Breaking News
light_mode

Wako Edi Duet Bareng Pasha Ungu, Nyanyikan ‘Tercipta Untukku’

  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono didapuk untuk duet bareng Pasha Ungu menyanyikan lagu ‘Tercipta Untukku’. Di atas stage depan Taman Alun Kapuas yang dibanjiri penonton,

Pasha mengawali lirik pembuka lagu ciptaan Oncy, salah satu personil band Ungu, dan pada potongan lirik berikutnya disambung oleh Wali Kota Edi Kamtono. Para penonton konser bertajuk ‘Pontianak Music Fest 2023’ tak ketinggalan ikut menyanyi bersama.

Sebelum mulai berduet, Pasha sempat berdialog dengan Wali Kota. Ia mengenal sosok Edi gemar bernyanyi dan juga mantan anak band. Dengan adanya ‘Pontianak Music Fest 2023’ ini, Pasha menanyakan apakah dia mendukung event tersebut.

“Pak Wali apakah termasuk yang mendukung acara ini atau nggak?” tanya Pasha sebelum mulai berduet nyanyi dengan Wali Kota Pontianak, Sabtu (8/7/2023) malam.

Edi menjawab bahwa dirinya sangat mendukung acara ini. Kemudian, Pasha menyambut jawaban itu dengan mengusulkan kepada Wali Kota untuk melibatkan dan mengundang band-band yang ada di Kota Pontianak setiap acara Pemkot Pontianak.

“Karena Pak Wali mendukung, boleh nggak saya mewakili anak-anak band yang ada di Pontianak, kalau setiap acara Pemkot Pontianak undang dong anak-anak band yang ada di Pontianak,” ucapnya.

Usulan Pasha Ungu disambut baik oleh Wali Kota Edi Kamtono. Ia mengatakan, pada Hari Jadi Kota Pontianak tahun ini, musisi dan band-band di Kota Pontianak akan dilibatkan untuk menghibur masyarakat.

“Insya Allah nanti bertepatan Hari Jadi Kota Pontianak pada 23 Oktober 2023 kita ajak band-band yang ada di Kota Pontianak untuk tampil menghibur masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, event-event maupun konser-konser musik menjadi sebuah industri ekonomi kreatif yang akan membangkitkan roda perekonomian di Kota Pontianak. Terlebih, masyarakat sudah sekian lama merindukan untuk menyaksikan konser musik di Kota Pontianak setelah melewati pandemi Covid-19.

“Dengan semakin banyaknya event maupun konser musik di Kota Pontianak, akan membangkitkan kembali gairah perekonomian di sini,” pungkasnya. (prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestarikan Budaya Lewat Sekolah

    Lestarikan Budaya Lewat Sekolah

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekertaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Melkianus meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, agar semua sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang ada di daerah ini untuk dapat meningkatkan partisipasi dalam melestarikan budaya daerah melalui kegiatan belajar mengajar. “Kami meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Dewan Minta Pemerintah Atasi Masalah Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Perbatasan Sintang

    Dewan Minta Pemerintah Atasi Masalah Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Perbatasan Sintang

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jimi Manopo mendesak pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya untuk memperhatikan kondisi kelangkaan gas elpiji 3 Kg, khususnya di daerah perbatasan kabupaten ini. “Perlu teman-teman ketahui ya, saya baru dapat informasi 3 hari yang lalu, bahwa masyarakat yang berada di kawasan perbatasan kita  kesulitan mendapatkan gas […]

  • Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bukan rahasia umum bila gaji menjadi guru honorer saat ini terbilang rendah, bahkan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Ada banyak guru honorer dengan pendidikan tinggi setingkat sarjana yang mendapatkan gaji di bawah Rp 1 juta/bulan. Kenapa gaji guru honorer kecil? Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar menjelaskan rendahnya gaji […]

  • Nanga Toran Minta Dibangunkan Sekolah SMP, Ini Kata Ernawati…

    Nanga Toran Minta Dibangunkan Sekolah SMP, Ini Kata Ernawati…

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat yang tinggal di Desa Nanga Toran, Kecamatan Kayan Hulu mendambakan adanya sarana dan prasarana sekolah yang memadai dan respresentatif untuk anak-anak mereka mendapatkan hak-hak pendidikan. Pasalnya, sampai saat ini desa tersebut belum ada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan, melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Nanga Toran telah sering kali mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang […]

  • Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pedagang tahu dan tempe di Pasar Sebukit Rama Mempawah mengeluhkan kenaikan harga jual kacang kedelai. Kenaikan bahan baku pembuatan tahu dan tempe itu menyebabkan pedagang harus mengurangi produksi untuk menghindari kerugian. “Sejak beberapa waktu lalu, harga kedelai terus mengalami kenaikan. Biasanya Rp 400 ribu lebih per karung, sekarang menjadi Rp 600 ribu lebih,” […]

  • Ketua Dewan Mempawah Janji Kawal Aspirasi Tolak UU Ciptaker

    Ketua Dewan Mempawah Janji Kawal Aspirasi Tolak UU Ciptaker

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, H Ria Mulyadi berjanji akan mengawal aspirasi para demonstran yang datang ke Kantor DPRD agar UU Omnibus Law Cipta Kerja dicabut. “Sebagai pimpinan di DPRD Mempawah ini, saya berjanji akan mengawal aspirasi adik-adik sekalian,” katanya di hadapan para demonstran, Jumat (9/10/2020). Ria Mulyadi menegaskan, apa yang disampaikan oleh para […]

expand_less