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki purna tugas pada tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, bukanlah akhir dari pengabdian, tapi menjadi suatu momen yang harus dihadapi dengan bahagia. “Setelah purna tugas haruslah bahagia dan purna tugas bukan akhir dari pengabdian, karena purna tugas merupakan awal dari pengabdian kepada masyarakat,” […]

  • Kusnadi Dorong Pemda Fokus Pertanian Berkelanjutan

    Kusnadi Dorong Pemda Fokus Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi mendorong pertanian berkelanjutan bisa menjadi salah satu pintu gerbang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memberikan branding positif terhadap komoditas pangan asal daerah ini. “Karena setiap komoditas hasil pertanian berkelanjutan bisa dihargai lebih mahal oleh konsumen,” kata Kusnadi ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang, […]

  • Midji Pastikan Karhutla Tak jadi Agenda Tahunan

    Midji Pastikan Karhutla Tak jadi Agenda Tahunan

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengatakan banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, tapi harus melibatkan banyak pihak dan nanti akan kita susun secara detail siapa berbuat apa kemudian apa yang harus dibuat dan itu yang nanti akan kita data. “Saya yakin, kedepan Karhutla tidak menjadi agenda yang menghabiskan banyak waktu, tenaga dan […]

  • Mohon Masyarakat Bersabar

    Mohon Masyarakat Bersabar

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belakangan ini ruas jalan Mensiku Jaya, Kecamatan Sintang menjadi sorotan publik. Pasalnya, sepanjang ruas jalan tersebut berlubang dan dinilai tak layak untuk dilewati. Sebagai bentuk protes, masyarakat setempat menanam pohon pisang dan membuat poster yang bertulisan “Jarot, Roni, dan Mursalin Pengampor (pembohong),”.   Menyikapi ihwal tersebut, Wakil Bupati Sintang, Melkianus mohon kepada seluruh […]

  • Dari Pelosok Desa, Jarot-Askiman Buktikan Komitmennya Membangun Sintang

    Dari Pelosok Desa, Jarot-Askiman Buktikan Komitmennya Membangun Sintang

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tiga tahun berjalan sejak dilantik Februari 2016, Pemerintah Kabupaten Sintang  yang dipimpin Bupati Jarot Winarno dan Wakil Bupati Askiman terus menunjukkan baktinya kepada masyarakat. Yakni dengan membangun infrastruktur hingga pelosok desa. Di tahun 2017 merupakan tahap penguatan, usai tahap konsolidasi pada tahun 2016. Nah, di tahun 2019 merupakan tahap percepatan di segala sektor […]

expand_less