Breaking News
light_mode

Wabup Pagi Harap RDTR Sungai Kunyit Bawa Kesejahteraan Masyarakat

  • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi membuka kegiatan konsultasi publik rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan perkotaan Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa (16/5/2023).

Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menyampaikan multiplier effect yang sangat besar dari adanya pembangunan proyek strategis nasional Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit membuat peningkatan pesat bagi iklim investasi di Kabupaten Mempawah, sehingga diperlukan penyusunan rencana detail tata ruang sebagai salah satu instrumen pengendalian pemanfaatan ruang untuk mengarahkan pembangunan dan pengembangan wilayah sesuai dengan daya dukung lingkungan.

Kata Wabup Pagi, dengan ditetapkannya Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja serta telah dijabarkan dalam beberapa peraturan pemerintah turunannya pada masing – masing sektor.

“Presiden Joko Widodo mengambil langkah untuk memfasilitasi kemudahan perijinan berinvestasi di Indonesia melalui sistem perizinan terintegrasi OSS RBA,” ujar Wabup Pagi.

Menurut Wabup Pagi, RDTR kawasan perkotaan Sungai Kunyit di Kabupaten Mempawah sangat diharapkan untuk menjadi salah satu instrumen operasional dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang wilayah Kabupaten Mempawah 2014-2034 sebagai pintu gerbang investasi dan pembangunan wilayah.

“Penting bagi setiap stakeholder yang hadir untuk menyampaikan dinamika pengembangan wilayah yang terjadi di Kecamatan Sungai Kunyit, untuk memberikan input yang aktual bagi sempurnanya RDTR yang disusun,” tegas Wabup Pagi.

Olehkarenanya, Wabup Pagi berharap dengan konsultasi publik tersebut terjalin komunikasi dua arah sebagai masukan terhadap substansi rencana struktur ruang, rencana pola ruang, ketentuan peraturan zonasi serta yang tidak kalah pentingnya adalah masukan terhadap substansi kajian lingkungan hidup strategis yang sedang disusun.

Wabup Pagi berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat memberikan data dan informasi serta gambaran yang jelas terkait dinamika yang terjadi di masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit dalam menentukan pengembangan wilayah Kecamatan Sungai Kunyit dalam penyusunan RDTR tersebut.

“Dengan kajian ini besar harapan dapat membawa kesejahteraan masyarakat serta menjadi pedoman dalam menyusun RDTR kawasan perkotaan Sungai Kunyit,” pungkas Wabup Pagi. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Banjir, Dinkes Temukan 34 Kasus DBD

    Pasca Banjir, Dinkes Temukan 34 Kasus DBD

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasca banjir yang melanda Kabupaten Sintang, saat ini terjadi 34 kasus demam berdarah yang tersebar di beberapa wilayah puskesmas. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Koordinator PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Azni Firmania. Azni Firmania mengungkapkan, kondisi pasca banjir ini, memunculkan kasus baru yaitu demam berdarah yang per […]

  • Larang Perayaan Tahun Baru, Wali Kota Terbitkan Surat Edaran

    Larang Perayaan Tahun Baru, Wali Kota Terbitkan Surat Edaran

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar  – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengeluarkan Surat Edaran Nomor 470/80/Umum/2020 tentang Larangan Penyelenggaraan Kegiatan Perayaan Malam Pergantian Tahun di Kota Pontianak. Edi menegaskan bahwa tempat hiburan malam, restoran, kafe dan warung kopi dilarang menggelar kegiatan dan aktivitas perayaan menyambut malam tahun baru 2021. “Bagi penyelenggara atau pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut, […]

  • Silaturahmi Natal di Sintang, Wujud Toleransi Antarumat Beragama

    Silaturahmi Natal di Sintang, Wujud Toleransi Antarumat Beragama

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • 0Komentar

    Lensakalbar –  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta masyarakat di Kabupaten Sintang membaur menjadi satu ketika bersilaturahmi, di Rumah Dinas Wakil Bupati,  Sekertaris Daerah (Sekda), Ketua DPRD, dan Wakil Ketua DPRD Sintang, pada perayaan Natal 2018, Selasa (25/12/2018). Pertama – tama, rombongan Forkopimda Sintang bersilaturahmi di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang,  sekitar pukul 11.00 WIB. […]

  • Pohon “Tekoma” Viral di Pontianak

    Pohon “Tekoma” Viral di Pontianak

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pohon tekoma atau tabebuya dengan bunganya berwarna merah muda menghiasi beberapa ruas jalan di Kota Pontianak. Pepohonan ini kian mempercantik kota berjuluk Khatulistiwa ini. Kegemaran Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menanam pohon dalam setiap kesempatan membuahkan hasil yang dapat dinikmati semua orang. Pohon-pohon itu menjadi viral kala akun instagram pribadi Wali Kota […]

  • Wabup Juli Resmi Buka Gebyar Kreativitas Sekolah ke-3 Tingkat SMP

    Wabup Juli Resmi Buka Gebyar Kreativitas Sekolah ke-3 Tingkat SMP

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Kreativitas Sekolah (GKS) ke-3 tingkat SMP se-Kabupaten Mempawah di SMP Negeri 1 Jongkat, Rabu (11/6/2025). Pembukaan ditandai dengan pemukulan tar rebana, didampingi Anggota DPRD Mempawah, Abdul Malik dan Kepala Dinas Dikporapar Mempawah, El Zuratnam. GKS ke-3 ini merupakan agenda dua tahunan yang digelar […]

  • Sulap Bukit Rel jadi Destinasi Wisata Baru Pontianak

    Sulap Bukit Rel jadi Destinasi Wisata Baru Pontianak

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjejakkan kaki ke Bukit Rel di Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, seperti mematahkan ingatan soal Kota Pontianak: hingar bingar, tanah datar dan permukaan 0,1-1,5 meter di atas permukaan laut. Di sini, kaki diajak mendaki, merasakan sejuk pohon-pohon tinggi. Bukit Rel memiliki ketinggian kurang lebih 40 meter. Dulunya, ada dua bukit. Bekas kerukan […]

expand_less