Breaking News
light_mode

Warga Transmigrasi KKR Terima Sertifikat dari Presiden Jokowi

  • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menghadiri Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat oleh Presiden RI Joko Widodo di Rumah Radakng Pontianak, Kamis (5/9/2019).

Sebanyak 3.000 sertifikat tanah diserahkan Presiden Jokowi kepada warga Kalimantan Barat. Dari 3.000 ribu sertifikat, 300 di antaranya adalah sertifikat tanah transmigran yang sudah ditempati sejak 2007 lalu. Termasuk transmigran di sejumlah desa di Kabupaten Kubu Raya.

“Ini melegakan karena penantian panjang itu juga banyak. Terutama yang transmigran sudah lama itu perlu kepastian. Sebab mereka datang ke sini dan sudah merasa menjadi bagian daripada masyarakat di Kubu Raya. Dengan pemerintah memberi kepastian, maka rasa kebangsaan dan nasionalisme sebagai bagian dari warga negara yang diperhatikan oleh pemerintah akan terus tumbuh,” tutur Bupati Muda seusai kegiatan penyerahan.

Muda memuji kinerja Badan Pertanahan Nasional yang disebutnya berkinerja luar biasa. Hal itu, menurut dia, sejalan dengan fokus Presiden Joko Widodo yang menginginkan kinerja cepat namun tetap teliti. Dalam konteks lokal Kubu Raya, Muda menyebut sinergisnya kemitraan antara pemerintah daerah dengan BPN.

“Ini yang penting. Dari pemerintah kabupaten melalui Bagian Pertanahan kita terus mendorong. Nah, tentu lewat camat dan kades selalu diupayakan agar mereka membantu percepatan itu,” terangnya.

Muda mengatakan meskipun BPN sebagai pihak berwenang untuk pendaftaran tanah, namun dalam prosesnya memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah. Jika tidak ada dukungan pemda, maka proses yang berlangsung akan lamban.

“Ada hal-hal terkait contohnya administrasi kependudukan seperti KTP, KK, dan syarat lain-lain yang harus dipenuhi. Kadang-kadang sepele tapi bisa menghambat. Nah, ini kan perlu ada percepatan,” ujarnya.

Atas suksesnya kegiatan penyerahan sertifikat, Bupati Muda berterima kasih kepada BPN dan pihak terkait lainnya. Menurut dia, dengan telah adanya kepastian hukum yang ditandai kepemilikan sertifikat, maka pemerintah juga mendapat dampak positif.

“Karena apa? Karena perencanaan yang dibuat akan jauh lebih maksimal dengan adanya kepastian hukum,” sebutnya.

Ia melanjutkan, dalam pengelolaan tanah, status hukum yang jelas juga menjadi kunci pengaman. Karena menjadi garansi kepercayaan bagi kerja sama antara pemilik tanah dan mitra.

“Orang mau bermitra misalnya pada komoditas tertentu pasti dengan syarat adanya kepastian status tanah. Jadi ini keyakinan daripada pihak mitra,” ucapnya.

Kepada masyarakat penerima sertifikat, Muda mengingatkan untuk tidak terburu-buru mengagunkan sertifikat yang dimiliki. Menurut dia, meskipun bisa menjadi sumber permodalan, mengagunkan sertifikat harus dikaji dan dikalkulasi secara cermat.

“Kita sarankan kalau untuk diagunkan sebaiknya sudah ada usaha yang pasti dan sudah berjalan. Jangan yang baru berspkekulasi,” pesannya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, di seluruh Indonesia hingga 2015 baru 46 juta bidang tanah yang bersertifikat. Angka tersebut, menurutnya, masih jauh dari target 126 juta. Sehingga masih ada 80 juta sertifikat yang belum diterbitkan.

“Kenapa? Karena setiap tahun itu hanya diproduksi kurang lebih 500-600 ribu sertifikat. Artinya apa, kalau diteruskan itu setahun 500 ribu, nunggunya 160 tahun,” kata Presiden. (Rio/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow, Kejaksaan Tangani 31 Kasus Narkoba, BNNK Sintang: Ayo Perangi Narkoba!

    Wow, Kejaksaan Tangani 31 Kasus Narkoba, BNNK Sintang: Ayo Perangi Narkoba!

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Di zaman serba canggih dan modern ini siapa yang tidak mengenal kata “Narkoba”. Narkoba sudah tidak asing lagi di telinga kita, semua orang tau apa itu narkoba dan dampak yang ditimbulkan dari narkoba. Setakat ini, jutaan orang telah terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba, ribuan nyawa melayang setiap harinya karena jeratan narkoba. Ironisnya  banyak keluarga yang […]

  • dr. Poncoroso: Tidak Ada yang Perlu Diklarifikasi, Karena Itu Foto Saya!!!

    dr. Poncoroso: Tidak Ada yang Perlu Diklarifikasi, Karena Itu Foto Saya!!!

    • calendar_month Rab, 30 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – ” Itu foto saya ya, yang viral di Facebook itu. Kita sebagai warga negara yang baik hadir dalam memberikan keterangan di Bawaslu Sintang,” ucap dr. Poncoroso, SpOG, M. Kes salah tenaga medis yang berstatus ASN di RSUD Ade M Djoen Sintang, saat dikobfirmasi sejumlah awak media, Rabu (30/1/2019). dr. Poncoroso mengaku telah memenuhi […]

  • Rusak Parah, Pemkab Sintang Diberi Waktu Tiga Hari Cari Solusi untuk Jalan Simba Raya

    Rusak Parah, Pemkab Sintang Diberi Waktu Tiga Hari Cari Solusi untuk Jalan Simba Raya

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang diberikan waktu tiga hari untuk dapat memberikan solusi yang riil terkait kondisi ruas jalan Desa Simba Raya. Jika tidak, masyarakat setempat akan melakukan aksi pemblokiran yang lebih besar lagi. “Kita beri pemerintah waktu tiga hari. Kalau tidak jalan ini akan kita tutup terus dan tak akan kita buka,” ucap satu […]

  • Peduli Korban Banjir di Kalbar, PSMTI Salurkan 1 Ton Beras dan 1.000 Dus Mie Instan

    Peduli Korban Banjir di Kalbar, PSMTI Salurkan 1 Ton Beras dan 1.000 Dus Mie Instan

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur H Sutarmidji menerima bantuan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Provinsi Kalimantan Barat guna membantu masyarakat yang terdampak banjir wilayah Kalbar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (14/10/2022). Wakil Ketua PSMTI Provinsi Kalbar, Andy Kurniawan Bong mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk rasa peduli antar sesama warga yang terdampak banjir di […]

  • Jangan Abaikan Petani Lada

    Jangan Abaikan Petani Lada

    • calendar_month Sab, 31 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harga jual lada terus meroket, memicu semangat para petani untuk membuka kebun tanaman yang juga disebut merica atau sahang ini. Baik dalam skala besar maupun kecil. “Di banyak tempat, sudah banyak warga yang berkebun lada. Bahkan ada warga yang sudah panen,” ungkap Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim, Sabtu (31/3). Dengan meningkatnya geliat […]

  • Jelang Pelantikan Presiden, Sandan: Selamat Datang Presiden dan Indonesia Baru

    Jelang Pelantikan Presiden, Sandan: Selamat Datang Presiden dan Indonesia Baru

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia yang baru, suasana di seluruh negeri dipenuhi semangat dan harapan. Masyarakat menyambut dengan hangat, mengungkapkan harapan mereka akan perubahan yang lebih baik di bawah kepemimpinan baru ini. Tak terkecuali Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sandan. Dimana dirinya akan hadir pada proses pelantikan […]

expand_less