Breaking News
light_mode

Wow… Pontianak Sumbang Angka Pengangguran Terbesar

  • calendar_month Kam, 9 Nov 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar menyebutkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pontianak tertinggi di Kalbar dengan persentase 4,36.

Data yang dirilis pada bulan Agustus 2017 tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 0,13 persen dibanding Agustus 2016 senilai 4,23 persen.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) mengklaim tingginya angka pengangguran ini disebabkan oleh urbanisasi yang tidak bisa dibendung dan tidak memiliki pekerjaan tetap di Kota Khatulistiwa.

“Tujuannya tidak lain ingin mencari pekerjaan ke Kota,” ungkap Edi Rusdi
Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak, Kamis (9/11).

Mengandalkan mencari pekerjaan ke Kota Pontianak, menurut Edi bukanlah harapan yang tepat terlebih Kota Pontianak yang mengandalkan perdagangan dan jasa dengan kebutuhan tenaga pekerja tidak terlalu banyak.

“Sementara kita tidak memiliki industri besar yang dapat menampung pekerja dengan jumlah banyak,” katanya.

Belum lagi, kata dia, luas lahan Kota Pontianak yang tidak seluas daerah lain yang bisa dimanfaatkan menampung tenaga kerja. Namun angka ini bisa diminimalisir dengan memperkuat kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Yang nantinya bisa bersaing bisa mengisi ruang-ruang pekerjaan dimasing-masing sektor,” katanya.

Langkah lainnya, disampaikan Edi, yaitu memberi peluang seluas-luasnya kepada para start up yang ada di Pontianak, salah satunya dengan mempermudah perizinan.

“Ini dilakukan agar orang-orang dapat memiliki jiwa entrepreneur untuk berwirausaha,” terangnya.

Dengan demikian, semakin banyak start up di Kota Pontianak tentu akan menumbuhkan investasi, dengan kata lain mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

“Investasi masuk tentu tenaga kerja dibutuhkan, dengan cara meningkatkaninfrastruktur, tingkatkan keamanan,kenyamana yang kondusif sehingga invetasi bisa tumbuh di Kota ini,” tukasnya. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Butuh Waktu 6 Bulan Menyusun Mekanisme Monev Kinerja TPPS Sintang
    OPD

    Butuh Waktu 6 Bulan Menyusun Mekanisme Monev Kinerja TPPS Sintang

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang didampingi USAID Erat Kalimantan Barat berhasil menyelesaikan penyusunan mekanisme dan instrumen untuk bisa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang. “Kita berhasil menyelesaikan penyusunan dokumen tersebut selama 6 bulan. Kita sudah melakukan lokakarya sebanyak 3 kali. Di lakukan ujicoba oleh OPD teknis, […]

  • Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Pemkot Pontianak Larang Perayaan Malam Tahun Baru

    Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Pemkot Pontianak Larang Perayaan Malam Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Covid-19 Kota Pontianak melarang segala bentuk aktivitas yang dapat mengundang kerumunan pada malam tahun baru. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pada malam tahun baru tidak ada perayaan maupun konvoi kendaraan. “Untuk hotel-hotel, kafe dan warung kopi tidak diizinkan untuk menyelenggarakan kegiatan perayaan dan berkerumunnya orang,” tegasnya usai menggelar rapat […]

  • Sebab Literasi Masyarakat Pedesaan Sintang Rendah
    OPD

    Sebab Literasi Masyarakat Pedesaan Sintang Rendah

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kabupaten Sintang berkisar 43,08 persen atau masuk dalam kategori sedang. Sedangkan, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) berada di kategori sangat rendah atau 7,50 persen. Permasalahan ini makin mengkhawatirkan karena belum meratanya kesempatan untuk mengakses bahan literasi yang memadai, apalagi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai contoh, orang yang tinggal […]

  • Jelang Idulfitri, Bupati Mempawah Pastikan Harga Sembako Stabil

    Jelang Idulfitri, Bupati Mempawah Pastikan Harga Sembako Stabil

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Bupati Mempawah, Hj Erlina menegaskan bahwa harga dan pasokan bahan pokok di Kabupaten Mempawah tetap stabil. Pernyataan ini disampaikannya dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Selasa (11/3/2025). Rapat […]

  • Natal dan Tahun Baru, TPID Monitoring Harga Sembako di Sejumlah Pasar Tradisional

    Natal dan Tahun Baru, TPID Monitoring Harga Sembako di Sejumlah Pasar Tradisional

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak melakukan monitoring harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di sejumlah pasar tradisional, Kamis (10/12/2020). Ketua Harian TPID Kota Pontianak Mulyadi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional harga kebutuhan pokok masih stabil. Seperti terlihat di Pasar Mawar, harga bawang merah berkisar antara […]

  • Ilegal Loging di Patok G.647 – G.648, 5 Warga Malaysia Ditangkap Satgas Yonif 320/BP

    Ilegal Loging di Patok G.647 – G.648, 5 Warga Malaysia Ditangkap Satgas Yonif 320/BP

    • calendar_month Sen, 24 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Pamtas Yonif 320/BP berhasil mengamankan lima warga negara Malaysia di wilayah perbatasan Indonesia – Serawak. Tepatnya, di patok G.647 – G.648. Kelimanya, diduga melakukan aktifitas ilegal logging, Rabu (12/12/2018) lalu. Adapun kelima warga negara Malaysia yang diamankan Satgas Pamtas Yonif 320/BP, adalah: Leoni (15) Roby  (30) Willy (17) Langgong (50) Sanjan (65) […]

expand_less